Web  indonesian.cri.cn  
Pertemuan Puncak G20 Hangzhou Ditutup
  2016-09-05 21:13:55  CRI
Pertemuan Puncak ke-11 pemimpin-pemimpin G20 sore tadi (05/09) ditutup di Hangzhou. Sebagai tuan rumah, Presiden Tiongkok Xi Jinping menemui wartawan dalam dan luar negeri seusai acara penutupan pertemuan puncak untuk memperkenalkan hasil pertemuan puncak ini. Xi Jinping mengatakan, berbagai pihak bertekah merancang jalan demi ekonomi dunia, memperbarui pola pertumbuhan, menyempurnakan penanganan ekonomi dan moneter global, membangkitkan kembali perdagangan dan investasi internasional, mendorong toleransi dan perkembangan bergabungan agar hasil kerja sama G20 menyejahterakan seluruh dunia.

Sejak sebagai negara ketua G20, Tiongkok selalu dengan positif mengadakan koordinasi agar berbagai pihak mendorong persiapan akan hasil pertemuan puncak Hangzhou. Seiring dengan ditutupnya pertemuan puncak kali ini, 29 dokumen telah dicapai, antaranya termasuk peta pertumbuhan baru G20, strategi pertumbuhan perdagangan global dan prinsip bimbingan investasi global G20, prakarsai industrisasi Afrika dan negara-negara yang paling tidak maju dengan dukungan negara anggota G20, prakarsai interkoneksi infrakstruktur global.

Presiden Xi Jinping mengatakan bahwa pertemuan puncak G20 Hangzhou mewujudkan target semulanya.

Tema kali ini adalah "membangun ekonomi dunia yang inovatif, vitalitas, interkoneksi dan Inklusif", berbagai pihak bertukar pendapat mengenai tema ini dalam waktu satu dan setengah hari, dengan jelas menetapkan arah, target, tindakan perkembangan dalam kerja sama G20, mencapai kesepahaman mengenai pendorongan pertumbuhan ekonomi dunia. Xi Jinping menyatakan bahwa berbagai pihak bersepakat amat peningnya untuk memelihara lingkungan internasional yang stabil dan damai untuk menghadapi resiko dan tantangan yang dihadapi dunia dewasa ini.

Stop Play
Terpopuler
• PM India Kunjungi AS
• Berpegang Pada Prinsip Satu Tiongkok Merupakan Tren Umum Masyarakat Internasional
• Li Yuanchao Temui Wakil Presiden Panama
• Tiongkok Keluarkan Pernyataan Bersama tentang Pengentasan Kemiskinan dan Pendorongan HAM
• Moon Jae-in Instruksikan penyelidikan THAAD
• BKPM: Indonesia Perlu Memanfaatkan "Sabuk dan Jalan"
Indeks>>
Komentar Pembaca
• Surat dari pendengar setia Bpk. Rudi Hartono
5 tahun sudah berlalu saya bersama rekan H Sunu Budihardjo mengunjungi Kota Beijing dimana telah terukir  kenangan terindah dalam kehidupan saya dalam memenangkan Hadiah Utama 60 tahun hubungan diplomatic Tiongkok – Indonesia dan 60 tahun berdirinya China Radio International. Saya bersama rekan H Sunu Budihardjo menuju Beijing pada 12 Juli 2010 disambut hangat oleh salah satu penyiar CRI, Nona Nina di Bandara International Beijing.  Kami pun menginap di salah satu hotel di Beijing untuk melakukan perjalanan wisata kota Beijing. Berikut tempat wisata yang kami kunjungi adalah :
• 0062813****0007
1. CRI (Bahasa Indonesia) disiarkan melalui Elshinta. Sekarang pindah gelombong berapa ? 2. Apa CRI (Bahasa Indonesia) tdk diadakan lagi di Indonesia ? Mohon balasan !
• 0062813****2398
halo,sy orang china yg belajar di indonesia, tadi sy mendengar acara LENTERA, judulnya Hunan. dalam perbincangan ini, mereka bilang di China ada 31 propinsi, informasi ini salah,sebenarnya di negara sy ada 34 propinsi.
• 0062852****5541
bpk maliki yangdhsebut roh papaptlimo pancer semua itu roh goep kalao orang yang ber agama itu beri nama para dewa itusemua menyatu dengan alam papat nomer satu aer yang disebut kakang kawa dua adik ariari tiga puser empat gete atau dara yang alam papat aer bumi angen api makanya kalau sembayang harus aranya kesitu itu yang benar roh empat itu yang menjaga manusia tiga alam semua meyakinni agama menyimpang dari itu sekarang alam suda rentan karena manusia suda menyimpang dari itu orang kalau jau dari itu tidak bisa masok suargo yangdi sebut suargo artinya sokmo masok didalam rogo manusia lagi bareng sama
Indeks>>
© China Radio International.CRI. All Rights Reserved.
16A Shijingshan Road, Beijing, China. 100040