Presiden Filipina Tiba di Beijing
  2016-10-19 12:06:39  CRI

XINHUA: Atas undangan Presiden Tiongkok Xi Jinping, Presiden Filipina Rodrigo Duterte kemarin (18/10) malam tiba di Beijing, dan mulai kunjungan kenegaraan yang berlangsung selama 4 hari di Tiongkok.

Kementerian Luar Negeri Tiongkok menyatakan, selama kunjungan Duterte akan bertemu dengan Presiden Xi Jinping, bertukar pendapat secara mendalam mengenai perbaikan dan pengembangan hubungan bilateral, memperdalam kerja sama di berbagai bidang, serta masalah-masalah internasional dan regional yang diperhatikan bersama. Perdana Menteri Tiongkok Li Keqiang dan Ketua Kongres Nasional Rakyat Tiongkok Zhang Dejiang masing-masing akan mengadakan pertemuan dengan Presiden Duterte.

Tiongkok merupakan negara pertama dalam kunjungan Presiden Duterte, kecuali negara-negara ASEAN. Menteri Luar Negeri Tiongkok Wang Yi kemarin menyatakan kepada para wartawan, kunjungannya adalah kunjungan bersejarah, dan akan menjadi titik tolak baru bagi hubungan Tiongkok dan Filipina. Wang Yi mengatakan bahwa dia percaya kunjungan Presiden Duterte pasti akan mencapai sukses, tidak hanya mendorong hubungan Tiongkok dan Filipina kembali ke jalur tepat, tetapi juga akan membuka prospek baru bagi kerja sama kedua negara yang saling menguntungkan di berbagai bidang.

Sejak penggalangan hubungan diplomatik antara Tiongkok dan Filipina, hubungan kedua negara berkembang secara lancar. Setelah menjabat sebagai presiden, Duterte di berbagai kesempatan menyatakan harapan untuk memperbaiki hubungan dengan Tiongkok.

Stop Play
Terpopuler
• Xi Jinping Sebut Tiongkok Akan Berkembang dalam Lingkungan Keterbukaan
• Xi Jinping Memimpin Sidang Pertama Komisi Pekerjaan Urusan Luar Negeri Komite Sentral PKT
• Tiongkok Siap Berikan Pembalasan Terhadap Tarif Impor Baru AS
• Wang Yi Temui Menteri Luar Negeri Korea Utara Ri Yong Ho
• Xi Jinping Adakan Pembicaraan dengan Presiden Zimbabwe
• Xi Jinping: Hijaukan Bumi Tanah Air
Indeks>>
Komentar Pembaca
• Surat dari pendengar setia Bpk. Rudi Hartono
5 tahun sudah berlalu saya bersama rekan H Sunu Budihardjo mengunjungi Kota Beijing dimana telah terukir  kenangan terindah dalam kehidupan saya dalam memenangkan Hadiah Utama 60 tahun hubungan diplomatic Tiongkok – Indonesia dan 60 tahun berdirinya China Radio International. Saya bersama rekan H Sunu Budihardjo menuju Beijing pada 12 Juli 2010 disambut hangat oleh salah satu penyiar CRI, Nona Nina di Bandara International Beijing.  Kami pun menginap di salah satu hotel di Beijing untuk melakukan perjalanan wisata kota Beijing. Berikut tempat wisata yang kami kunjungi adalah :
• 0062813****0007
1. CRI (Bahasa Indonesia) disiarkan melalui Elshinta. Sekarang pindah gelombong berapa ? 2. Apa CRI (Bahasa Indonesia) tdk diadakan lagi di Indonesia ? Mohon balasan !
• 0062813****2398
halo,sy orang china yg belajar di indonesia, tadi sy mendengar acara LENTERA, judulnya Hunan. dalam perbincangan ini, mereka bilang di China ada 31 propinsi, informasi ini salah,sebenarnya di negara sy ada 34 propinsi.
• 0062852****5541
bpk maliki yangdhsebut roh papaptlimo pancer semua itu roh goep kalao orang yang ber agama itu beri nama para dewa itusemua menyatu dengan alam papat nomer satu aer yang disebut kakang kawa dua adik ariari tiga puser empat gete atau dara yang alam papat aer bumi angen api makanya kalau sembayang harus aranya kesitu itu yang benar roh empat itu yang menjaga manusia tiga alam semua meyakinni agama menyimpang dari itu sekarang alam suda rentan karena manusia suda menyimpang dari itu orang kalau jau dari itu tidak bisa masok suargo yangdi sebut suargo artinya sokmo masok didalam rogo manusia lagi bareng sama
Indeks>>
© China Radio International.CRI. All Rights Reserved.
16A Shijingshan Road, Beijing, China. 100040