Kerja Sama Pengembangan Bakat Tiongkok-ASEAN Berkembang Pesat
  2017-06-07 13:12:42  CRI
Negara-negara anggota ASEAN selalu memegang prinsip "berorientasi pada manusia" dan menitikberatkan investasi di bidang pendidikan dan iptek, guna mendorong perkembangan berkelanjutan. Kerja sama ASEAN dengan Tiongkok di bidang ini juga berkembang pesat, salah satunya adalah pengembangan talenta lintas budaya dan internasional untuk pembangunan One Belt One Road (OBOR).

Bagaimana keiikutsertaan ASEAN dalam proses perkembangan berkelanjutan global? Wakil Sekretaris Jenderal ASEAN Dr. AKP Mochtan menyatakan, ASEAN selalu berupaya memberi sumbangan untuk mewujudkan perkembangan berkelanjutan global, dan akan melakukan upaya bersama dengan Komisi Ekonomi dan Sosial PBB demi memperluas kesepakatan "Visi ASEAN Tahun 2025" dan "Agenda Berkelanjutan Tahun 2030 PBB". ASEAN akan terus memperdalam pengintegrasian ekonomi, sehingga bermanfaat bagi percepatan proses perkembangan berkelanjutan regional bahkan seluruh dunia.

Beberapa tahun terakhir, kerja sama antara Tiongkok dan ASEAN yang berorientasi pada manusia dan pengembangan bakat telah mencapai kemajuan pesat. Salah satunya, pendidikan telah menjadi sebuah titik terang dalam kerja sama Tiongkok dan ASEAN. Tiongkok dan ASEAN telah 8 tahun berturut-turut mengadakan pekan pertukaran pendidikan, dan menandatangani hampir 800 persetujuan kerja sama.

Kerja sama yang berkaitan dengan perkembangan berkelanjutan manusia, ialah peluang kerja. Kini, Tiongkok, Thailand dan Malaysia telah menandatangani Perjanjian saling pengakuan gelar akademik, perjanjian terkait dengan Indonesia dan Negara-negara lainnya sedang dalam proses upaya, semua ini telah meletakkan dasar system untuk peluang kerja bakat generasi baru antara Tiongkok dan ASEAN.

Wakil Manajer Umum Perusahaan Gree Tiongkok untuk Indonesia, Wen Kan memberitahu kepada wartawan bahwa Gree dan Pontianak Kalimantan Indonesia Barat telah bersama-sama membangun Akademi Bahasa Harapan dan memulaikan projek titik berat kerja sama pembinaan bakat pada tahun 2016.

Beberapa tahun ini, sejumlah perusahaan merek Tiongkok termasuk 'Huawei' dan 'Xiaomi' telah menuju ke dunia, dan masing-masing menyadari investasi dan dukungan terhadap sumber daya bakat setempat merupakan syarat semestinya poengolahan perusahaan untuk mewujudkan lokalisasi, juga adalah cara penting pihak Tiongkok untuk membantu negara-negara ASEAN mewujudkan target perkembangan berkelanjutan.

Stop Play
Terpopuler
• Xi Jinping Temui Pangeran Andrew Edward
• Xi Jinping Sebut Tiongkok Akan Berkembang dalam Lingkungan Keterbukaan
• Xi Jinping Memimpin Sidang Pertama Komisi Pekerjaan Urusan Luar Negeri Komite Sentral PKT
• Tiongkok Siap Berikan Pembalasan Terhadap Tarif Impor Baru AS
• Wang Yi Temui Menteri Luar Negeri Korea Utara Ri Yong Ho
• Xi Jinping Adakan Pembicaraan dengan Presiden Zimbabwe
Indeks>>
Komentar Pembaca
• Surat dari pendengar setia Bpk. Rudi Hartono
5 tahun sudah berlalu saya bersama rekan H Sunu Budihardjo mengunjungi Kota Beijing dimana telah terukir  kenangan terindah dalam kehidupan saya dalam memenangkan Hadiah Utama 60 tahun hubungan diplomatic Tiongkok – Indonesia dan 60 tahun berdirinya China Radio International. Saya bersama rekan H Sunu Budihardjo menuju Beijing pada 12 Juli 2010 disambut hangat oleh salah satu penyiar CRI, Nona Nina di Bandara International Beijing.  Kami pun menginap di salah satu hotel di Beijing untuk melakukan perjalanan wisata kota Beijing. Berikut tempat wisata yang kami kunjungi adalah :
• 0062813****0007
1. CRI (Bahasa Indonesia) disiarkan melalui Elshinta. Sekarang pindah gelombong berapa ? 2. Apa CRI (Bahasa Indonesia) tdk diadakan lagi di Indonesia ? Mohon balasan !
• 0062813****2398
halo,sy orang china yg belajar di indonesia, tadi sy mendengar acara LENTERA, judulnya Hunan. dalam perbincangan ini, mereka bilang di China ada 31 propinsi, informasi ini salah,sebenarnya di negara sy ada 34 propinsi.
• 0062852****5541
bpk maliki yangdhsebut roh papaptlimo pancer semua itu roh goep kalao orang yang ber agama itu beri nama para dewa itusemua menyatu dengan alam papat nomer satu aer yang disebut kakang kawa dua adik ariari tiga puser empat gete atau dara yang alam papat aer bumi angen api makanya kalau sembayang harus aranya kesitu itu yang benar roh empat itu yang menjaga manusia tiga alam semua meyakinni agama menyimpang dari itu sekarang alam suda rentan karena manusia suda menyimpang dari itu orang kalau jau dari itu tidak bisa masok suargo yangdi sebut suargo artinya sokmo masok didalam rogo manusia lagi bareng sama
Indeks>>
© China Radio International.CRI. All Rights Reserved.
16A Shijingshan Road, Beijing, China. 100040