Presiden Filipina Rodrigo Duterte Temui Menteri Luar Negeri Tiongkok Wang Yi
  2017-07-26 12:45:10  Kantor Berita Xinhua

Presiden Filipina Rodrigo Duterte kemarin (25/7) di Manila mengadakan pertemuan dengan Menteri Luar Negeri Tiongkok Wang Yi.

Duterte meminta kepada Wang Yi untuk menyampaikan salam tulusnya kepada Presiden Xi Jinping dan menyatakan bahwa Filipina mementingkan status dan pengaruh internasional Tiongkok, serta berupaya membina hubungan bilateral yang lebih kuat dengan Tiongkok. Filipina menilai tinggi bantuan yang diberikan Tiongkok kepada pembangunan nasional Filipina serta peranan positif Tiongkok, dan terlebih lagi menyampaikan terima kasih atas dukungan dan bantuan Tiongkok terhadap perjuangan anti teroris Filipina. Filipina menyatakan puas atas kemajuan yang dicapai dalam hubungan Filipina-Tiongkok, dan bersedia bersama Tiongkok memperdalam kerja sama di berbagai bidang, serta terus menyejahterakan rakyat kedua negara dan bersama-sama mendorong proses kerja sama Asia Timur.

Wang Yi menyampaikan salam Presiden Xi Jinping kepada Duterte, dan mengucapkan selamat atas prestasi pembangunan yang dicapai Filipina tahun lalu yang dimimpin oleh Duterte. Wang Yi menegaskan kembali bahwa Tiongkok mendukung kebijakan diplomasi Filipina yang merdeka dan mandiri dengan menempuh jalan pembangunan yang sesuai dengan keadaan negaranya sendiri. Wang Yi menyatakan, di bawah keputusan politik dan dorongan pemimpin kedua negara, hubungan kedua negara telah mencapai pemulihan secara menyeluruh. Dalam kurun waktu setengah tahun lebih, pertukaran di berbagai bidang telah mengalami pemulihan secara menyeluruh, dan kerja sama pragmatis berkembang dengan kuat. Hal ini memberikan kesejahteraan yang nyata bagi rakyat kedua negara, dan menunjukkan prospek yang lebih positif.

Stop Play
Terpopuler
• Hari Berkabung Nasional, Tiongkok Peringati Korban Pembantaian Massal Nanjing
• Tiongkok Usulkan Pelucutan dan Non-Proliferasi Senjata Kimia secara Seimbang
• Li Keqiang Hadiri Peringatan Genap 5 Tahun Kerja Sama 16+1
• Pertemuan Tingkat Tinggi Ketiga Hubungan Antarmasyarakat Tiongkok-Indonesia Digelar
• KTT ASEAN dan Pertemuan Pemimpin Asia Timur Ditutup
• PM Tiongkok Hadiri KTT Asia Timur ke-12
Indeks>>
Komentar Pembaca
• Surat dari pendengar setia Bpk. Rudi Hartono
5 tahun sudah berlalu saya bersama rekan H Sunu Budihardjo mengunjungi Kota Beijing dimana telah terukir  kenangan terindah dalam kehidupan saya dalam memenangkan Hadiah Utama 60 tahun hubungan diplomatic Tiongkok – Indonesia dan 60 tahun berdirinya China Radio International. Saya bersama rekan H Sunu Budihardjo menuju Beijing pada 12 Juli 2010 disambut hangat oleh salah satu penyiar CRI, Nona Nina di Bandara International Beijing.  Kami pun menginap di salah satu hotel di Beijing untuk melakukan perjalanan wisata kota Beijing. Berikut tempat wisata yang kami kunjungi adalah :
• 0062813****0007
1. CRI (Bahasa Indonesia) disiarkan melalui Elshinta. Sekarang pindah gelombong berapa ? 2. Apa CRI (Bahasa Indonesia) tdk diadakan lagi di Indonesia ? Mohon balasan !
• 0062813****2398
halo,sy orang china yg belajar di indonesia, tadi sy mendengar acara LENTERA, judulnya Hunan. dalam perbincangan ini, mereka bilang di China ada 31 propinsi, informasi ini salah,sebenarnya di negara sy ada 34 propinsi.
• 0062852****5541
bpk maliki yangdhsebut roh papaptlimo pancer semua itu roh goep kalao orang yang ber agama itu beri nama para dewa itusemua menyatu dengan alam papat nomer satu aer yang disebut kakang kawa dua adik ariari tiga puser empat gete atau dara yang alam papat aer bumi angen api makanya kalau sembayang harus aranya kesitu itu yang benar roh empat itu yang menjaga manusia tiga alam semua meyakinni agama menyimpang dari itu sekarang alam suda rentan karena manusia suda menyimpang dari itu orang kalau jau dari itu tidak bisa masok suargo yangdi sebut suargo artinya sokmo masok didalam rogo manusia lagi bareng sama
Indeks>>
© China Radio International.CRI. All Rights Reserved.
16A Shijingshan Road, Beijing, China. 100040