Tiongkok Desak Korut dan Pihak Terkait Lainnya Taati Resolusi DK
  2017-08-01 16:03:47  Kantor Berita Xinhua

Wakil Tetap Tiongkok untuk PBB Liu Jieyi selaku ketua bergilir bulan Juli Dewan Keamanan menyatakan, Tiongkok menentang kegiatan percobaan nuklir dan peluncuran peluru kendali yang dilakukan Korea Utara tanpa mengindahkan resolusi Dewan Keamanan PBB serta keinginan merata masyarakat internasional. Tiongkok mendesak Korut dan pihak-pihak lainnya secara menyeluruh menaati resolusi-resolusi terkait Dewan Keamanan, menghentikan tindakan yang kemungkinan menimbulkan ketegangan situasi di Semenanjung Korea.

Liu Jieyi dalam jumpa pers pada hari Senin kemarin (31/7) menyimpulkan pekerjaan Dewan Keamanan pada bulan Juli. Ketika menjawab pertanyaan tenang masalah Semenanjung Korea, Liu Jieyi menyatakan harapan agar berbagai pihak bertindak secara berhati-hati, menghentikan peningkatan ketegangan situasi dan berupaya bersama untuk memelihara perdamaian dan kestabilan kawasan ini.

Liu Jieyi menyatakan, Tiongkok sudah berkali-kali menegaskan bahwa Tiongkok selalu berpegang teguh pada prinsip denuklirisasi Semenanjung Korea, mendukung terpeliharanya perdamaian dan stabilitas di Semenanjung Korea, mempertahankan penyelesaian masalah melalui dialog dan konsultasi, menentang terjadinya kekacauan atau perang di Semenanjung Korea. Pendirian prinsipal Tiongkok tersebut sudah mendapat dukungan merata masyarakat internasional, juga tercermin dalam resolusi-resolusi Dewan Keamanan terkait masalah Semenanjung Korea.

Stop Play
Terpopuler
• KTT ASEAN dan Pertemuan Pemimpin Asia Timur Ditutup
• PM Tiongkok Hadiri KTT Asia Timur ke-12
• Xi Jinping Sampaikan Laporan di Depan Kongres Nasional ke-19 PKT
• Kongres Nasional ke-19 PKT Dibuka, Xi Jinping Minta PKT Memulai Perjuangan Membangun Negara Sosialis Modern
• Tiongkok Masuki Era Baru
• Bahasa Mandarin Jadi Bahasa Asing Kelima Prancis
Indeks>>
Komentar Pembaca
• Surat dari pendengar setia Bpk. Rudi Hartono
5 tahun sudah berlalu saya bersama rekan H Sunu Budihardjo mengunjungi Kota Beijing dimana telah terukir  kenangan terindah dalam kehidupan saya dalam memenangkan Hadiah Utama 60 tahun hubungan diplomatic Tiongkok – Indonesia dan 60 tahun berdirinya China Radio International. Saya bersama rekan H Sunu Budihardjo menuju Beijing pada 12 Juli 2010 disambut hangat oleh salah satu penyiar CRI, Nona Nina di Bandara International Beijing.  Kami pun menginap di salah satu hotel di Beijing untuk melakukan perjalanan wisata kota Beijing. Berikut tempat wisata yang kami kunjungi adalah :
• 0062813****0007
1. CRI (Bahasa Indonesia) disiarkan melalui Elshinta. Sekarang pindah gelombong berapa ? 2. Apa CRI (Bahasa Indonesia) tdk diadakan lagi di Indonesia ? Mohon balasan !
• 0062813****2398
halo,sy orang china yg belajar di indonesia, tadi sy mendengar acara LENTERA, judulnya Hunan. dalam perbincangan ini, mereka bilang di China ada 31 propinsi, informasi ini salah,sebenarnya di negara sy ada 34 propinsi.
• 0062852****5541
bpk maliki yangdhsebut roh papaptlimo pancer semua itu roh goep kalao orang yang ber agama itu beri nama para dewa itusemua menyatu dengan alam papat nomer satu aer yang disebut kakang kawa dua adik ariari tiga puser empat gete atau dara yang alam papat aer bumi angen api makanya kalau sembayang harus aranya kesitu itu yang benar roh empat itu yang menjaga manusia tiga alam semua meyakinni agama menyimpang dari itu sekarang alam suda rentan karena manusia suda menyimpang dari itu orang kalau jau dari itu tidak bisa masok suargo yangdi sebut suargo artinya sokmo masok didalam rogo manusia lagi bareng sama
Indeks>>
© China Radio International.CRI. All Rights Reserved.
16A Shijingshan Road, Beijing, China. 100040