Kemlu Tiongkok: Dikemukakannya Pendirian mengenai Peristiwa Lintas Perbatasan Tentara India Bertujuan untuk Memelihara Keadilan
  2017-08-03 12:14:46  CRI

Kementerian Luar Negeri Tiongkok kemarin (2/8) mengemukakan dokumen ""Fakta Pasukan Penjaga Perbatasan India Melintasi Perbatasan Tiongkok-India Ruas Sikkim dan Memasuki Wilayah Tiongkok serta Pendirian Tiongkok", dan sekali lagi menjelaskan kenyataan dan kebenaran tentang peristiwa lintas perbatasan tentara India kepada masyarakat inernasional, dan secara menyeluruh menguraikan pendirian pemerintah Tiongkok. Jurubicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok Geng Shuang menyatakan, tindakan Tiongkok tersebut bertujuan untuk memelihara kedaulatan wilayah Tiongkok sendiri dan juga untuk memelihara prinsip dasar hukum internasional dan pedoman dasar hubungan internasional, serta memelihara keadilan. Pihak Tiongkok yakin, kebenaran akan terbukti dan keadilan berada di dalam hati setiap orang.

Geng Shuang menyatakan, perbuatan pihak India tersebut melanggar perjanjian tahun 1890 dan perbatasan yang telah ditetapkan Tiongkok dan India, serta melanggar prinsip dasar hukum internasional dan pedoman dasar hubungan internasional. Tak hanya merupakan pelanggaran serius terhadap kedaulatan wilayah Tiongkok namun juga tantangan berat bagi perdamaian dan stabilitas kawasan serta tata tertib internasional yang normal, maka tidak akan ditoleransi oleh negara berdaulat manapun.

Stop Play
Terpopuler
• KTT ASEAN dan Pertemuan Pemimpin Asia Timur Ditutup
• PM Tiongkok Hadiri KTT Asia Timur ke-12
• Xi Jinping Sampaikan Laporan di Depan Kongres Nasional ke-19 PKT
• Kongres Nasional ke-19 PKT Dibuka, Xi Jinping Minta PKT Memulai Perjuangan Membangun Negara Sosialis Modern
• Tiongkok Masuki Era Baru
• Bahasa Mandarin Jadi Bahasa Asing Kelima Prancis
Indeks>>
Komentar Pembaca
• Surat dari pendengar setia Bpk. Rudi Hartono
5 tahun sudah berlalu saya bersama rekan H Sunu Budihardjo mengunjungi Kota Beijing dimana telah terukir  kenangan terindah dalam kehidupan saya dalam memenangkan Hadiah Utama 60 tahun hubungan diplomatic Tiongkok – Indonesia dan 60 tahun berdirinya China Radio International. Saya bersama rekan H Sunu Budihardjo menuju Beijing pada 12 Juli 2010 disambut hangat oleh salah satu penyiar CRI, Nona Nina di Bandara International Beijing.  Kami pun menginap di salah satu hotel di Beijing untuk melakukan perjalanan wisata kota Beijing. Berikut tempat wisata yang kami kunjungi adalah :
• 0062813****0007
1. CRI (Bahasa Indonesia) disiarkan melalui Elshinta. Sekarang pindah gelombong berapa ? 2. Apa CRI (Bahasa Indonesia) tdk diadakan lagi di Indonesia ? Mohon balasan !
• 0062813****2398
halo,sy orang china yg belajar di indonesia, tadi sy mendengar acara LENTERA, judulnya Hunan. dalam perbincangan ini, mereka bilang di China ada 31 propinsi, informasi ini salah,sebenarnya di negara sy ada 34 propinsi.
• 0062852****5541
bpk maliki yangdhsebut roh papaptlimo pancer semua itu roh goep kalao orang yang ber agama itu beri nama para dewa itusemua menyatu dengan alam papat nomer satu aer yang disebut kakang kawa dua adik ariari tiga puser empat gete atau dara yang alam papat aer bumi angen api makanya kalau sembayang harus aranya kesitu itu yang benar roh empat itu yang menjaga manusia tiga alam semua meyakinni agama menyimpang dari itu sekarang alam suda rentan karena manusia suda menyimpang dari itu orang kalau jau dari itu tidak bisa masok suargo yangdi sebut suargo artinya sokmo masok didalam rogo manusia lagi bareng sama
Indeks>>
© China Radio International.CRI. All Rights Reserved.
16A Shijingshan Road, Beijing, China. 100040