Web  indonesian.cri.cn  
RRT-Malaysia Jalin Kerja Sama Sertifikasi Halal
  2017-09-06 15:12:24  CRI

China Certification & Inspection Group (CCIC) Malaysia dan Jabatan Kemajuan Islam Malaysia (JAKIM) hari Selasa (05/09) di Kuala Lumpur menandatangi persetujuan kerja sama untuk menyediakan pelayanan sertifikasi halal kepada perusahaan Tiongkok.

Manajer Umum CCIC Malaysia, Wang Fuyuan pada upacara penandatanganan kerja sama menyatakan, kini Malaysia sudah menjadi pusat sertifikasi halal yang utama di dunia, sekaligus merupakan salah satu pusat pembuatan produk muslim.

Diberitakan, populasi Muslim di dunia mencapai 28% dari total populasi di dunia. Ini berarti kini terdapat 2 miliar konsumen Muslim di dunia, dengan nilai total pasar halal melampaui US$ 2,3 triliun.

Pemerintah Malaysia berupaya untuk mendirikan otoritas global di bidang standarisasi produk makanan halal. Mulai dari tahun 2005, JAKIM menerapkan aturan sertifikasi halal, mengawasi dan menerapkan standarisasi halal. Malaysia adalah anggota Organisasi Konferensi Islam (OIC). Sertifikasi Halal Malaysia merupakan satu-satunya sertifikasi halal internasional yang mendapatkan dukungan pemerintah dan diterapkan oleh semua negara Muslim di dunia.

Wang Fuyuan menyatakan, penandatanganan persetujuan kerja sama akan secara lebih lanjut membakukan sistem sertifikasi produk Halal Tiongkok, dengan cara yang paling cepat dan mudah memungkinkan perusahaan Tiongkok mendapatkan sertifikasi untuk memasuki pasar Muslim di dunia.

Direktur JAKIM Sirajuddin Suhaimee mengatakan, Malaysia memiliki 13 standar sertifikasi halal internasional, penandatanganan persetujuan dengan CCIC Malaysia akan meningkatkan lebih lanjut kerja sama antara industri Halal kedua negara, sekaligus mempromosikan sistem sertifikasi halal Malaysia di pasar Tiongkok.

Stop Play
Terpopuler
• Korban Tewas Gempa di Meksiko Naik Jadi 120 Orang
• Li Keqiang dan PM Singapura Gelar Pembicaraan
• Tiongkok Puji Perjanjian Nuklir Iran sebagai Teladan bagi Penyelesaian Isu Panas Dunia Internasional
• Xi Jinping Sampaikan Surat Selamat kepada Ekspo Tiongkok-Negara Arab 2017
• RRT-Malaysia Jalin Kerja Sama Sertifikasi Halal
• Dialog Negara Emerging Market dan Negara Berkembang Canangkan Pola Kerja Sama "BRICS Plus"
Indeks>>
Komentar Pembaca
• Surat dari pendengar setia Bpk. Rudi Hartono
5 tahun sudah berlalu saya bersama rekan H Sunu Budihardjo mengunjungi Kota Beijing dimana telah terukir  kenangan terindah dalam kehidupan saya dalam memenangkan Hadiah Utama 60 tahun hubungan diplomatic Tiongkok – Indonesia dan 60 tahun berdirinya China Radio International. Saya bersama rekan H Sunu Budihardjo menuju Beijing pada 12 Juli 2010 disambut hangat oleh salah satu penyiar CRI, Nona Nina di Bandara International Beijing.  Kami pun menginap di salah satu hotel di Beijing untuk melakukan perjalanan wisata kota Beijing. Berikut tempat wisata yang kami kunjungi adalah :
• 0062813****0007
1. CRI (Bahasa Indonesia) disiarkan melalui Elshinta. Sekarang pindah gelombong berapa ? 2. Apa CRI (Bahasa Indonesia) tdk diadakan lagi di Indonesia ? Mohon balasan !
• 0062813****2398
halo,sy orang china yg belajar di indonesia, tadi sy mendengar acara LENTERA, judulnya Hunan. dalam perbincangan ini, mereka bilang di China ada 31 propinsi, informasi ini salah,sebenarnya di negara sy ada 34 propinsi.
• 0062852****5541
bpk maliki yangdhsebut roh papaptlimo pancer semua itu roh goep kalao orang yang ber agama itu beri nama para dewa itusemua menyatu dengan alam papat nomer satu aer yang disebut kakang kawa dua adik ariari tiga puser empat gete atau dara yang alam papat aer bumi angen api makanya kalau sembayang harus aranya kesitu itu yang benar roh empat itu yang menjaga manusia tiga alam semua meyakinni agama menyimpang dari itu sekarang alam suda rentan karena manusia suda menyimpang dari itu orang kalau jau dari itu tidak bisa masok suargo yangdi sebut suargo artinya sokmo masok didalam rogo manusia lagi bareng sama
Indeks>>
© China Radio International.CRI. All Rights Reserved.
16A Shijingshan Road, Beijing, China. 100040