ADB: Rehabilitasi Perdagangan Global Memacu Pertumbuhan Ekonomi Asia-Pasifik
  2017-09-28 10:47:12  CRI
Berkat rehabilitasi perdagangan global, ekspansi mantap kekuatan ekonomi industri besar dan prospek ekonomi Tiongkok yang baik, mayoritas negara berkembang di Asia tengah menunjukkan momentum pertumbuhan yang kuat. Dalam edisi pembaruan laporan Asian Development Outlook 2017, ADB meramalkan, laju pertumbuhan GDP negara-negara berkembang di Asia pada tahun 2017 dan 2018 masing-masing akan mencapai 5,9 persen dan 5,8 persen.

Berkat kebijakan keuangan yang ekspansif dan permintaan eksternal yang di luar dugaan, performa ekonomi Tiongkok pada paruh pertama tahun 2017 melampaui prakiraan. Laju pertumbuhan GDP 2017 diperkirakan akan mencapai 6,7 persen atau lebih tinggi 0,2 poin daripada perkiraan sebelumnya. Seiring dengan terus didorongnya restrukturisasi ekonomi Tiongkok, termasuk dipangkasnya kapasitas produksi industri dan pengurangan resiko moneter, pertumbuhannya mungkin akan melambat.

Asian Development Outlook 2017 menunjukkan, Asia Tenggara memperlihatkan momentum pertumbuhan yang lebih kuat. GDP kawasan Asia Tenggara pada tahun 2017 mencapai 5 persen dan akan mencapai 5,1 persen tahun 2018, lebih tinggi daripada perkiraan sebelumnya 4,8 persen dan 5 persen. Pertumbuhan ekspor Singapura dan Malaysia akan mendorong pertumbuhan ekonomi di kawasan, namun perkiraan ADB terhadap Indonesia dan Thailand tidak mengalami perubahan.

Stop Play
Terpopuler
• Xi Jinping Sampaikan Laporan di Depan Kongres Nasional ke-19 PKT
• Kongres Nasional ke-19 PKT Dibuka, Xi Jinping Minta PKT Memulai Perjuangan Membangun Negara Sosialis Modern
• Tiongkok Masuki Era Baru
• Bahasa Mandarin Jadi Bahasa Asing Kelima Prancis
• Korsel dan AS Akan Revisi Persetujuan Perdagangan Bebas Antara Kedua Negara
• Industri Mebel Tiongkok Tampil di Indonesia
Indeks>>
Komentar Pembaca
• Surat dari pendengar setia Bpk. Rudi Hartono
5 tahun sudah berlalu saya bersama rekan H Sunu Budihardjo mengunjungi Kota Beijing dimana telah terukir  kenangan terindah dalam kehidupan saya dalam memenangkan Hadiah Utama 60 tahun hubungan diplomatic Tiongkok – Indonesia dan 60 tahun berdirinya China Radio International. Saya bersama rekan H Sunu Budihardjo menuju Beijing pada 12 Juli 2010 disambut hangat oleh salah satu penyiar CRI, Nona Nina di Bandara International Beijing.  Kami pun menginap di salah satu hotel di Beijing untuk melakukan perjalanan wisata kota Beijing. Berikut tempat wisata yang kami kunjungi adalah :
• 0062813****0007
1. CRI (Bahasa Indonesia) disiarkan melalui Elshinta. Sekarang pindah gelombong berapa ? 2. Apa CRI (Bahasa Indonesia) tdk diadakan lagi di Indonesia ? Mohon balasan !
• 0062813****2398
halo,sy orang china yg belajar di indonesia, tadi sy mendengar acara LENTERA, judulnya Hunan. dalam perbincangan ini, mereka bilang di China ada 31 propinsi, informasi ini salah,sebenarnya di negara sy ada 34 propinsi.
• 0062852****5541
bpk maliki yangdhsebut roh papaptlimo pancer semua itu roh goep kalao orang yang ber agama itu beri nama para dewa itusemua menyatu dengan alam papat nomer satu aer yang disebut kakang kawa dua adik ariari tiga puser empat gete atau dara yang alam papat aer bumi angen api makanya kalau sembayang harus aranya kesitu itu yang benar roh empat itu yang menjaga manusia tiga alam semua meyakinni agama menyimpang dari itu sekarang alam suda rentan karena manusia suda menyimpang dari itu orang kalau jau dari itu tidak bisa masok suargo yangdi sebut suargo artinya sokmo masok didalam rogo manusia lagi bareng sama
Indeks>>
© China Radio International.CRI. All Rights Reserved.
16A Shijingshan Road, Beijing, China. 100040