516 Institut Konfusius Telah Didirikan di 142 Negara dan Daerah
  2017-10-09 13:01:24  CRI
Institut Konfusius sebagai lembaga pertukaran kebudayaan Tiongkok dengan mancanegara telah mencapai perkembangan pesat sejak diselenggarakan pada 13 tahun lalu. Kini, sekitar 500 Institut Konfusius dan lebih dari 1000 kelas Konfusius telah tersebar di 142 negara dan daerah di seluruh dunia. Selama 13 tahun terakhir, Institut konfusius telah melahirkan lebih dari 7 juta anak didik.

Demi mempromosikan bahasa Mandarin dan meningkatkan pengaruh kebudayaan Tionghoa di dunia, mulai dari tahun 2004, Tiongkok mengadaptasi pengalaman Inggris, Perancis, Jerman, Spanyol dan negara-negara lain dalam mempromosikan bahasa nasional, salah satunya adalah dengan mendirikan Institut Konfusius, sebuah lembaga pendidikan nirlaba yang bertujuan mengajarkan bahasa Mandarin dan menyebar-luaskan kebudayaan Tiongkok.

Menurut Wakil Dirjen Markas Besar Institut Konfusius Ma Jianfei, terhitung hingga saat ini, 516 Institut Konfusius dan 1076 Kelas Konfusius sekolah dasar dan menengah telah tersebar di 142 negara dan daerah, dengan jumlah anak didik yang dilahirkan mencapai lebih dari 7 juta orang. Selain itu, jumlah peserta kegiatan budaya yang diadakan Institut Konfusius sejauh ini telah mencapai 100 juta orang.

Etel Vinicius, seorang mahasiswa Universitas Federal de Minas Gerais Brasil, adalah salah satu peserta didik di Institut Konfusius. Ia mengatakan kepada wartawan bahwa dirinya memperoleh beasiswa untuk belajar selama satu tahun di Universitas Ekonomi dan Perdagangan Luar Negeri Tiongkok.

Tidak terhitung jumlah orang asing yang belajar bahasa Mandarin dan mengenal kebudayaan Tionghoa melalui Institut Konfusius. Menurut statistik, sekarang terdapat 2,1 juta pelajar yang menuntut ilmu di Institut Konfusius. Di antaranya, 135 Institut Konfusius dan 129 Kelas Konfusius telah didirikan di 51 negara yang dilintasi "One Belt One Road". Seiring dengan perkembangan ekonomi Tiongkok dan semakin luasnya pertukaran dengan luar negeri, kebutuhan berbagai negara terhadap pengajaran bahasa Mandarin menanjak drastis. Kini, 67 negara telah memasukkan pelajaran bahasa Mandarin ke dalam kurikulum nasional, di samping itu, lebih dari 170 negara telah membuka kelas atau jurusan bahasa Mandarin.

Boleh dikatakan, Institut Konfusius kini telah menjadi platform penting bagi dunia untuk mengenal Tiongkok, juga merupakan jembatan komunikasi antara rakyat di seluruh dunia.

Stop Play
Terpopuler
• Xi Jinping Sampaikan Laporan di Depan Kongres Nasional ke-19 PKT
• Kongres Nasional ke-19 PKT Dibuka, Xi Jinping Minta PKT Memulai Perjuangan Membangun Negara Sosialis Modern
• Tiongkok Masuki Era Baru
• Bahasa Mandarin Jadi Bahasa Asing Kelima Prancis
• Korsel dan AS Akan Revisi Persetujuan Perdagangan Bebas Antara Kedua Negara
• Industri Mebel Tiongkok Tampil di Indonesia
Indeks>>
Komentar Pembaca
• Surat dari pendengar setia Bpk. Rudi Hartono
5 tahun sudah berlalu saya bersama rekan H Sunu Budihardjo mengunjungi Kota Beijing dimana telah terukir  kenangan terindah dalam kehidupan saya dalam memenangkan Hadiah Utama 60 tahun hubungan diplomatic Tiongkok – Indonesia dan 60 tahun berdirinya China Radio International. Saya bersama rekan H Sunu Budihardjo menuju Beijing pada 12 Juli 2010 disambut hangat oleh salah satu penyiar CRI, Nona Nina di Bandara International Beijing.  Kami pun menginap di salah satu hotel di Beijing untuk melakukan perjalanan wisata kota Beijing. Berikut tempat wisata yang kami kunjungi adalah :
• 0062813****0007
1. CRI (Bahasa Indonesia) disiarkan melalui Elshinta. Sekarang pindah gelombong berapa ? 2. Apa CRI (Bahasa Indonesia) tdk diadakan lagi di Indonesia ? Mohon balasan !
• 0062813****2398
halo,sy orang china yg belajar di indonesia, tadi sy mendengar acara LENTERA, judulnya Hunan. dalam perbincangan ini, mereka bilang di China ada 31 propinsi, informasi ini salah,sebenarnya di negara sy ada 34 propinsi.
• 0062852****5541
bpk maliki yangdhsebut roh papaptlimo pancer semua itu roh goep kalao orang yang ber agama itu beri nama para dewa itusemua menyatu dengan alam papat nomer satu aer yang disebut kakang kawa dua adik ariari tiga puser empat gete atau dara yang alam papat aer bumi angen api makanya kalau sembayang harus aranya kesitu itu yang benar roh empat itu yang menjaga manusia tiga alam semua meyakinni agama menyimpang dari itu sekarang alam suda rentan karena manusia suda menyimpang dari itu orang kalau jau dari itu tidak bisa masok suargo yangdi sebut suargo artinya sokmo masok didalam rogo manusia lagi bareng sama
Indeks>>
© China Radio International.CRI. All Rights Reserved.
16A Shijingshan Road, Beijing, China. 100040