Film Dokumenter "China: Time of Xi" Dapatkan Tanggapan Luas di Singapura
  2017-10-18 10:49:19  Kantor Berita Xinhua

Film dokumenter " China: Time of Xi" yang diproduksi Discovery Channel Amerika telah disiarkan pertama kali pada Senin malam (16/10). Ini untuk pertama kalinya sebuah media arus utama di dunia secara menyeluruh dan sistematis menyiarkan buah pemikiran Xi Jinping tentang tata pemerintahan Tiongkok. Film dokumenter tersebut telah mengundang tanggapan luas dari para pemirsa Singapura.

Dr. Ei Sun Oh, periset dari Rajaratnam School of International Studies di bawah Universitas Teknologi Nanyang (NTU) berpendapat, film dokumenter tersebut mengundang perhatian karena berkaitan erat dengan perkembangan yang dicapai Tiongkok dalam lima tahun terakhir.

Ia mengatakan: "Yang penting ialah, ekonomi Tiongkok tengah beralih dari pertumbuhan yang mengutamakan kuantitas menjadi pertumbuhan yang menitikberatkan kualitas. Manifestasinya adalah perbaikan kehidupan rakyat seperti yang disiarkan dalam episode pertama dan episode kedua film dokumenter tersebut. Misalnya perkembangan kereta cepat Tiongkok akan memudahkan masyarakat dalam bepergian. E-bisnis Tiongkok berada di barisan terdepan di dunia, di samping itu, Tiongkok juga unggul dalam pemanfaatan energi baru dan energi terbarukan."

Stop Play
Terpopuler
• Xi Jinping Temui Pangeran Andrew Edward
• Xi Jinping Sebut Tiongkok Akan Berkembang dalam Lingkungan Keterbukaan
• Xi Jinping Memimpin Sidang Pertama Komisi Pekerjaan Urusan Luar Negeri Komite Sentral PKT
• Tiongkok Siap Berikan Pembalasan Terhadap Tarif Impor Baru AS
• Wang Yi Temui Menteri Luar Negeri Korea Utara Ri Yong Ho
• Xi Jinping Adakan Pembicaraan dengan Presiden Zimbabwe
Indeks>>
Komentar Pembaca
• Surat dari pendengar setia Bpk. Rudi Hartono
5 tahun sudah berlalu saya bersama rekan H Sunu Budihardjo mengunjungi Kota Beijing dimana telah terukir  kenangan terindah dalam kehidupan saya dalam memenangkan Hadiah Utama 60 tahun hubungan diplomatic Tiongkok – Indonesia dan 60 tahun berdirinya China Radio International. Saya bersama rekan H Sunu Budihardjo menuju Beijing pada 12 Juli 2010 disambut hangat oleh salah satu penyiar CRI, Nona Nina di Bandara International Beijing.  Kami pun menginap di salah satu hotel di Beijing untuk melakukan perjalanan wisata kota Beijing. Berikut tempat wisata yang kami kunjungi adalah :
• 0062813****0007
1. CRI (Bahasa Indonesia) disiarkan melalui Elshinta. Sekarang pindah gelombong berapa ? 2. Apa CRI (Bahasa Indonesia) tdk diadakan lagi di Indonesia ? Mohon balasan !
• 0062813****2398
halo,sy orang china yg belajar di indonesia, tadi sy mendengar acara LENTERA, judulnya Hunan. dalam perbincangan ini, mereka bilang di China ada 31 propinsi, informasi ini salah,sebenarnya di negara sy ada 34 propinsi.
• 0062852****5541
bpk maliki yangdhsebut roh papaptlimo pancer semua itu roh goep kalao orang yang ber agama itu beri nama para dewa itusemua menyatu dengan alam papat nomer satu aer yang disebut kakang kawa dua adik ariari tiga puser empat gete atau dara yang alam papat aer bumi angen api makanya kalau sembayang harus aranya kesitu itu yang benar roh empat itu yang menjaga manusia tiga alam semua meyakinni agama menyimpang dari itu sekarang alam suda rentan karena manusia suda menyimpang dari itu orang kalau jau dari itu tidak bisa masok suargo yangdi sebut suargo artinya sokmo masok didalam rogo manusia lagi bareng sama
Indeks>>
© China Radio International.CRI. All Rights Reserved.
16A Shijingshan Road, Beijing, China. 100040