Pikiran, Inferensi, Perumusan dan Langkah Yang Baru Dalam Laporan Kongres Nasional Ke-19 PKT
  2017-10-19 10:18:20  Kantor Berita Xinhua

Kongres Nasional Ke-19 Partai Komunis Tiongkok (PKT) kemarin (18/10) diselenggarakan di Beijing. Xi Jinping menyampaikan laporan, menyimpulkan pengalaman dan inspirasi dalam pemerintahan PKT, melukiskan gambar biru dari masa sekarang sampai pada tahun 2020, bahkan sampai pada pertengahan abad ini. Serangkaian pikiran, inferensi, perumusan dan langkah yang baru dalam laporan tersebut telah mengundang perhatian umum.

Laporan mengemukakan posisi sejarah yang baru dalam pembangunan Tiongkok, yaitu sosialisme yang berkarakter Tiongkok telah memasuki era baru, ini adalah penilaian ilmiah di atas posisi keberhasilan dan perubahan historis yang dicapai selama lima tahun sejak Kongres Nasional Ke-18.

Dalam masa yang panjang, kontradiksi utama dalam masyarakat diuraikan sebagai "kontradiksi permintaan materi dan budaya rakyat yang semakin meningkat dengan produksi sosial yang terbelakang". Laporan Kongres Nasional Ke-19 mengemukakan, kontradiksi utama dalam masyarakat Tiongkok sudah berubah menjadi "kontradiksi antara permintaan rakyat yang semakin meningkat atas kehidupan yang indah dengan perkembangan yang tidak seimbang dan tidak sepenuhnya".

Kini, kebutuhan rakyat atas kehidupan yang indah tidak saja mengajukan permintaan yang lebih tinggi atas kehidupan materi dan budaya, tetapi permintaannya semakin meningkat di bidang-bidang demokrasi, tata hukum, kesetaraan, keadilan, keamanan dan lingkungan. Level produktivitas sosial Tiongkok pada umumnya meningkat dengan nyata, kontradiksi yang lebih menonjol ialah ketidakseimbangan dan ketidakcukupan dalam perkembangan antara kota dan desa dan antara daerah serta distribusi pendapatan, hal itu sudah menjadi unsur utama yang menekan kebutuhan rakyat yang semakin meningkat atas kehidupan yang indah. Perubahan kontradiksi utama dalam masyarakat berhubungan dengan situasi keseluruhan, pengaruhnya mendalam dan menjangkau jauh, maka diajukanlah sejumlah permintaan baru dalam pekerjaan partai dan negara.

Dari Kongres Nasional Ke-19 hingga Kongres Nasional Ke-20, masa itu merupakan masa pertemuan historis untuk mewujudkan target perjuangan "dua seratus tahun". Laporan mengemukakan untuk secara keseluruhan membangun masyarakat cukup sejahtera, merealisasi target perjuangan seratus tahun yang pertama, sementara merintis perjalanan baru untuk secara keseluruhan membangun negara modernisasi sosialis, melangkah maju ke target perjuangan seratus tahun yang kedua.

Target perjuangan yang baru melintasi masa "dari sekarang sampai pada pertengahan abad ini", dapat terbagi dalam tiga tujuan, masing-masing ialah sampai pada tahun 2020 secara keseluruhan selesai membangun masyarakat cukup sejahtera, merealisasi target perjuangan seratus tahun yang pertama, sampai pada tahun 2035 pada pokoknya merealisasi modernisasi sosialisme, dan sampai pada pertengahan abad ini selesai membangun negara modernisasi sosialis yang perkasa, demokratis, beradab, harmonis dan indah.

Yang patut diperhatikan ialah, "target 2035" yang dikemukakan dalam laporan adalah ditetapkan sesuai dengan keadaan nyata dalam pembangunan negara, dalam rangka lebih awal merealisasi target perjuangan seratus tahun yang kedua pada tahun 2035, mempersingkat prosesnya sampai 15 tahun.

Stop Play
Terpopuler
• Xi Jinping Temui Pangeran Andrew Edward
• Xi Jinping Sebut Tiongkok Akan Berkembang dalam Lingkungan Keterbukaan
• Xi Jinping Memimpin Sidang Pertama Komisi Pekerjaan Urusan Luar Negeri Komite Sentral PKT
• Tiongkok Siap Berikan Pembalasan Terhadap Tarif Impor Baru AS
• Wang Yi Temui Menteri Luar Negeri Korea Utara Ri Yong Ho
• Xi Jinping Adakan Pembicaraan dengan Presiden Zimbabwe
Indeks>>
Komentar Pembaca
• Surat dari pendengar setia Bpk. Rudi Hartono
5 tahun sudah berlalu saya bersama rekan H Sunu Budihardjo mengunjungi Kota Beijing dimana telah terukir  kenangan terindah dalam kehidupan saya dalam memenangkan Hadiah Utama 60 tahun hubungan diplomatic Tiongkok – Indonesia dan 60 tahun berdirinya China Radio International. Saya bersama rekan H Sunu Budihardjo menuju Beijing pada 12 Juli 2010 disambut hangat oleh salah satu penyiar CRI, Nona Nina di Bandara International Beijing.  Kami pun menginap di salah satu hotel di Beijing untuk melakukan perjalanan wisata kota Beijing. Berikut tempat wisata yang kami kunjungi adalah :
• 0062813****0007
1. CRI (Bahasa Indonesia) disiarkan melalui Elshinta. Sekarang pindah gelombong berapa ? 2. Apa CRI (Bahasa Indonesia) tdk diadakan lagi di Indonesia ? Mohon balasan !
• 0062813****2398
halo,sy orang china yg belajar di indonesia, tadi sy mendengar acara LENTERA, judulnya Hunan. dalam perbincangan ini, mereka bilang di China ada 31 propinsi, informasi ini salah,sebenarnya di negara sy ada 34 propinsi.
• 0062852****5541
bpk maliki yangdhsebut roh papaptlimo pancer semua itu roh goep kalao orang yang ber agama itu beri nama para dewa itusemua menyatu dengan alam papat nomer satu aer yang disebut kakang kawa dua adik ariari tiga puser empat gete atau dara yang alam papat aer bumi angen api makanya kalau sembayang harus aranya kesitu itu yang benar roh empat itu yang menjaga manusia tiga alam semua meyakinni agama menyimpang dari itu sekarang alam suda rentan karena manusia suda menyimpang dari itu orang kalau jau dari itu tidak bisa masok suargo yangdi sebut suargo artinya sokmo masok didalam rogo manusia lagi bareng sama
Indeks>>
© China Radio International.CRI. All Rights Reserved.
16A Shijingshan Road, Beijing, China. 100040