Presiden Tiongkok Xi Jinping Sampaikan Pesan Tahun Baru 2018

  2018-01-01 09:33:31  CRI

Menjelang tahun baru 2018, Presiden Tiongkok Xi Jinping menyampaikan pesan tahun barunya melalui China Radio Internasional (CRI), China Nasional Radio (CNR), China Central Television (CCTV), China Global Television Network (CGTN) dan media internet. Berikut isi pesannya:


 

 

Kawan-kawan, teman-teman, Ibu-ibu, bapak-bapak, Apa kabar? Waktu berlalu dengan cepat, dalam sekejap mata kita akan segera menyambut tahun 2018. Di sini, saya mengucapakan selamat tahun baru kepada saudara-saudari setanah air Hong Kong, Makau, Taiwan serta para warga Tionghoa di luar negeri. Saya juga mendoakan saudara-saudari di seluruh dunia agar harapan dan cita-cita Anda semua dapat tercapai.

Kesuksesan selalu dipegang oleh siapa saja yang rajin bekerja, dan dunia ini selalu dapat berubah menjadi lebih indah. Tahun 2017, Tiongkok telah menggelar Kongres Nasional ke-19 Partai Komunis Tiongkok (PKT), membuka perjuangan baru dalam membangun negara sosialisme modernisasi yang menyeluruh. PDB Tiongkok menembus 80 triliun Yuan RMB, 130 juta lebih orang telah memperoleh pekerjaan, asuransi bagi para lansia telah mencakup 900 juta orang lebih, sedangkan asuransi kesehatan pokok telah mencakup 1,35 miliar orang, dan 10 juta lebih orang terlepas dari kemiskinan. Pembangunan ribuan rumah, agar rakyat miskin memiliki tempat tinggal dan sejahtera. Tiga setengah juta orang yang tidak mampu terlepas dari kemiskinan, dan mereka telah memiliki rumah yang baru. Jumlah target pemukiman kumuh yang direnovasi dan diselesaikan adalah 6 juta unit. Berbagai usaha pembangunan untuk kesejahteraan rakyat dipercepat, dan lingkungan ekologi diperbaiki secara bertahap, rakyat merasakan hasilnya, merasa lebih bahagia dan merasa aman. Tiongkok mengayunkan sebuah langkah yang besar demi mewujudkan pembangunan masyarakat sejahtera yang moderat.

Inovasi iptek dan pembangunan proyek penting telah mencapai hasil nyata. Satelit Huiyan (Mata Cerdas) mengudara di angkasa luar, pesawat besar C919 telah lepas landas dengan sukses, komputer Quantum dibuat dengan sukses, padi air laut melakukan uji kapasitas produksinya, kapal induk buatan Tiongkok yang pertama mulai beroperasi, glider di bawah air laut Haiyi (Sayap Laut) menyelesaikan ekploitasinya di laut dalam, combustible ice di perairan laut berhasil dikumpulkan secara sukses, dermaga otomatis ke-4 Yangshan telah beroperasi secara resmi, proyek induk jembatan Hong Kong, Zhuhai dan Makau telah dirampungkan, dan kereta api super cepat Fuxing telah beroperasi di seluruh wilayah Tiongkok. Saya sangat kagum pada prestasi luar biasa rakyat Tiongkok.

Tiongkok mengadakan parade militer di pangkalan latihan gabungan Zhurihe untuk memperingati genap 90 tahun berdirinya Tentara Pembebasan Rakyat Tiongkok. Saat genap 20 tahun Hong Kong kembali ke pangkuan tanah air, saya menuju ke Hong Kong dan menyaksikan bahwa Hong Kong tetap memelihara kemakmuran dan kestabilan dalam jangka panjang karena mempunyai ketergantungan kokoh terhadap tanah air, dan masa depannya pasti lebih indah. Tiongkok menggelar pula acara peringatan genap 80 tahun tercetusnya perang anti Jepang dan acara doa nasional bagi korban pembantaian besar-besaran Nanjing untuk memperingati sejarah sekaligus berdoa bagi perdamaian.

Tiongkok menyelenggarakan beberapa kegiatan diplomatik, termasuk Forum Puncak Kerja Sama Internasional Satu Sabuk Satu Jalan yang pertama, Pertemuan Xiamen Pemimpin-pemimpin BRICS, Dialog Tingkat Tinggi PKT dan Partai-partai Dunia. Saya juga menghadiri sejumlah pertemuan multilateral yang penting di dunia. Pada awal tahun ini, saya menghadiri Pertemuan Tahunan Forum Ekonomi Dunia di Davos, dan memberikan pidato di markas besar PBB di Jeneva, kemudian menghadiri Pertemuan Puncak Pemimpin-pemimpin G20, Pertemuan Informal Pemimpin-pemimpin Organisasi Kerja Sama Ekonomi Asia Pasifik. Pada kesempatan yang berbeda, saya juga bertukar pendapat secara mendalam dengan berbagai pihak, dan semuanya sepakat mendorong pembangunan komunitas senasib umat manusia demi menyejahterakan rakyat berbagai negara.

Tahun 2017, saya menerima banyak surat dari masyarakat, diantaranya termasuk dari petani asal kecamatan Yumai, kabupaten Longzi, Tibet, para anggota Ulan Rode Sonid Right Banner Mongolia Dalam, para profesor Universitas Transportasi Xi'an yang pindah ke barat, dan para mahasiswa Universitas Nankai yang baru menjadi prajurit. Kisah mereka mengharukan saya. Para rakyat cinta tanah air, mengabdi pada tanah air, tak mengeluh dan tak menyesal. Hal ini membuat saya merasakan kemuliaan para rakyat, pada saat yang bersamaan, saya dapat merasakan bahwa kebahagiaan didapat melalui perjuangan.

Ibu-ibu, bapak-bapak dan saudara-saudari sekalian,

Tahun 2018 adalah tahun awal untuk melaksanakan semangat Kongres Nasional ke-19 PKT secara menyeluruh. Kongres Nasional ke-19 PKT melukiskan peta indah 30 tahun kedepan dalam pembangunan Tiongkok. Menara bertingkat Sembilan bertolak dari peletakan dasarnya, jika ingin mewujudkan peta indah ini, kita harus selangkah demi selangkah mewujudkan pekerjaan tanpa mimpi kosong dan omong kosong.

Tahun 2018, Tiongkok akan menyambut genap 40 tahun reformasi dan keterbukaan. Reformasi dan Keterbukaan adalah jalan yang pasti ditempuh dalam kemajuan perkembangan Tiongkok pada zaman ini, merupakan jalan yang pasti ditempuh untuk mewujudkan impian Tiongkok. Dengan peluang genap 40 tahun Reformasi dan Keterbukaan, Tiongkok hendaknya membuka jalan ketika menemukan gunung, membangun jembatan ketika menemukan sungai, dan terus melaksanakan reformasi tanpa tergoyahkan.

Pemberantasan kemiskinan populasi miskin di desa menurut standar yang berlaku hingga 2020 adalah perjanjian Tiongkok. Sampai 2020 terdapat waktu tiga tahun, seluruh Tiongkok hendaknya beraksi, berjuang dan melaksanakan kebijakan sesuai pada sasarannya, dan terus merebut kemenangan baru. Kemenangan dalam pemberantasan kemiskinan setelah 3 tahun tepat pada waktunya, akan menjadi pertama kalinya bagi bangsa Tiongkok untuk memberantas kemiskinan secara keseluruhan dalam perkembangan sejarah beberapa tahun, marilah kita bersama-sama menyelesaikan usaha besar yang mempunyai arti penting bagi bangsa Tionghoa dan seluruh umat manusia.

Dewasa ini, berbagai pihak mempunyai sikap berharap, namun juga khawatir terhadap perdamaian dan perkembangan umat manusia, dan menantikan Tiongkok untuk menyatakan pendirian dan sikapnya. Seluruh dunia adalah satu keluarga. Sebagai negara besar yang bertanggung jawab, Tiongkok tentu saja akan angkat bicara. Tiongkok dengan tegas memelihara kewenangan dan status PBB, dengan positif melaksanakan kewajiban dan tanggung jawab internasional, memenuhi perjanjian penanganan perubahan iklim, dan dengan positif mendorong pembangunan bersama Satu Sabuk Satu Jalan, selalu menjadi pembangun bagi perdamaian dunia, kontributor perkembangan global, dan pemelihara tata tertib internasional. Rakyat Tiongkok bersedia bersama rakyat berbagai negara membuka masa depan indah yang lebih makmur dan lebih tentram.

Ibu-ibu, bapak-bapak dan saudara-saudari sekalian,

Prestasi perkembangan mulia kami diciptakan oleh rakyat, dan seharusnya dinikmati juga oleh rakyat. Saya mengetahui betul bahwa yang paling diperhatikan oleh rakyat adalah pendidikan, pekerjaan, pendapatan, jaminan sosial, kesehatan, kehidupan para lansia, tempat tinggal, lingkungan dan lain-lain. Di bidang-bidang ini mungkin kalian mempunyai penghasilan, namun tentu saja juga mempunyai hal-hal yang dikhawatirkan. Pada pekerjaan menyejahterakan rakyat Tiongkok masih terdapat kekurangan yang tidak memuaskan, hal ini membuat kami meningkatkan misi dan rasa tanggung jawab agar dapat melakukan usaha yang dapat menyejahterakan rakyat dengan baik. Komisi PKT, pemerintah dan kader dari berbagai tingkat hendaknya selalu memperhatikan apa yang diperhatikan rakyat, menjadikan kesejahteraan rakyat sebagai hasil kinerja masing-masing, mempertimbangkan apa yang dipertimbangkan rakyat, menanggapi apa yang dicemaskan oleh rakyat, dengan demikian, kehidupan rakyat dapat lebih bahagia, makmur dan sejahtera.

Terima kasih!

Stop Play
Terpopuler
• Xi Jinping Sebut Tiongkok Akan Berkembang dalam Lingkungan Keterbukaan
• Xi Jinping Memimpin Sidang Pertama Komisi Pekerjaan Urusan Luar Negeri Komite Sentral PKT
• Tiongkok Siap Berikan Pembalasan Terhadap Tarif Impor Baru AS
• Wang Yi Temui Menteri Luar Negeri Korea Utara Ri Yong Ho
• Xi Jinping Adakan Pembicaraan dengan Presiden Zimbabwe
• Xi Jinping: Hijaukan Bumi Tanah Air
Indeks>>
Komentar Pembaca
• Surat dari pendengar setia Bpk. Rudi Hartono
5 tahun sudah berlalu saya bersama rekan H Sunu Budihardjo mengunjungi Kota Beijing dimana telah terukir  kenangan terindah dalam kehidupan saya dalam memenangkan Hadiah Utama 60 tahun hubungan diplomatic Tiongkok – Indonesia dan 60 tahun berdirinya China Radio International. Saya bersama rekan H Sunu Budihardjo menuju Beijing pada 12 Juli 2010 disambut hangat oleh salah satu penyiar CRI, Nona Nina di Bandara International Beijing.  Kami pun menginap di salah satu hotel di Beijing untuk melakukan perjalanan wisata kota Beijing. Berikut tempat wisata yang kami kunjungi adalah :
• 0062813****0007
1. CRI (Bahasa Indonesia) disiarkan melalui Elshinta. Sekarang pindah gelombong berapa ? 2. Apa CRI (Bahasa Indonesia) tdk diadakan lagi di Indonesia ? Mohon balasan !
• 0062813****2398
halo,sy orang china yg belajar di indonesia, tadi sy mendengar acara LENTERA, judulnya Hunan. dalam perbincangan ini, mereka bilang di China ada 31 propinsi, informasi ini salah,sebenarnya di negara sy ada 34 propinsi.
• 0062852****5541
bpk maliki yangdhsebut roh papaptlimo pancer semua itu roh goep kalao orang yang ber agama itu beri nama para dewa itusemua menyatu dengan alam papat nomer satu aer yang disebut kakang kawa dua adik ariari tiga puser empat gete atau dara yang alam papat aer bumi angen api makanya kalau sembayang harus aranya kesitu itu yang benar roh empat itu yang menjaga manusia tiga alam semua meyakinni agama menyimpang dari itu sekarang alam suda rentan karena manusia suda menyimpang dari itu orang kalau jau dari itu tidak bisa masok suargo yangdi sebut suargo artinya sokmo masok didalam rogo manusia lagi bareng sama
Indeks>>
© China Radio International.CRI. All Rights Reserved.
16A Shijingshan Road, Beijing, China. 100040