Petinggi KRN: Amandemen Konstitusi Akan Tingkatkan Pemerintahan Berdasarkan Hukum
  2018-03-12 16:57:27  CRI

 

Rancangan Amandemen Konstitusi RRT telah diluluskan melalui pemungutan suara dalam Rapat Pleno ke-3 Sidang Pertama KRN Tiongkok ke-13 yang berlangsung di Balai Agung Rakyat pada hari Minggu (11/3) sore. Ini adalah pertama kalinya Konstitusi direvisi dalam waktu 14 tahun terakhir. Ketua Komisi Urusan Legislasi di bawah Komite Tetap KRN, Shen Chunyao dalam jumpa pers seusai rapat menyatakan, pengamandemenan Konstitusi adalah salah satu peristiwa penting dalam kehidupan politik negara, sekaligus prestasi penting yang tercapai dalam proses pemerintahan negara berdasarkan hukum, yang dilatarbelakangi oleh sosialisme berkarakteristik Tiongkok pada era baru. Diluluskannya proposal amandemen Konstitusi dipastikan akan secara kuat mendorong dan menjamin perkembangan usaha PKT serta negara, secara kuat mendorong dan memperkuat sosialisme Tiongkok yang berlandaskan hukum.

Shen Chunyao menambahkan, amandemen Konstitusi kali ini dilakukan dengan menaati prosedur legislasi secara ketat. Disamping itu, rancangan amandemen juga memasukkan teori dan kebijakan penting yang ditetapkan Kongres Nasional ke-19 PKT ke dalam Konstitusi. Hal ini telah memanifestasikan hasil baru, pengalaman baru dan tuntutan baru dalam perkembangan usaha PKT dan negara, secara keseluruhan memelihara kesinambungan, kestabilan dan kewibawaan Konstitusi yang melangkah mengikuti kemajuan zaman.

Mengenai penghapusan aturan mengenai batas waktu jabatan presiden dan wakil presiden Republik Rakyat Tiongkok selama dua periode, Shen Chunyao menjelaskan, revisi itu akan menyempurnakan sistem kepemimpinan negara Tiongkok, juga menguntungkan bagi ketenteraman negara dalam jangka panjang.

"Pelaksanaan sistem 'tritunggal' antara jabatan kepemimpinan tertinggi Komite Tetap PKT, Ketua Komisi Militer Angkatan Bersenjata termasuk Tentara Pembebasan Rakyat Tiongkok serta Presiden negara adalah hal yang paling esensial dan paling layak bagi PKT dan RRT. Amandemen Konstitusi terbaru melakukan revisi terhadap pasal ke-79 ayat ke-3. Revisi ini adalah langkah penting untuk menyempurnakan sistem kepemimpinan negara. Amandemen tersebut akan membantu menjaga kewibawaan dan kepemimpinan tunggal Komite Sentral PKT dengan Xi Jinping sebagai pemimpin tertinggi, juga bermanfaat untuk menyempurakan sistem kepemimpinan negara serta menguntungkan bagi ketenteraman negara dalam jangka panjang.

Stop Play
Terpopuler
• Xi Jinping Sebut Tiongkok Akan Berkembang dalam Lingkungan Keterbukaan
• Xi Jinping Memimpin Sidang Pertama Komisi Pekerjaan Urusan Luar Negeri Komite Sentral PKT
• Tiongkok Siap Berikan Pembalasan Terhadap Tarif Impor Baru AS
• Wang Yi Temui Menteri Luar Negeri Korea Utara Ri Yong Ho
• Xi Jinping Adakan Pembicaraan dengan Presiden Zimbabwe
• Xi Jinping: Hijaukan Bumi Tanah Air
Indeks>>
Komentar Pembaca
• Surat dari pendengar setia Bpk. Rudi Hartono
5 tahun sudah berlalu saya bersama rekan H Sunu Budihardjo mengunjungi Kota Beijing dimana telah terukir  kenangan terindah dalam kehidupan saya dalam memenangkan Hadiah Utama 60 tahun hubungan diplomatic Tiongkok – Indonesia dan 60 tahun berdirinya China Radio International. Saya bersama rekan H Sunu Budihardjo menuju Beijing pada 12 Juli 2010 disambut hangat oleh salah satu penyiar CRI, Nona Nina di Bandara International Beijing.  Kami pun menginap di salah satu hotel di Beijing untuk melakukan perjalanan wisata kota Beijing. Berikut tempat wisata yang kami kunjungi adalah :
• 0062813****0007
1. CRI (Bahasa Indonesia) disiarkan melalui Elshinta. Sekarang pindah gelombong berapa ? 2. Apa CRI (Bahasa Indonesia) tdk diadakan lagi di Indonesia ? Mohon balasan !
• 0062813****2398
halo,sy orang china yg belajar di indonesia, tadi sy mendengar acara LENTERA, judulnya Hunan. dalam perbincangan ini, mereka bilang di China ada 31 propinsi, informasi ini salah,sebenarnya di negara sy ada 34 propinsi.
• 0062852****5541
bpk maliki yangdhsebut roh papaptlimo pancer semua itu roh goep kalao orang yang ber agama itu beri nama para dewa itusemua menyatu dengan alam papat nomer satu aer yang disebut kakang kawa dua adik ariari tiga puser empat gete atau dara yang alam papat aer bumi angen api makanya kalau sembayang harus aranya kesitu itu yang benar roh empat itu yang menjaga manusia tiga alam semua meyakinni agama menyimpang dari itu sekarang alam suda rentan karena manusia suda menyimpang dari itu orang kalau jau dari itu tidak bisa masok suargo yangdi sebut suargo artinya sokmo masok didalam rogo manusia lagi bareng sama
Indeks>>
© China Radio International.CRI. All Rights Reserved.
16A Shijingshan Road, Beijing, China. 100040