Tiongkok Menentang Penggunaan Senjata Kimia Dalam Keadaan Apapun
  2018-04-06 09:58:04  CRI

Deputi Wakil Tetap Tiongkok untuk PBB Wu Haitao hari Rabu (4/4) menyatakan, Tiongkok dengan keras menentang negara, organisasi manapun atau siapapun menggunakan senjata kimia dalam keadaan apapun, sementara itu ia mengaskan kembali solusi politik adalah satu-satunya jalan keluar masalah Suriah.

Dalam sidang terbuka yang digelar Dewan Keamanan PBB mengenai masalah senjata kimia di Suriah, Wu Haitao mengatakan, sejak terjadinya serangan senjata kimia di Suriah, Tiongkok selalu memperhatikan dan mengecam keras aksi serangan apapun yang ditujukan terhadap warga sipil.

Wu Haitao mengatakan, belakangan ini tetap terjadi persitiwa yang dicurigai menggunakan senjata kimia, Tiongkok menaruh perhatian atas hal tersebut. Pembentukan mekanisme pemeriksaan senjata kimia di Suriah dan menemukan kenyataan adalah sangat penting untuk mencegah terjadinya lagi penggunaan senjata kimia di Suriah. Ini juga adalah kesepakatan dicapai oleh berbagai pihak Dewan Keamanan. Tiongkok menghargai upaya Rusia untuk mendorong pembentukan mekanisme pemeriksaan yang baru, dan mengharapkan para anggota Dewan Keamanan bersatu dan terus mengadakan konsultasi konstruktif.

Stop Play
Terpopuler
• Xi Jinping Temui Pangeran Andrew Edward
• Xi Jinping Sebut Tiongkok Akan Berkembang dalam Lingkungan Keterbukaan
• Xi Jinping Memimpin Sidang Pertama Komisi Pekerjaan Urusan Luar Negeri Komite Sentral PKT
• Tiongkok Siap Berikan Pembalasan Terhadap Tarif Impor Baru AS
• Wang Yi Temui Menteri Luar Negeri Korea Utara Ri Yong Ho
• Xi Jinping Adakan Pembicaraan dengan Presiden Zimbabwe
Indeks>>
Komentar Pembaca
• Surat dari pendengar setia Bpk. Rudi Hartono
5 tahun sudah berlalu saya bersama rekan H Sunu Budihardjo mengunjungi Kota Beijing dimana telah terukir  kenangan terindah dalam kehidupan saya dalam memenangkan Hadiah Utama 60 tahun hubungan diplomatic Tiongkok – Indonesia dan 60 tahun berdirinya China Radio International. Saya bersama rekan H Sunu Budihardjo menuju Beijing pada 12 Juli 2010 disambut hangat oleh salah satu penyiar CRI, Nona Nina di Bandara International Beijing.  Kami pun menginap di salah satu hotel di Beijing untuk melakukan perjalanan wisata kota Beijing. Berikut tempat wisata yang kami kunjungi adalah :
• 0062813****0007
1. CRI (Bahasa Indonesia) disiarkan melalui Elshinta. Sekarang pindah gelombong berapa ? 2. Apa CRI (Bahasa Indonesia) tdk diadakan lagi di Indonesia ? Mohon balasan !
• 0062813****2398
halo,sy orang china yg belajar di indonesia, tadi sy mendengar acara LENTERA, judulnya Hunan. dalam perbincangan ini, mereka bilang di China ada 31 propinsi, informasi ini salah,sebenarnya di negara sy ada 34 propinsi.
• 0062852****5541
bpk maliki yangdhsebut roh papaptlimo pancer semua itu roh goep kalao orang yang ber agama itu beri nama para dewa itusemua menyatu dengan alam papat nomer satu aer yang disebut kakang kawa dua adik ariari tiga puser empat gete atau dara yang alam papat aer bumi angen api makanya kalau sembayang harus aranya kesitu itu yang benar roh empat itu yang menjaga manusia tiga alam semua meyakinni agama menyimpang dari itu sekarang alam suda rentan karena manusia suda menyimpang dari itu orang kalau jau dari itu tidak bisa masok suargo yangdi sebut suargo artinya sokmo masok didalam rogo manusia lagi bareng sama
Indeks>>
© China Radio International.CRI. All Rights Reserved.
16A Shijingshan Road, Beijing, China. 100040