Xi Jinping Adakan Pembicaraan dengan Presiden Austria
  2018-04-09 11:54:32  Kantor Berita Xinhua
XINHUA: Presiden Tiongkok, Xi Jinping hari Minggu kemarin (8/4) mengadakan pembicaraan dengan Presiden Austria, Alexander Van der Bellen di Balai Agung Rakyat di Beijing. Pemimpin kedua negara sepakat memutuskan untuk menjalin hubungan kemitraan strategis Yang Bersahabat, dalam rangka memajukan kerja sama pragmatis Tiongkok-Austria ke tahap baru. Perdana Menteri Austria Sebastian Kurz menghadiri pembicaraan tersebut.

Xi Jinping menyambut kunjungan kenegaraan pertama Alexander Van der Bellen ke Tiongkok dan kehadirannya dalam sidang tahunan Forum Boao Asia (BFA). Xi Jinping menunjukkan, Presiden Alexander Van der Bellen mengadakan kunjungan ke Tiongkok dengan memimpin delegasi tingkat tinggi yang terdiri dari Perdana Menteri Sebastian Kurz dan sejumlah menteri Austria, inilah pertama kalinya dalam sejarah hubungan Tiongkok-Austria, presiden dan pemerintah Austria memperlihatkan sikap mereka terhadap pentingnya pengembangan hubungan Tiongkok-Austria. Tiongkok menyatakan apresiasi kepada pemerintah baru Austria yang dipimpin oleh Perdana Menteri Sebastian Kurz atas usaha positifnya dalam pengembangan hubungan Tiongkok-Austria dan dicantumkannya inisiatif Satu Sabuk Satu Jalan ke dalam persetujuan pemerintahan. Tiongkok bersedia bersama dengan Austria untuk menggali dan melepaskan potensi kerja sama kedua negara, menyebarkan bibit persahabatan dan kerja sama demi menyejahterakan rakyat kedua negara.

Xi Jinping menunjukkan, tahun ini adalah 15 tahun penggalangan Kemitraan Strategis Komprehensif Tiongkok-Uni Eropa, hubungan kedua pihak terpelihara pada momentum perkembangan yang baik. Uni Eropa yang bersatu padu, stabil, terbuka dan makmur sesuai dengan kepentingan Tiongkok, Tiongkok tidak akan mengubah pendiriannya dalam mendukung pengintegrasian Eropa. Austria diharapkan dapat memainkan peranan konstruktif demi meningkatkan saling kepercayaan strategis Tiongkok-Eropa dan mendorong kerja sama menyeluruh antara Tiongkok dan Eropa.

Alexander Van der Bellen menyatakan, sejak dilaksanakannya kebijakan reformasi dan keterbukaan, Tiongkok telah mencapai prestasi ekonomi yang belum pernah dicapai sebelumnya, hal itu juga menyediakan peluang penting bagi kerja sama Austria-Tiongkok. Hubungan Austria-Tiongkok yang berkembang secara kontinu dan mendalam sangat menggembirakan bagi kedua pihak. Austria berupaya untuk memperdalam kerja sama dengan Tiongkok di bidang ekonomi, perdagangan, investasi, penelitian, pelestarian lingkungan, energi bersih, kebudayaan dan olahraga. Austria menghargai tinggi peranan positif yang dimainkan Tiongkok dalam urusan internasional termasuk penanggulangan perubahan iklim, dan bersedia mempererat komunikasi dan koordinasi dengan Tiongkok.

Stop Play
Terpopuler
• Tiongkok Siap Berikan Pembalasan Terhadap Tarif Impor Baru AS
• Wang Yi Temui Menteri Luar Negeri Korea Utara Ri Yong Ho
• Xi Jinping Adakan Pembicaraan dengan Presiden Zimbabwe
• Xi Jinping: Hijaukan Bumi Tanah Air
• Presiden Tiongkok Kirim Kawat Ucapan Selamat kepada Presiden Terpilih Mesir
• Xi Jinping Menerima Surat Kepercayaan Dubes Baru Enam Negara
Indeks>>
Komentar Pembaca
• Surat dari pendengar setia Bpk. Rudi Hartono
5 tahun sudah berlalu saya bersama rekan H Sunu Budihardjo mengunjungi Kota Beijing dimana telah terukir  kenangan terindah dalam kehidupan saya dalam memenangkan Hadiah Utama 60 tahun hubungan diplomatic Tiongkok – Indonesia dan 60 tahun berdirinya China Radio International. Saya bersama rekan H Sunu Budihardjo menuju Beijing pada 12 Juli 2010 disambut hangat oleh salah satu penyiar CRI, Nona Nina di Bandara International Beijing.  Kami pun menginap di salah satu hotel di Beijing untuk melakukan perjalanan wisata kota Beijing. Berikut tempat wisata yang kami kunjungi adalah :
• 0062813****0007
1. CRI (Bahasa Indonesia) disiarkan melalui Elshinta. Sekarang pindah gelombong berapa ? 2. Apa CRI (Bahasa Indonesia) tdk diadakan lagi di Indonesia ? Mohon balasan !
• 0062813****2398
halo,sy orang china yg belajar di indonesia, tadi sy mendengar acara LENTERA, judulnya Hunan. dalam perbincangan ini, mereka bilang di China ada 31 propinsi, informasi ini salah,sebenarnya di negara sy ada 34 propinsi.
• 0062852****5541
bpk maliki yangdhsebut roh papaptlimo pancer semua itu roh goep kalao orang yang ber agama itu beri nama para dewa itusemua menyatu dengan alam papat nomer satu aer yang disebut kakang kawa dua adik ariari tiga puser empat gete atau dara yang alam papat aer bumi angen api makanya kalau sembayang harus aranya kesitu itu yang benar roh empat itu yang menjaga manusia tiga alam semua meyakinni agama menyimpang dari itu sekarang alam suda rentan karena manusia suda menyimpang dari itu orang kalau jau dari itu tidak bisa masok suargo yangdi sebut suargo artinya sokmo masok didalam rogo manusia lagi bareng sama
Indeks>>
© China Radio International.CRI. All Rights Reserved.
16A Shijingshan Road, Beijing, China. 100040