Wang Yi Temui Utusan Khusus Presiden RI
  2018-04-13 13:03:46  CRI

Menteri Luar Negeri merangkap Anggota Dewan Negara Tiongkok Wang Yi menemui Luhut Pandjaitan, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman RI selaku Utusan Khusus Presiden RI pada hari Kamis kemarin (12/4) di Beijing.

Wang Yi mengatakan, tahun ini adalah genap lima tahun terjalinnya hubungan kemitraan strategis komprehensif antara Tiongkok dan Indonesia. Kedua pihak hendaknya bersama-sama berupaya membangun "Satu Sabuk Satu Jalan", mendorong proses pengintegrasian regional, serta membentuk hubungan internasional tipe baru, dalam rangka lebih lanjut memperkaya hubungan kemitraan strategis komprehensif kedua negara, dan menetapkan arah kerja sama yang saling menguntungkan di masa depan. Pihak Tiongkok bersedia berupaya bersama Indonesia untuk mempersiapkan kunjungan timbal balik tingkat tinggi tahun ini, mendorong pembangunan kereta cepat Jakarta-Bandung, merundingkan pengadaan kerja sama "koridor ekonomi komprehensif regional", dan lebih lanjut memperluas hasil yang saling menguntungkan.

Luhut menyatakan, Indonesia bersedia bersama Tiongkok melaksanakan kesepahaman pemimpin kedua negara, meningkatkan kunjungan timbal balik tingkat tinggi, serta menyinergikan gagasan "Poros Maritim Dunia" dan inisiatif "Satu Sabuk Satu Jalan", demi menyejahteraan kedua negara dan kawasan Asia.

Stop Play
Terpopuler
• Tiongkok Siap Berikan Pembalasan Terhadap Tarif Impor Baru AS
• Wang Yi Temui Menteri Luar Negeri Korea Utara Ri Yong Ho
• Xi Jinping Adakan Pembicaraan dengan Presiden Zimbabwe
• Xi Jinping: Hijaukan Bumi Tanah Air
• Presiden Tiongkok Kirim Kawat Ucapan Selamat kepada Presiden Terpilih Mesir
• Xi Jinping Menerima Surat Kepercayaan Dubes Baru Enam Negara
Indeks>>
Komentar Pembaca
• Surat dari pendengar setia Bpk. Rudi Hartono
5 tahun sudah berlalu saya bersama rekan H Sunu Budihardjo mengunjungi Kota Beijing dimana telah terukir  kenangan terindah dalam kehidupan saya dalam memenangkan Hadiah Utama 60 tahun hubungan diplomatic Tiongkok – Indonesia dan 60 tahun berdirinya China Radio International. Saya bersama rekan H Sunu Budihardjo menuju Beijing pada 12 Juli 2010 disambut hangat oleh salah satu penyiar CRI, Nona Nina di Bandara International Beijing.  Kami pun menginap di salah satu hotel di Beijing untuk melakukan perjalanan wisata kota Beijing. Berikut tempat wisata yang kami kunjungi adalah :
• 0062813****0007
1. CRI (Bahasa Indonesia) disiarkan melalui Elshinta. Sekarang pindah gelombong berapa ? 2. Apa CRI (Bahasa Indonesia) tdk diadakan lagi di Indonesia ? Mohon balasan !
• 0062813****2398
halo,sy orang china yg belajar di indonesia, tadi sy mendengar acara LENTERA, judulnya Hunan. dalam perbincangan ini, mereka bilang di China ada 31 propinsi, informasi ini salah,sebenarnya di negara sy ada 34 propinsi.
• 0062852****5541
bpk maliki yangdhsebut roh papaptlimo pancer semua itu roh goep kalao orang yang ber agama itu beri nama para dewa itusemua menyatu dengan alam papat nomer satu aer yang disebut kakang kawa dua adik ariari tiga puser empat gete atau dara yang alam papat aer bumi angen api makanya kalau sembayang harus aranya kesitu itu yang benar roh empat itu yang menjaga manusia tiga alam semua meyakinni agama menyimpang dari itu sekarang alam suda rentan karena manusia suda menyimpang dari itu orang kalau jau dari itu tidak bisa masok suargo yangdi sebut suargo artinya sokmo masok didalam rogo manusia lagi bareng sama
Indeks>>
© China Radio International.CRI. All Rights Reserved.
16A Shijingshan Road, Beijing, China. 100040