Menlu Tiongkok Berbicara dengan Menlu Jepang
  2018-04-16 10:22:54  CRI

Menteri Luar Negeri Tiongkok Wang Yi Minggu kemarin 15/4) melakukan kunjungan resmi ke Jepang dan mengadakan pembicaraan dengan Menteri Luar Negeri Jepang Taro Kono.

Wang Yi menyatakan, hubungan Tiongkok-Jepang menunjukkan tren perbaikan, tapi masih terganggu unsur-unsur yang kompleks dan sensitif. Tahun ini bertepatan peringatan 40 tahun penggalangan Perjanjian Perdamaian dan Persahabatan Tiongkok-Jepang, sekaligus peringatan 20 tahun pengumuman Deklarasi Bersama Tiongkok-Jepang serta genap 10 tahun publikasi Pernyataan Bersama Tiongkok-Jepang mengenai Peningkatan Hubungan Strategis dan Saling Menguntungkan secara Menyeluruh. Wang Yi berharap kedua pihak terus berupaya mendorong hubungan kedua negara berkembang secara stabil ke arah yang tepat dengan berlandaskan pada prinsip bercermin pada sejarah.

Taro Kono memuji kunjungan Menlu Wang Yi ke Jepang sebagai salah satu simbol penting perbaikan hubungan Jepang-Tiongkok. Jepang berharap menggunakan kesempatan ini untuk mendorong hubungan bilateral terus berkembang. Jepang dengan antusias menantikan kunjungan Perdana Menteri Tiongkok Li Keqiang ke Jepang untuk menghadiri pertemuan pemimpin Tiongkok, Jepang dan Korsel.

Kedua pihak juga bertukar pendapat mengenai masalah-masalah internasional dan regional yang menjadi perhatian bersama, termasuk situasi Semenanjung Korea.

Stop Play
Terpopuler
• Tiongkok Siap Berikan Pembalasan Terhadap Tarif Impor Baru AS
• Wang Yi Temui Menteri Luar Negeri Korea Utara Ri Yong Ho
• Xi Jinping Adakan Pembicaraan dengan Presiden Zimbabwe
• Xi Jinping: Hijaukan Bumi Tanah Air
• Presiden Tiongkok Kirim Kawat Ucapan Selamat kepada Presiden Terpilih Mesir
• Xi Jinping Menerima Surat Kepercayaan Dubes Baru Enam Negara
Indeks>>
Komentar Pembaca
• Surat dari pendengar setia Bpk. Rudi Hartono
5 tahun sudah berlalu saya bersama rekan H Sunu Budihardjo mengunjungi Kota Beijing dimana telah terukir  kenangan terindah dalam kehidupan saya dalam memenangkan Hadiah Utama 60 tahun hubungan diplomatic Tiongkok – Indonesia dan 60 tahun berdirinya China Radio International. Saya bersama rekan H Sunu Budihardjo menuju Beijing pada 12 Juli 2010 disambut hangat oleh salah satu penyiar CRI, Nona Nina di Bandara International Beijing.  Kami pun menginap di salah satu hotel di Beijing untuk melakukan perjalanan wisata kota Beijing. Berikut tempat wisata yang kami kunjungi adalah :
• 0062813****0007
1. CRI (Bahasa Indonesia) disiarkan melalui Elshinta. Sekarang pindah gelombong berapa ? 2. Apa CRI (Bahasa Indonesia) tdk diadakan lagi di Indonesia ? Mohon balasan !
• 0062813****2398
halo,sy orang china yg belajar di indonesia, tadi sy mendengar acara LENTERA, judulnya Hunan. dalam perbincangan ini, mereka bilang di China ada 31 propinsi, informasi ini salah,sebenarnya di negara sy ada 34 propinsi.
• 0062852****5541
bpk maliki yangdhsebut roh papaptlimo pancer semua itu roh goep kalao orang yang ber agama itu beri nama para dewa itusemua menyatu dengan alam papat nomer satu aer yang disebut kakang kawa dua adik ariari tiga puser empat gete atau dara yang alam papat aer bumi angen api makanya kalau sembayang harus aranya kesitu itu yang benar roh empat itu yang menjaga manusia tiga alam semua meyakinni agama menyimpang dari itu sekarang alam suda rentan karena manusia suda menyimpang dari itu orang kalau jau dari itu tidak bisa masok suargo yangdi sebut suargo artinya sokmo masok didalam rogo manusia lagi bareng sama
Indeks>>
© China Radio International.CRI. All Rights Reserved.
16A Shijingshan Road, Beijing, China. 100040