Indonesia Benahi Maraknya Miras Oplosan
  2018-04-16 10:37:57  CRI

Belum lama ini di Jakarta dan daerah lain di sekitarnya minuman keras (miras) oplosan telah mengakibatkan semakin banyak korban tewas yang sempat menimbulkan prihatin masyarakat dan pemerintah lokal. Pada 11 April lalu, pihak kepolisian Indonesia mengumumkan akan melakukan kampanye memerangi pembuatan dan penjualan miras oplosan di seluruh negeri. Otoritas berjanji akan mengambil tindakan paksa dan keras untuk secara tuntas menyelesaikan krisis miras oplosan sebelum tibanya bulan Ramadhan.

Wakil Kepala Polri Komjen Pol Syafruddin mengatakan, jumlah korban tewas akibat miras oplosan di seluruh negeri sudah menembus seratus orang jika semua korban dihitung. Dia memerintahkan seluruh jajarannya untuk menuntaskan kasus peredaran minuman keras oplosan sebelum tibanya bulan Ramadhan agar tidak ada lagi miras yang beredar di masyarakat seluruh Indonesia.

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Setyo Wasisto pada 10 April lalu mengungkapkan bahwa dalam waktu dua pekan yang lalu, hampir seratus orang tewas di Jakarta dan daerah lain di Jawa Barat serta Papua akibat minum alkohol oplosan, semakin banyak orang lainnya masih dirawat di rumah sakit. Sejak pekan lalu, sebanyak 30 orang lebih meninggal setelah minum miras oplosan dan jumlah korban tewas di Bandung terus meningkat. Menurut keterangan Ahmad Kustijadi, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung, rumah sakit setempat sudah menerima sebanyak 155 pasien yang keracunan miras oplosan, dan 41 orang di antaranya sudah meninggal. RSUd Cicalengka total menerima 103 pasien yang sakit setelah minum miras oplosan, dan 31 orang di antaranya meninggal. Di antara 26 pasien yang diterima di MC, 7 pasien sudah meninggal dunia. Sementara itu, di antara 26 pasien di rumah sakit Majalaya, 3 orang sudah meninggal. Kasus tewas akibat miras oplosan juga terjadi di kota Bandung. Kapolda Jabar Irjen Pol, Agung Budi Maryoto menyebutkan bahwa sedikitnya 4 korban tewas di kota Bandung akibat miras oplosan. Menginat gawatnya situasi, pemerintah kota Bandung telah mengumumkan pemberlakuan keadaan darurat di kota tersebut.

Saat ini pihak kepolisian Indonesia telah membentuk tim kerja khusus untuk menangani kasus miras oplosan. Mereka bertugas melakukan surveilans dan investigasi di Jakarta dan tempat lainnya untuk menemukan jalur peredaran miras oplosan. Penjual bukanlah sasaran utama yang diinvestigasi polisi, melainkan distributor atau pedagang grosir.

Kepolisian RI sudah melakukan koordinasi dengan lembaga polisi di berbagai daerah di seluruh negeri dan berencana menuntaskan kasus miras oplosan dalam waktu satu bulan. Sasaran jangka panjangnya adalah menghapuskan gejala beredarnya miras oplosan, dan untuk jangka pendek, sasarannya adalah menjaga tidak ada lagi peredaran miras oplosan pada bulan Ramadhan yang akan datang.

Stop Play
Terpopuler
• Tiongkok Siap Berikan Pembalasan Terhadap Tarif Impor Baru AS
• Wang Yi Temui Menteri Luar Negeri Korea Utara Ri Yong Ho
• Xi Jinping Adakan Pembicaraan dengan Presiden Zimbabwe
• Xi Jinping: Hijaukan Bumi Tanah Air
• Presiden Tiongkok Kirim Kawat Ucapan Selamat kepada Presiden Terpilih Mesir
• Xi Jinping Menerima Surat Kepercayaan Dubes Baru Enam Negara
Indeks>>
Komentar Pembaca
• Surat dari pendengar setia Bpk. Rudi Hartono
5 tahun sudah berlalu saya bersama rekan H Sunu Budihardjo mengunjungi Kota Beijing dimana telah terukir  kenangan terindah dalam kehidupan saya dalam memenangkan Hadiah Utama 60 tahun hubungan diplomatic Tiongkok – Indonesia dan 60 tahun berdirinya China Radio International. Saya bersama rekan H Sunu Budihardjo menuju Beijing pada 12 Juli 2010 disambut hangat oleh salah satu penyiar CRI, Nona Nina di Bandara International Beijing.  Kami pun menginap di salah satu hotel di Beijing untuk melakukan perjalanan wisata kota Beijing. Berikut tempat wisata yang kami kunjungi adalah :
• 0062813****0007
1. CRI (Bahasa Indonesia) disiarkan melalui Elshinta. Sekarang pindah gelombong berapa ? 2. Apa CRI (Bahasa Indonesia) tdk diadakan lagi di Indonesia ? Mohon balasan !
• 0062813****2398
halo,sy orang china yg belajar di indonesia, tadi sy mendengar acara LENTERA, judulnya Hunan. dalam perbincangan ini, mereka bilang di China ada 31 propinsi, informasi ini salah,sebenarnya di negara sy ada 34 propinsi.
• 0062852****5541
bpk maliki yangdhsebut roh papaptlimo pancer semua itu roh goep kalao orang yang ber agama itu beri nama para dewa itusemua menyatu dengan alam papat nomer satu aer yang disebut kakang kawa dua adik ariari tiga puser empat gete atau dara yang alam papat aer bumi angen api makanya kalau sembayang harus aranya kesitu itu yang benar roh empat itu yang menjaga manusia tiga alam semua meyakinni agama menyimpang dari itu sekarang alam suda rentan karena manusia suda menyimpang dari itu orang kalau jau dari itu tidak bisa masok suargo yangdi sebut suargo artinya sokmo masok didalam rogo manusia lagi bareng sama
Indeks>>
© China Radio International.CRI. All Rights Reserved.
16A Shijingshan Road, Beijing, China. 100040