Israel dan AS Tuduh Iran Soal Rencana Senjata Nuklir
  2018-05-02 10:34:48  CRI

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu Senin malam (30/4) menuduh Iran belum melepaskan rencana pengembangan senjata nuklir dan masih menyembunyikan dokumen nuklirnya. Tuduhan Israel tersebut telah mendapat dukungan AS. Atas tuduhan Israel, Iran menyebutnya absurd dan naif, dengan maksudnya adalah untuk mempengaruhi kebijakan Presiden AS Donald Trump mengenai Perjanjian Nuklir Iran.

Dalam jumpa pers kemarin malam, Netanyahu menampilkan dokumen yang diperoleh badan intelijen Israel dari fasilitas rahasia Iran, dan menyebutnya sebagai "arsip atom" tentang rencana senjata nuklir yang disembunyikan Iran. Ia mencela pula bahwa Iran tengah secara rahasia menyimpan bahan pembuatan senjata nuklir untuk digunakan pada masa mendatang.

Pemerintah AS dalam sebuah pernyataannya menyebutkan bahwa informasi yang disediakan oleh Israel telah mencerminkan detail baru mengenai rencana Iran untuk mengembangkan senjata nuklir yang bisa dibawa peluru kendali. Informasi itu juga sesuai dengan pendirian AS yang percaya bahwa Iran memiliki rencana pengembangan senjata nuklir. Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo mengatakan, AS tengah melakukan analisa terhadap dokumen terkait, dan motif Iran yang menyembunyikan dokumen tersebut sangat dicurigai.

Menghadapi tuduhan Israel dan AS tersebut, Wakil Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araqchi mengatakan, Netanyahu hanyalah mengulangi kata-kata klise dan tuduhannya sama sekali tidak beralasan, maksudnya adalah untuk mempengaruhi kebijakan Donald Trump terhadap Perjanjian Nuklir Iran.

Stop Play
Terpopuler
• Xi Jinping Temui Pangeran Andrew Edward
• Xi Jinping Sebut Tiongkok Akan Berkembang dalam Lingkungan Keterbukaan
• Xi Jinping Memimpin Sidang Pertama Komisi Pekerjaan Urusan Luar Negeri Komite Sentral PKT
• Tiongkok Siap Berikan Pembalasan Terhadap Tarif Impor Baru AS
• Wang Yi Temui Menteri Luar Negeri Korea Utara Ri Yong Ho
• Xi Jinping Adakan Pembicaraan dengan Presiden Zimbabwe
Indeks>>
Komentar Pembaca
• Surat dari pendengar setia Bpk. Rudi Hartono
5 tahun sudah berlalu saya bersama rekan H Sunu Budihardjo mengunjungi Kota Beijing dimana telah terukir  kenangan terindah dalam kehidupan saya dalam memenangkan Hadiah Utama 60 tahun hubungan diplomatic Tiongkok – Indonesia dan 60 tahun berdirinya China Radio International. Saya bersama rekan H Sunu Budihardjo menuju Beijing pada 12 Juli 2010 disambut hangat oleh salah satu penyiar CRI, Nona Nina di Bandara International Beijing.  Kami pun menginap di salah satu hotel di Beijing untuk melakukan perjalanan wisata kota Beijing. Berikut tempat wisata yang kami kunjungi adalah :
• 0062813****0007
1. CRI (Bahasa Indonesia) disiarkan melalui Elshinta. Sekarang pindah gelombong berapa ? 2. Apa CRI (Bahasa Indonesia) tdk diadakan lagi di Indonesia ? Mohon balasan !
• 0062813****2398
halo,sy orang china yg belajar di indonesia, tadi sy mendengar acara LENTERA, judulnya Hunan. dalam perbincangan ini, mereka bilang di China ada 31 propinsi, informasi ini salah,sebenarnya di negara sy ada 34 propinsi.
• 0062852****5541
bpk maliki yangdhsebut roh papaptlimo pancer semua itu roh goep kalao orang yang ber agama itu beri nama para dewa itusemua menyatu dengan alam papat nomer satu aer yang disebut kakang kawa dua adik ariari tiga puser empat gete atau dara yang alam papat aer bumi angen api makanya kalau sembayang harus aranya kesitu itu yang benar roh empat itu yang menjaga manusia tiga alam semua meyakinni agama menyimpang dari itu sekarang alam suda rentan karena manusia suda menyimpang dari itu orang kalau jau dari itu tidak bisa masok suargo yangdi sebut suargo artinya sokmo masok didalam rogo manusia lagi bareng sama
Indeks>>
© China Radio International.CRI. All Rights Reserved.
16A Shijingshan Road, Beijing, China. 100040