Tiongkok Kecam Serangan Teror di Indonesia dan Prancis
  2018-05-15 11:26:03  Kantor Berita Xinhua

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok Lu Kang dalam jumpa pers Senin kemarin (14/5) secara terpisah mengecam serangan teror yang masing-masing terjadi di Surabaya, Indonesia dan Paris, Prancis.

Pada hari Minggu lalu (13/5), tiga buah gereja di kota Surabaya, Jawa Timur, Indonesia mengalami serangan bunuh diri yang mengakibatkan sedikitnya 13 orang tewas dan 43 orang cedera. Pada hari Senin kemarin, Mapolrestabes Surabaya diguncang ledakan bom bunuh diri. Juru bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok Lu Kang menyatakan, Tiongkok mengecam keras serangan teror yang terjadi di Surabaya, menyatakan duka cita kepada para korban tewas dan simpati kepada para korban luka-luka dan keluarga para korban.

Lu Kang menekankan, Tiongkok menentang terorisme dalam segala bentuk, bersedia meningkatkan kerja sama dengan masyarakat internasional termasuk Indonesia, bersama-sama menghadapi ancaman dan tantangan terorisme untuk memelihara perdamaian dan ketenteraman berbagai negara dan daerah.

Sementara itu dilaporkan, pada hari Minggu lalu, di Paris terjadi serangan pisau, di mana seorang tewas dan 4 orang lainnya cedera. Salah seorang yang cedera adalah warga Tiongkok. Lu Kang menyatakan, Tiongkok mengecam serangan pisau di Paris, menyatakan duka cita kepada korban tewas, dan menyatakan simpati kepada para korban cedera serta keluarga korban tewas. Tiongkok berterima kasih kepada Prancis yang telah memberikan perawatan untuk korban cedera warga Tiongkok.

Stop Play
Terpopuler
• Xi Jinping Sebut Tiongkok Akan Berkembang dalam Lingkungan Keterbukaan
• Xi Jinping Memimpin Sidang Pertama Komisi Pekerjaan Urusan Luar Negeri Komite Sentral PKT
• Tiongkok Siap Berikan Pembalasan Terhadap Tarif Impor Baru AS
• Wang Yi Temui Menteri Luar Negeri Korea Utara Ri Yong Ho
• Xi Jinping Adakan Pembicaraan dengan Presiden Zimbabwe
• Xi Jinping: Hijaukan Bumi Tanah Air
Indeks>>
Komentar Pembaca
• Surat dari pendengar setia Bpk. Rudi Hartono
5 tahun sudah berlalu saya bersama rekan H Sunu Budihardjo mengunjungi Kota Beijing dimana telah terukir  kenangan terindah dalam kehidupan saya dalam memenangkan Hadiah Utama 60 tahun hubungan diplomatic Tiongkok – Indonesia dan 60 tahun berdirinya China Radio International. Saya bersama rekan H Sunu Budihardjo menuju Beijing pada 12 Juli 2010 disambut hangat oleh salah satu penyiar CRI, Nona Nina di Bandara International Beijing.  Kami pun menginap di salah satu hotel di Beijing untuk melakukan perjalanan wisata kota Beijing. Berikut tempat wisata yang kami kunjungi adalah :
• 0062813****0007
1. CRI (Bahasa Indonesia) disiarkan melalui Elshinta. Sekarang pindah gelombong berapa ? 2. Apa CRI (Bahasa Indonesia) tdk diadakan lagi di Indonesia ? Mohon balasan !
• 0062813****2398
halo,sy orang china yg belajar di indonesia, tadi sy mendengar acara LENTERA, judulnya Hunan. dalam perbincangan ini, mereka bilang di China ada 31 propinsi, informasi ini salah,sebenarnya di negara sy ada 34 propinsi.
• 0062852****5541
bpk maliki yangdhsebut roh papaptlimo pancer semua itu roh goep kalao orang yang ber agama itu beri nama para dewa itusemua menyatu dengan alam papat nomer satu aer yang disebut kakang kawa dua adik ariari tiga puser empat gete atau dara yang alam papat aer bumi angen api makanya kalau sembayang harus aranya kesitu itu yang benar roh empat itu yang menjaga manusia tiga alam semua meyakinni agama menyimpang dari itu sekarang alam suda rentan karena manusia suda menyimpang dari itu orang kalau jau dari itu tidak bisa masok suargo yangdi sebut suargo artinya sokmo masok didalam rogo manusia lagi bareng sama
Indeks>>
© China Radio International.CRI. All Rights Reserved.
16A Shijingshan Road, Beijing, China. 100040