Wang Yi Temui WPM Bulgaria Selaku Ketua Bergilir UE
  2018-05-23 14:25:02  CRI
Anggota Dewan Negara Tiongkok merangkap Menteri Luar Negeri Tiongkok, Wang Yi hari Selasa kemarin (22/5) waktu setempat menghadiri Pertemuan Menteri Luar Negeri Kelompok Negara G20 di Buenos Aires. Seusai pertemuan itu, ia mengadakan pertemuan dengan Ekaterina Zaharieva, Wakil Perdana Menteri merangkap Menteri Luar Negeri Bulgaria yang ditunjuk sebagai negara ketua bergilir Uni Eropa.

Wang Yi menyatakan, Bulgaria merupakan mitra kerja sama penting Tiongkok di Eropa Tengah dan Timur. Tahun depan bertepatan dengan 70 tahun penggalangan hubungan diplomatik Tiongkok-Bulgaria. Tiongkok bersedia bersama dengan Bulgaria mengadakan serangkaian kegiatan peringatan, memanfaatkan momen 70 tahun tersebut untuk memajukan hubungan bilateral menjadi semakin mantap.

Wang Yi menyatakan, beberapa tahun belakangan ini, Tiongkok dan negara-negara Eropa Tengah dan Timur (16 plus 1) mengadakan kerja sama yang saling menguntungkan atas dasar kesetaraan, untuk memainkan peranan positif dalam mendorong pertumbuhan ekonomi 16 negara.

Ekaterina Zaharieva menyatakan, beberapa saat yang lalu, pemerintah Tiongkok telah melakukan upaya besar dalam menyelamatkan atlet pendaki gunung Bulgaria, Boyan Petrov yang hilang di Gunung Himalaya. Pemerintah dan rakyat Bulgaria menyatakan apresiasi mereka atas hal itu.

Stop Play
Terpopuler
• Xi Jinping Temui Pangeran Andrew Edward
• Xi Jinping Sebut Tiongkok Akan Berkembang dalam Lingkungan Keterbukaan
• Xi Jinping Memimpin Sidang Pertama Komisi Pekerjaan Urusan Luar Negeri Komite Sentral PKT
• Tiongkok Siap Berikan Pembalasan Terhadap Tarif Impor Baru AS
• Wang Yi Temui Menteri Luar Negeri Korea Utara Ri Yong Ho
• Xi Jinping Adakan Pembicaraan dengan Presiden Zimbabwe
Indeks>>
Komentar Pembaca
• Surat dari pendengar setia Bpk. Rudi Hartono
5 tahun sudah berlalu saya bersama rekan H Sunu Budihardjo mengunjungi Kota Beijing dimana telah terukir  kenangan terindah dalam kehidupan saya dalam memenangkan Hadiah Utama 60 tahun hubungan diplomatic Tiongkok – Indonesia dan 60 tahun berdirinya China Radio International. Saya bersama rekan H Sunu Budihardjo menuju Beijing pada 12 Juli 2010 disambut hangat oleh salah satu penyiar CRI, Nona Nina di Bandara International Beijing.  Kami pun menginap di salah satu hotel di Beijing untuk melakukan perjalanan wisata kota Beijing. Berikut tempat wisata yang kami kunjungi adalah :
• 0062813****0007
1. CRI (Bahasa Indonesia) disiarkan melalui Elshinta. Sekarang pindah gelombong berapa ? 2. Apa CRI (Bahasa Indonesia) tdk diadakan lagi di Indonesia ? Mohon balasan !
• 0062813****2398
halo,sy orang china yg belajar di indonesia, tadi sy mendengar acara LENTERA, judulnya Hunan. dalam perbincangan ini, mereka bilang di China ada 31 propinsi, informasi ini salah,sebenarnya di negara sy ada 34 propinsi.
• 0062852****5541
bpk maliki yangdhsebut roh papaptlimo pancer semua itu roh goep kalao orang yang ber agama itu beri nama para dewa itusemua menyatu dengan alam papat nomer satu aer yang disebut kakang kawa dua adik ariari tiga puser empat gete atau dara yang alam papat aer bumi angen api makanya kalau sembayang harus aranya kesitu itu yang benar roh empat itu yang menjaga manusia tiga alam semua meyakinni agama menyimpang dari itu sekarang alam suda rentan karena manusia suda menyimpang dari itu orang kalau jau dari itu tidak bisa masok suargo yangdi sebut suargo artinya sokmo masok didalam rogo manusia lagi bareng sama
Indeks>>
© China Radio International.CRI. All Rights Reserved.
16A Shijingshan Road, Beijing, China. 100040