Kemenlu Tiongkok Berharap Korut dan AS Terus Tangani Keprihatinan Masing-masing melalui Dialog
  2018-05-26 14:51:10  Kantor Berita Xinhua

Mengenai pernyataan terbaru pemimpin tertinggi Korut dan AS baru-baru ini, juru bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok Lu Kang kemarin (25/5) menyatakan, pertemuan pemimpin Korut dan AS akan memainkan peranan penting untuk mendorong proses denuklirisasi Semenanjung Korea. Tiongkok berharap Korut dan AS terus mengusahakan penyelesaian keprihatinan masing-masing melalui dialog dan konsultasi guna mendorong denuklirisasi Semenanjung Korea.

Presiden AS Donald Trump pada hari Kamis lalu (24/5) mengumumkan membatalkan pertemuan dengan pemimpin tertinggi Korut, Kim Jong Un di Singapura pada 12 Juni mendatang. Sementara itu, Wakil Menlu Korut Kim Kye-gwan menyatakan, Korut bersedia menyelesaikan masalah dengan AS dalam bentuk apa pun dan pada waktu kapan pun.

Lu Kang menyatakan, dalam situasi saat ini, kami berharap Korut dan AS menyayangi perkembangan positif yang dicapai dalam beberapa waktu yang lalu, terus memelihara kesabaran, berupaya bersama dan terus mengusahakan penyelesaian masalah melalui dialog untuk mendorong denuklirisasi Semenanjung Korea.

Korea Utara mengumumkan membongkar tempat percobaan senjata nuklir di Punggye-ri pada 24 Mei lalu. Lu Kang menyatakan bahwa Tiongkok menyatakan sambutan atas keputusan Korut tersebut.

Stop Play
Terpopuler
• Xi Jinping Temui Pangeran Andrew Edward
• Xi Jinping Sebut Tiongkok Akan Berkembang dalam Lingkungan Keterbukaan
• Xi Jinping Memimpin Sidang Pertama Komisi Pekerjaan Urusan Luar Negeri Komite Sentral PKT
• Tiongkok Siap Berikan Pembalasan Terhadap Tarif Impor Baru AS
• Wang Yi Temui Menteri Luar Negeri Korea Utara Ri Yong Ho
• Xi Jinping Adakan Pembicaraan dengan Presiden Zimbabwe
Indeks>>
Komentar Pembaca
• Surat dari pendengar setia Bpk. Rudi Hartono
5 tahun sudah berlalu saya bersama rekan H Sunu Budihardjo mengunjungi Kota Beijing dimana telah terukir  kenangan terindah dalam kehidupan saya dalam memenangkan Hadiah Utama 60 tahun hubungan diplomatic Tiongkok – Indonesia dan 60 tahun berdirinya China Radio International. Saya bersama rekan H Sunu Budihardjo menuju Beijing pada 12 Juli 2010 disambut hangat oleh salah satu penyiar CRI, Nona Nina di Bandara International Beijing.  Kami pun menginap di salah satu hotel di Beijing untuk melakukan perjalanan wisata kota Beijing. Berikut tempat wisata yang kami kunjungi adalah :
• 0062813****0007
1. CRI (Bahasa Indonesia) disiarkan melalui Elshinta. Sekarang pindah gelombong berapa ? 2. Apa CRI (Bahasa Indonesia) tdk diadakan lagi di Indonesia ? Mohon balasan !
• 0062813****2398
halo,sy orang china yg belajar di indonesia, tadi sy mendengar acara LENTERA, judulnya Hunan. dalam perbincangan ini, mereka bilang di China ada 31 propinsi, informasi ini salah,sebenarnya di negara sy ada 34 propinsi.
• 0062852****5541
bpk maliki yangdhsebut roh papaptlimo pancer semua itu roh goep kalao orang yang ber agama itu beri nama para dewa itusemua menyatu dengan alam papat nomer satu aer yang disebut kakang kawa dua adik ariari tiga puser empat gete atau dara yang alam papat aer bumi angen api makanya kalau sembayang harus aranya kesitu itu yang benar roh empat itu yang menjaga manusia tiga alam semua meyakinni agama menyimpang dari itu sekarang alam suda rentan karena manusia suda menyimpang dari itu orang kalau jau dari itu tidak bisa masok suargo yangdi sebut suargo artinya sokmo masok didalam rogo manusia lagi bareng sama
Indeks>>
© China Radio International.CRI. All Rights Reserved.
16A Shijingshan Road, Beijing, China. 100040