Web  indonesian.cri.cn  
zhī hū zhě yě
  2009-11-13 16:14:35  CRI

zhī hū zhě yě: keempat huruf Tionghoa ini merupakan kata bantu yang dipakai di jaman kuno. Pepatah ini melukiskan seseorang yang selalu memakai huruf tulisan ketika berbincang dengan orang lain.

 

Zhao Kuangyin adalah Kaisar Pertama Dinasti Song, setelah ia berhasil menyatukan negara, ia bersiap memperluas wilayah negaranya. Pada suatu hari, ia keluar kota dengan melewati Pintu Gerbang Zhuque, terlihat di atas pintu gerbang itu tertulis "Zhu Que Zhi Men" atau "Pintu Nan Zhuque". Maka ia menanyakan kepada menterinya Zhao Pu, mengapa tidak langsung ditulis "Zhu Que Men" atau Pintu Zhuque, apa kegunaan huruf "Zhi" di antara kata Zhu Que dan Men". Zhao Pu menjawab: huruf "Zhi" adalah kata bantu. Setelah mendengar jawabannya, Kaisar Zhao Kuangyin tertawa dan mengatakan: kata bantu seperti kata Zhi Hu Zhe dan Ye dapat melengkapi apa saja?

Lama kelamaan, Zhi Hu Zhe Ye digunakan dalam sebuah pepatah yang berbunyi: Zhi Hu Zhe Ye Yi Yan Zai, Yong De Cheng Zhang Hao Xiu Cai. Artinya kata bantu seperti Zhi Hu Zhe Ye tidak mempunyai arti apa-apa, namun bila dipakai oleh orang pintar baru bisa memperbaiki artikel.

 

Stop Play
Terpopuler
• Pertemuan ke-11 Organisasi Persahabatan Non Pemerintah Tiongkok-ASEAN Luluskan Deklarasi Siem Reap
• Perayaan HUT 50 Tahun ASEAN Digelar di Manila
• Daerah Otonom Mongolia Dalam Rayakan HUT ke-70
• Kepala Ekonom IMF: Tiongkok Akan Terus Menjadi Pendorong Utama bagi Pertumbuhan Ekonomi Dunia
• Presiden Filipina Rodrigo Duterte Temui Menteri Luar Negeri Tiongkok Wang Yi
• AS Didesak Hentikan Pengintaian di Dekat Wilayah Tiongkok
Indeks>>
Komentar Pembaca
• Surat dari pendengar setia Bpk. Rudi Hartono
5 tahun sudah berlalu saya bersama rekan H Sunu Budihardjo mengunjungi Kota Beijing dimana telah terukir  kenangan terindah dalam kehidupan saya dalam memenangkan Hadiah Utama 60 tahun hubungan diplomatic Tiongkok – Indonesia dan 60 tahun berdirinya China Radio International. Saya bersama rekan H Sunu Budihardjo menuju Beijing pada 12 Juli 2010 disambut hangat oleh salah satu penyiar CRI, Nona Nina di Bandara International Beijing.  Kami pun menginap di salah satu hotel di Beijing untuk melakukan perjalanan wisata kota Beijing. Berikut tempat wisata yang kami kunjungi adalah :
• 0062813****0007
1. CRI (Bahasa Indonesia) disiarkan melalui Elshinta. Sekarang pindah gelombong berapa ? 2. Apa CRI (Bahasa Indonesia) tdk diadakan lagi di Indonesia ? Mohon balasan !
• 0062813****2398
halo,sy orang china yg belajar di indonesia, tadi sy mendengar acara LENTERA, judulnya Hunan. dalam perbincangan ini, mereka bilang di China ada 31 propinsi, informasi ini salah,sebenarnya di negara sy ada 34 propinsi.
• 0062852****5541
bpk maliki yangdhsebut roh papaptlimo pancer semua itu roh goep kalao orang yang ber agama itu beri nama para dewa itusemua menyatu dengan alam papat nomer satu aer yang disebut kakang kawa dua adik ariari tiga puser empat gete atau dara yang alam papat aer bumi angen api makanya kalau sembayang harus aranya kesitu itu yang benar roh empat itu yang menjaga manusia tiga alam semua meyakinni agama menyimpang dari itu sekarang alam suda rentan karena manusia suda menyimpang dari itu orang kalau jau dari itu tidak bisa masok suargo yangdi sebut suargo artinya sokmo masok didalam rogo manusia lagi bareng sama
Indeks>>
© China Radio International.CRI. All Rights Reserved.
16A Shijingshan Road, Beijing, China. 100040