Dalam pertandingan semifinal yang baru berakhir sore tadi (16/5) di Guangzhou, Provinsi Guangdong Tiongkok, tim Indonesia telah kalah dari tim Korea Selatan dengan skor 1:3, Dengan demikian Indonesia gagal masuk ke babak final.
Dalam pertandingan babak pertama, ganda campuran Indonesia Nova Widianto/ Lilyana Nastir berhasil ditaklukkan oleh pasangan muda Korea Selatan Lee Yong-dae/ Lee Hyo-jung dengan skor 0:2. Usai pertandingan, Nova mengatakan, dirinya dan Lilyana tidak dapat mengikuti tempo permainan pasangan Korsel itu.
Kemudian, dalam babak kedua, Sony Dwi Kuncoro yang mendapatkan dukungan kuat semua penonton berjuang meraih satu poin untuk pasukan Indonesia. Kemenangan Sony diharapkan sebagai kebangkitan Tim Indonesia.
Walaupun Maria Kristin Yulianti sedang mengalami cidera lutut, namun gadis belia ini terus berjuang sampai penghabisan, bahkan ia hampir saja meraih kemenangan dalam pertandingan tersebut, namun akhirnya menyerah kalah pada Hwang Sung-hwan dengan skor 0:2. Dengan kekalahan Maria Kristin, Tim Indonesia sudah ketinggalan dengan skor 1:2.
Babak ketiga merupakan babak penentuan. Pasangan ganda putra Hendra Setiawan/ Mohammad Ahsan sekali lagi diturunkan ke lapangan. Pada pertandingan set pertama, keduanya masih belum dapat menyesuaikan diri dalam pertandingan sehingga mudah dikalahkan oleh pasangan Jung Jae-sung/ Lee Yong-dae. Pada set ke dua, pasangan Indonesia mencoba memenangkan pertandingan, namun sayangnya pasangan Korea Selatan kembali menaklukan pasangan Indonesia.
Usai pertandingan, Wakil Manajer pasukan Indonesia Yacob Rusdianto menjelaskan, sebab utama kekalahan tim Indonesia adalah belum pulihnya cidera para pemain. Ia juga menyampaikan permintaan maaf kepada para supporter Indonesia dan berterimakasih atas dukungan yang sudah diberikan.
Yacob optimis, dua tahun kemudian saat para pemain yunior ini menjadi matang, tim Indonesia pasti akan dapat merebut kembali Piala Sudirman ke tanah air.

















