Perkenalan Beijing University of Chinese Medicine
  2009-06-28 13:35:23  CRI

Seiring dengan menyebarnya 'demam Tiongkok' di seluruh dunia, semakin banyak sahabat asing menaruh minat yang besar terhadap budaya kedokteran dan obat-obatan tradisional Tiongkok. Berikut kami perkenalkan Beijing University of Chinese Medicine yang merupakan satu-satunya perguruan tinggi ilmu kedokteran dan obat-obatan Tiongkok tingkat nasional. Dewasa ini, universitas tersebut telah menjadi pilihan utama orang asing menghayati dan belajar ilmu kedokteran Tiongkok.

Beijing University of Chinese Medicine terletak bagian utara Kota Beijing. Memasuki sekolah tersebut segera tercium bau obat-obatan tradisional Tiongkok.

Beijing University of Chinese Medicine didirikan pada tahun 1956, merupakan salah satu dari 4 universitas ilmu kedokteran dan obat-obatan tradisonal Tiongkok yang paling awal dibangun di dalam negeri. Kini, universitas itu telah membuka 9 jurusan tingkat sarjana termasuk jurusan ilmu kedokteran Tiongkok, jurusan obat-obatan Tiongkok, jurusan akupungtur dan moksibusi serta pijat, sementara juga membuka tiga program doktor untuk mahasisa asing, antara lain jurusan ilmu kedokteran Tiongkok, jurusan obat-obatan Tiongkok dan jurusan perintegrasian kedokteran tradisional Tiongkok dan Barat.

Sejak dibangunnya, universitas tersebut mengemban misi penyebaran budaya kedokteran tradisional Tiongkok ke seluruh dunia. Jauh awal pada 50 tahun yang lalu, universitas tersebut mulai menerima mahasiswa asing. Tahun 1960 mulai menerima mahasiswa asing untuk tingkat sarjana, sedangkan tahun 1990 mulai menerima tingkat pascasarjana. Khususnya, sejak tahun 1990-an, tingkat pendidikan formal mahasiswa asing berkembang lebih dinamis. Rektor universitas tersebut, Gao Sihua mengatakan, " Pihaknya sejak merekrut mahasiswa asing, sejauh ini telah mencetak 2900 lebih tenaga terampil berbagai jenis ilmu kedokteran dan obat-obatan tradisonal Tiongkok dari 87 negara dan daerah di dunia."

Selama enam tahun belakangan ini, jumlah mahasiswa asing yang belajar di Beijing University of Chinese Medicine bertambah banyak. Profesor Gao Sihua dalam penjelasannya mengatakan, pihaknya telah mengadakan proyek kerja sama dengan 20 negara dan daerah, sejumlah di antaranya telah menjadi brand kerja sama kalangan ilmu kedokteran Tiongkok dengan luar negeri. Kini Beijing University of Chinese Medicine telah mengadakan kerja sama dengan Middlesex University Inggris, Nanyang Technological University Singapura dan Mashhad University of Medical Science Iran.

Menurut penjelasan, tujuh dari sembilan jurusan tingkat prasarjana dibuka untuk mahasiswa asing. Mereka kebanyakan belajar ilmu kedokteran tradisonal Tiongkok termasuk akupungtur dan moksibusi serta pijat. Untuk memungkinkan mahasiswa asing lebih mengenal dan mendalami kedokteran dan budaya Tiongkok yang kaya, pihak sekolah senantiasa menganjurkan mereka memperdalam pengetahuan mengenai bahasa Tionghoa.

Biaya kuliah standar untuk mahasiswa asing berikut, pendidikan tingkat prasarjana dengan kuliah bahasa Tionghoa 35.000 yuan RMB setiap tahun, 45.000 yuan RMB dengan kuliah bahasa Inggris, sedangkan pendidikan mahasiswa tingkat magister dan tingkat doktor dengan kuliah bahasa Tionghoa 38.000 yuan RMB dan 47.000 yuan RMB setiap tahun.

Rektor Gao Sihua mengatakan, tidak sedikit mahasiswa asing yang telah merampungkan pendidikan di Tiongkok menjadi misi penyebaran budaya kedokteran tradisional Tiongkok di luar negeri.

Stop Play
Terpopuler
• Xi Jinping Temui Pangeran Andrew Edward
• Xi Jinping Sebut Tiongkok Akan Berkembang dalam Lingkungan Keterbukaan
• Xi Jinping Memimpin Sidang Pertama Komisi Pekerjaan Urusan Luar Negeri Komite Sentral PKT
• Tiongkok Siap Berikan Pembalasan Terhadap Tarif Impor Baru AS
• Wang Yi Temui Menteri Luar Negeri Korea Utara Ri Yong Ho
• Xi Jinping Adakan Pembicaraan dengan Presiden Zimbabwe
Indeks>>
Komentar Pembaca
• Surat dari pendengar setia Bpk. Rudi Hartono
5 tahun sudah berlalu saya bersama rekan H Sunu Budihardjo mengunjungi Kota Beijing dimana telah terukir  kenangan terindah dalam kehidupan saya dalam memenangkan Hadiah Utama 60 tahun hubungan diplomatic Tiongkok – Indonesia dan 60 tahun berdirinya China Radio International. Saya bersama rekan H Sunu Budihardjo menuju Beijing pada 12 Juli 2010 disambut hangat oleh salah satu penyiar CRI, Nona Nina di Bandara International Beijing.  Kami pun menginap di salah satu hotel di Beijing untuk melakukan perjalanan wisata kota Beijing. Berikut tempat wisata yang kami kunjungi adalah :
• 0062813****0007
1. CRI (Bahasa Indonesia) disiarkan melalui Elshinta. Sekarang pindah gelombong berapa ? 2. Apa CRI (Bahasa Indonesia) tdk diadakan lagi di Indonesia ? Mohon balasan !
• 0062813****2398
halo,sy orang china yg belajar di indonesia, tadi sy mendengar acara LENTERA, judulnya Hunan. dalam perbincangan ini, mereka bilang di China ada 31 propinsi, informasi ini salah,sebenarnya di negara sy ada 34 propinsi.
• 0062852****5541
bpk maliki yangdhsebut roh papaptlimo pancer semua itu roh goep kalao orang yang ber agama itu beri nama para dewa itusemua menyatu dengan alam papat nomer satu aer yang disebut kakang kawa dua adik ariari tiga puser empat gete atau dara yang alam papat aer bumi angen api makanya kalau sembayang harus aranya kesitu itu yang benar roh empat itu yang menjaga manusia tiga alam semua meyakinni agama menyimpang dari itu sekarang alam suda rentan karena manusia suda menyimpang dari itu orang kalau jau dari itu tidak bisa masok suargo yangdi sebut suargo artinya sokmo masok didalam rogo manusia lagi bareng sama
Indeks>>
© China Radio International.CRI. All Rights Reserved.
16A Shijingshan Road, Beijing, China. 100040