AS Terus Sempurnakan Mekanisme Pengawasan Keamanan Makanan
  2009-07-10 09:16:07  CRI

Dalam Ruangan Kesehatan edisi ini akan kami perkenalkan mekanisme pengawasan keamanan makanan Amerika Serikat AS.

Meskipun juga terjadi masalah keamanan makanan yang begini atau begitu, tapi sistem jaminan keamanan makanan AS tetap relatif sempurna di dunia, tingkat kepercayaan masyarakat AS terhadap keamanan makanan domestik juga relatif tinggi, semuanya itu berkat diberlakukannya serangkaian hukum dan peraturan mengenai keamanan makanan yang relatif sempurna di negeri tersebut. Akan tetapi, sistem hukum dan peraturan AS itu bukannya dibentuk dalam waktu pendek, dan terus direformasi dan disempurnakan dalam 100 tahun lebih.

Undang undang terkait AS yang paling awal mengenai keamanan makanan adalah 'meniru ' Inggris. Pada tahun 1202, Inggris mengemukakan Undang Undang Roti yang merupakan UU mengenai makanan yang pertama, UU tersebut terutama melarang pabrik roti mencampuri tepung vicia faba dan kacang polong dalam membuat roti gandum. Tahun 1880, ahli kimia utama Departemen Pertanian AS, Peter setelah mengadakan pemeriksaan terhadap sejumlah produk makanan yang dipalsukan, mengusulkan kepada Kongres agar meluluskan sebuah UU mengenai makanan dan obat-obatan, tapi rancangan resolusi itu diveto.

Pada awal tahun 1906, novel "Slaughter House" diluncurkan di AS, pengarang buku tersebut membeberkan keadaan sanitasi sebuah pabrik pemotongan hewan dan pemrosesan daging di Chicago melalui penghayatannya sendiri, pabrik mencampurkan cacahan ham bulukan sebagai bahan sosis, tikus mati juga masuk dalam mesin penggiling daging, para buruh sembarang membuang ludah dan mondar mandir di atas daging yang bakal diproses dan lain sebagainya.

Buku tersebut sempat ditanggapi ramai masyarakat AS, sehingga mereka tidak berani membeli produk-produk daging, ini mengakibatkan volume penjualan produk daging di AS merosot tajam ketika itu. Selain itu, negara-negara Eropa juga mengurangi dalam skala besar impor produk makanan hewani dari AS sehingga menerpa hebat industri peternakan AS. Departemen Pertanian selanjutnya mengadakan pemeriksaan terhadap perusahaan pengolahan daging-dagingan, dan hasil pemeriksaannya adalah keadaan sanitasi sangat memuakkan.

Dalam keadaan demikian, UU Makanan Dan Obat-obatan adalah sebuah hukum federal mengenai pelarangan pemalsuan produk makanan, minuman dan obat-obatan yang dikeluarkan bulan Juni tahun 1906, dan merupakan UU terkait nasional pertama yang dikeluarkan pemerintah AS ketika itu, sementara menandakan dimulainya penegakan hukum di bidang keamanan makanan. Bersaman juga diluluskan UU Inspeksi Daging-dagingan, kedua UU tersebut telah meletakkan dasar tahap awal terhadap pembakuan pengolahan makanan, perusahaan produksi daging-dagingan dan pembentukan sistem pengawasan keamanan makanan.

Pemerintah AS selain mementingkan pelaksanaan dengan ketat UU tersebut, juga mengadakan perubahan dan penyesuaian kembali terhadap UU dengan tepat waktu merujuk pada munculnya problema pada periode yang berbeda, sehingga mendorong disempurnakannya lebih lanjut hukum terkait.

Tahun 1938, sehubungan dengan konsep yang tertera dalam UU Makanan Dan Obat-obatan mengenai pelarangan penambahan materi berbahaya dalam makanan itu kurang jelas, berdasarkan usul badan terkait, pemerintah AS mengadakan perubahan dan penambahan pasal terhadap UU tersebut, sementara menerima baik UU Federal mengenai Makanan, Obat Dan Komestik. Naskah rancangan menambah banyak pasal baru, dan lingkup pengelolaannya diperluas sampai bidang komestik dan alat-alat kedokteran.

Pada tahun 1950-an sampai 1960-an, seiring dengan perkembangan cepat ekonomi, di AS muncul gejala penyalahgunaan aditif makanan, pestisida, obat pembasmi hama tanaman, obat pembasmi rumput dan preparat kimia sintetis lainnya di bidang pengolahan makanan dan sektor pertanian, semuanya itu mendatangkan bahaya serius bagi kesehatan manusia dan lingkungan terhadap kelangsungan hidup masyarakat. Untuk membakukan standar penggunaan aditif makanan dan pestisida, pemerintah AS berulang-kali mengadakan penyesuaian kembali terhadap hukum dan peraturan yang terkait, susul menyusul mengeluarkan naskah rancangan mengenai aditif makanan, aditif pewarna makanan, pengontrolan terhadap penyalahgunaan obat-obatan, UU Formula Makanan Bayi, UU Federal mengenai obat pembasmi hama tanaman, pembasmi kuman dan pembasmi tikus dan lain sebagainya.

Di bidang penggunaan zat aditif, UU terkait menerapkan, asalkan dapat memicu kanker setelah dikonsumsi manusia dan binatang atau melalui tes keamanan makanan dan dibuktikan dapat memicu kanker, aditif makanan tersebut dilarang penggunaannya. Di bidang penggunaan pestisida, pemerintah AS menugaskan badan pelestarian lingkungan menyusun nilai ambang atas NAB penggunaan pestisida, dan menuntut semua pestisida harus menggunakan NAB yang ditentukan lembaga pelestarian lingkungan.

Selama 100 tahun ini, pemerintah AS seluruhnya menyusun dan merevisi 30 lebih hukum dan peraturan komprehensif dan konkret yang berkaitan dengan keamanan makanan, selain UU yang telah disebut tadi, pemerintah AS juga susul menyusul mengeluarkan undang-undang termasuk pelayanan kesehatan umum, perlindungan mutu makanan, pemeriksaan produk telur dan sistem penarikan kembali produk dan lain sebagainya. Semua UU tersebut telah melindungi hak dan kepentingan sah konsumen, serta menyediakan bukti penting bagi penyusunan kebijakan pengawasan keamanan makanan, standar pemantauan makanan, dan memungkinkan keamanan suplai makanan di dalam negeri AS dapat terjamin.

Stop Play
Terpopuler
• Xi Jinping Temui Pangeran Andrew Edward
• Xi Jinping Sebut Tiongkok Akan Berkembang dalam Lingkungan Keterbukaan
• Xi Jinping Memimpin Sidang Pertama Komisi Pekerjaan Urusan Luar Negeri Komite Sentral PKT
• Tiongkok Siap Berikan Pembalasan Terhadap Tarif Impor Baru AS
• Wang Yi Temui Menteri Luar Negeri Korea Utara Ri Yong Ho
• Xi Jinping Adakan Pembicaraan dengan Presiden Zimbabwe
Indeks>>
Komentar Pembaca
• Surat dari pendengar setia Bpk. Rudi Hartono
5 tahun sudah berlalu saya bersama rekan H Sunu Budihardjo mengunjungi Kota Beijing dimana telah terukir  kenangan terindah dalam kehidupan saya dalam memenangkan Hadiah Utama 60 tahun hubungan diplomatic Tiongkok – Indonesia dan 60 tahun berdirinya China Radio International. Saya bersama rekan H Sunu Budihardjo menuju Beijing pada 12 Juli 2010 disambut hangat oleh salah satu penyiar CRI, Nona Nina di Bandara International Beijing.  Kami pun menginap di salah satu hotel di Beijing untuk melakukan perjalanan wisata kota Beijing. Berikut tempat wisata yang kami kunjungi adalah :
• 0062813****0007
1. CRI (Bahasa Indonesia) disiarkan melalui Elshinta. Sekarang pindah gelombong berapa ? 2. Apa CRI (Bahasa Indonesia) tdk diadakan lagi di Indonesia ? Mohon balasan !
• 0062813****2398
halo,sy orang china yg belajar di indonesia, tadi sy mendengar acara LENTERA, judulnya Hunan. dalam perbincangan ini, mereka bilang di China ada 31 propinsi, informasi ini salah,sebenarnya di negara sy ada 34 propinsi.
• 0062852****5541
bpk maliki yangdhsebut roh papaptlimo pancer semua itu roh goep kalao orang yang ber agama itu beri nama para dewa itusemua menyatu dengan alam papat nomer satu aer yang disebut kakang kawa dua adik ariari tiga puser empat gete atau dara yang alam papat aer bumi angen api makanya kalau sembayang harus aranya kesitu itu yang benar roh empat itu yang menjaga manusia tiga alam semua meyakinni agama menyimpang dari itu sekarang alam suda rentan karena manusia suda menyimpang dari itu orang kalau jau dari itu tidak bisa masok suargo yangdi sebut suargo artinya sokmo masok didalam rogo manusia lagi bareng sama
Indeks>>
© China Radio International.CRI. All Rights Reserved.
16A Shijingshan Road, Beijing, China. 100040