Dalam Ruangan Kesehatan edisi ini akan kami bicarakan silat Taiji atau Taijiquan dan kebugaran jasmani.
Dalam upacara pembukaan Olimpiade Beijing tanggal 8 Agustus lalu, pemandangan ribuan orang mendemonstrasikan silat Taiji memungkinkan seluruh dunia terpesona oleh cabang olahraga tradisional Tiongkok itu. Taijiquan sejak dahulu kala sangat populer di kalangan masyarakat Tiongkok, praktek membuktikan bahwa mengadakan latihan Taijiquan merupakan suatu cara penting untuk menyehatkan badan dan mencegah penyakit. Melalui latihan Taijiquan dapat menguatkan stamina, cara yang baik bagi pengobatan suplementer penyakit kronis termasuk tekanan darah tinggi. Berikut kami perkenalkan bagaimana melalui latihan Taijiquan mencapai kebugaran jasmani dan mengobati penyakit.
Taijiquan adalah sejenis silat kuno di Tiongkok yang memadukan dengan erat pemikiran, pernapasan dan pergerakan. Dilihat dari segi kedokteran tradisional Tiongkok, olahraga tersebut dapat memperlancar meridian dan pembuluh sekunder, fungsi energi vital dan keadaan darah. Silat Taiji yang geraknya lamban dan sambung menyambung itu sangat cocok bagi orang tua untuk menggerakkan badan dan menjaga kesehatan.
Ibu Zhang Zufen kini berusia 56 tahun dan baru pensiun. Pekerjaan sibuk selama puluhan tahun memungkinkan ia menderita banyak penyakit kronis, khususnya insomnia. Ia tidak dapat tidur lelap di malam hari dan tidak bersemangat di siang hari. Di bawah dorongan putrinya, ia setiap pagi menuju taman-taman untuk berlatih silat Taiji, selama setengah tahun saja, gejala insomnia Ibu Zhang membaik banyak. Dikatakannya," Saya menderita insomnia yang hebat pada masa dahulu. Baik obat Barat maupun obat tradisional Tiongkok telah dicoba semua, bahkan membeli pula alat fisioterapi, tapi tetap tidak dapat sembuh. Sekarang telah pensiun, maka, di pagi hari berlatih silat Taiji di taman-taman. Pada mulanya, pinggang merasa pegal-pegal, tapi lama kelamaan merasa sangat relaks, silat Taiji dapat melatih otot dan tulang."
Meskipun gejala penyakitnya membaik, tapi di lubuk hati Ibu Zhang tetap terdapat suatu pertanyaan, silat Taiji yang gerakannya sangat lamban dan sambung menyambung itu bagaimana dapat mengobati penyakit ? Mengenai hal itu, pakar Taijiquan dalam penjelasannya mengatakan, kedokteran tradisional Tiongkok berpendapat, manusia adalah kesatuan yang organik, dilalui meridian dan pembuluh sekunder, tidak hanya mempengaruhi organ tubuh, juga menyambung ke kaki dan tangan. Sedangkan cara latihan unik Taijiquan justru menguntungkan pelancaran meridian dan pembuluh sekunder.
Kedokteran tradisional Tiongkok berpendapat, kekacauan meridian dan pembuluh sekunder manusia dan ketidak seimbangan fungsi energi vital dan keadaan darah dapat memicu penyakit. Taijiquan menekankan kerelaksan seluruh fisik dan mental, melalui gerakan yang lamban dan sambung menyambung serta sesuai dapat memungkinkan seluruh badan merasa hangat. Mempercepat laju dan kekuatan konduksi meridian dan pembuluh sekunder, meningkatkan pencegahan penyakit dan kemampuan rehabilitasi. Selain itu, dalam olahraga Taijiquan, pemutaran pinggang, perentangan dan penekukan kaki dan tangan dapat menimbulkan penarikan dan penekanan terhadap 300 lebih titik akupuntur seluruh badan, ini pada kenyataannya merupakan pemijatan sendiri dan terapi akupungtur. Latihan silat Taiji bermanfaat bagi pengobatan penyakit kronis temasuk sistem pernapasan, sistem pencernaan dan sistem saraf.
Bapak Fu Shengyuan kini berusia 80 tahun dan badannya tetap sehat. Ia mengatakan, Taijiquan merupakan olahraga yang memadukan bagian dalam dan bagian luar badan. Dikatakannya," Taijiquan bukannya olahraga yang seru. Berlatih silat Taiji dapat menyembuhkan penyakit kronis, reumatik, tekanan darah tinggi dan radang lambung. Gerakan kelihatannya sangat lamban tapi berefek memijati organ tubuh."
Pakar Taijiquan, Cui Zhongsan yang pernah menjabat sebagai instruktur demonstrasi Taijiquan dalam Olimpiade Beijing menjelaskan, Taijiquan dianggap sebagai jenis silat yang tingkatnya tertinggi dalam wushu Tiongkok, karena bukan mengutamakan kompetisi, maka, peran utama silat Taiji termanifestasi di bidang menyempurnakan budi pekerti dan batin, memelihara qi dan semangat. Taijiquan menekankan kesatuan fisik dan mental, mengadakan latihan silat Taiji dalam jangka panjang dapat meredakan gejala penyakit kronis, misalnya gelisah, depresi, suka marah dan letih. Maka, Taijiquan tidak saja dapat menyempurnakan budi pekerti, juga memelihara kesehatan. Cui Zhongsan mengatakan, " Latihan silat Taiji dapat menetralkan perasaan, apalagi bagi kawula muda yang irama kehidupan dan pekerjaan sangat cepat dewasa ini ."
Cui Zhongshan berpendapat, tekanan kehidupan orang jaman sekarang sangat besar, sehingga memicu kebiasaan buruk seperti merokok, mabuk-mabukan dan menyalahgunakan narkoba. Sedangkan latihan silat Taiji merupakan cara yang sangat baik untuk meredakan tekanan. Keseimbangan psikologi dengan wajar memicu keseimbangan organ-organ vital tubuh manusia dan fungsi fisiologi, sehingga dapat menjauhi kebiasaan buruk masyarakat dan pola kehidupan.
Kini, Taijiquan yang merupakan cabang olahraga tradisional Tiongkok kuno semakin digemari sahabat-sahabat asing. Warga Inggris bernama Ugur Osman telah menekuni Taijiquan selama 18 tahun, sekarang ia membuka kursus Taijiquan di daerah bagian barat daya Inggris, sekitar 40 siswa tengah belajar silat Taiji dari Ugur Osman. Dikatakannya," Dibandingkan dengan olahraga lainnya, Taijiquan merupakan olahraga yang terbaik, baik untuk semangat, maupun untuk badan dan kesehatan. Taijiquan tidak saja merupakan latihan dan olahraga, juga merupakan suatu konsep. Saya mendapat manfaat yang sangat besar melalui latihan Taijiquan, kini badan saya lebih kuat, sehat, otak lebih cerdas dan tampak lebih ganteng."
Dilihat dari pandangan kedokteran, Taijiquan adalah senam kebugaran dan senam fisioterapi. Pakar Taijiquan Tiongkok tengah berupaya memeratakan silat Taiji ke seluruh dunia, agar menjadi metode suplementer yang efektif kedokteran Barat.

















