Dalam Ruangan Kesehatan untuk edisi ini akan kami bicarakan bahayanya kaum wanita mengidap penyakit pembuluh darah jantung.
Suatu hasil penelitian global menunjukkan, di antara 16,5 juta penderita penyakit pembuluh darah jantung yang meninggal setiap tahun, sekitar 8,6 juta adalah kaum wanita. Angka itu merupakan dua kali lipat jumlah wanita penderita kanker mulut rahim dan kanker kelenjar payudara. Keadaan aktualnya ialah rendahnya tingkat pengetahuan kaum wanita terhadap bahaya penyakit pembuluh darah jantung, kebanyakan kaum wanita tetap tidak menyadari bahayanya penyakit jantung, sebaliknya mengkhawatirkan bahaya penyakit jantung pada suaminya lebih besar daripada dirinya sendiri, hanya 13 persen kaum wanita yakin bahwa penyakit jantung menjadi ancaman yang sangat besar terhadap jiwa mereka.
Kecirian prognosis penyakit jantung koroner wanita.
1. Dalam satu tahun setelah kambuhnya penyakit jantung, sekitar 42 persen penderita wanita mungkin meninggal, angka itu lebih tinggi satu kali lipat daripada kaum lelaki.
2. Sesudah pertama kali penyakit jantung kaum wanita kambuh, keadaan itu lebih mudah terjadi ulang dibandingkan dengan kaum lelaki.
Usul baik menjaga kesehatan jantung wanita.
Menjauhi rokok. Merokok merupakan musuh besar bagi pembuluh darah jantung, dan bahayanya pada perokok wanita lebih tinggi. Kalau dapat menghentikan kebiasaan merokok dalam satu tahun, tingkat pengidapan penyakit jantung akan berkurang 50 persen.
Mengontrol ukuran pinggang. Lemak yang berlebihan di bagian perut dapat memasuki pembuluh darah, menyebabkan asam lemak dalam darah berlebihan dan menyumbat pembuluh nadi.
Menambah rutinitas olahraga. Setiap hari dianjurkan mengadakan latihan jasmani selama 30 menit hingga satu jam. Ini dapat menurunkan tekanan darah dan menambah 'kolestrol baik'. Umumnya berjalan-jalan dan mengadakan pekerjaan rumah tangga tidak dapat melatih jantung, hendaknya mengadakan latihan jasmani sampai keluar keringat sedikit.
Mengkonsumsi makanan yang rendah kadar garamnya. Asupan garam harian untuk wanita usia 50 tahun ke atas perlu dikontrol di bawah 1.500 mg.
Menurunkan asam lemak jenuh, menambah penyerapan asam lemak tidak jenuh. Asam lemak jenuh dan lemak transgenik dapat menambah kolesterol buruk LDL dan akan menyumbat pembuluh darah. Lemak tidak jenuh kebanyakan dapat diambil dari ikan-ikanan yang kaya mengandung asam lemak Omega-3.
Mengkonsumsi makanan yang aneka warna. Misalnya pocai, wortel, persit, strawberry yang kaya mengandung anti-oksidan dan serat.
Meringankan tekanan kehidupan dan pekerjaan yang berlebihan.
Mengadakan pemeriksaan rutin badan, dan memperhatikan tekanan darah, kadar gula darah, lemak dalam darah, elektrokardiogram dan lain-lainnya.
Penggunaan obat-obatan.
Pakar Amerika Serikat mengusulkan untuk meningkatkan penggunaan Aspirin di kalangan penderita rawan penyakit jantung. Penderita yang mempunyai risiko infark otot jantung, angina pektoris dan stroke hendaknya mengkonsumsi Aspirin dalam dosis kecil.
Mengenai masalah estrogen kaum wanita yang mati haid mengganti pengobatan dan pencegahan penyakit jantung koroner telah dibuktikan tidak efektif bahkan merugikan kesehatan wanita pada sidang tahunan ACC 2004.
Mengontrol penyakit kronis. Penderita tekanan darah tinggi, kencing manis harus rajin minum obat setiap hari, bersamaan juga perlu memperhatikan makan dan minum sehari-hari dan mengintensifkan latihan jasmani.
Titik berat intervensi dan riset jantung koroner wanita masa depan.
Meningkatkan kepedulian tenaga medis terhadap wanita penderita penyakit jantung, menangani dengan positif unsur bahaya terkait dalam praktek klinis.
Menggalakkan tingkat pengetahuan mengenai penyakit pembuluh darah jantung adalah sebab utama pemicu kematian kaum wanita.
Mengerti lebih baik unsur bahaya wanita penderita penyakit pembuluh darah jantung.
Memperbaiki metode pengobatan terhadap wanita penderita penyakit pembuluh darah jantung, dalam uji coba klinis perlu menambah representatif wanita.
Mempedulikan kesehatan jantung kaum wanita mempunyai arti sosial yang sangat tinggi. Kaum wanita tidak saja memikul pekerjaan tertentu di masyarakat, juga menjadi tulang punggung utama dalam keluarga, mengatur kehidupan sehari-hari keluarganya. Banyak wanita tekanan kerjanya berat, irama kehidupannya cepat, sering tidak mempunyai waktu luang untuk memperhatikan kesehatannya sendiri, sehingga masalah kesehatan wanita terus timbul. Kaum wanita telah menjadi kunci kesehatan seluruh keluarga, ini disebabkan karena kaum wanita umumnya adalah ibu rumah tangga, begitu mereka mempedulikan kesehatannya, maka, dapat menggerakkan pemasokan untuk kesehatan seluruh keluarganya. Misalnya, mengubah pola kehidupan suami dan anak-anaknya, memilih minyak nabati yang cocok, bagaimana merancangkan menu makanan keluarganya, semua perubahan tersebut terakhir dapat mendatangkan kesehatan bagi seluruh keluarga bahkan beberapa generasi. Apalagi penyelesaian masalah obesitas yang berkaitan erat dengan kebiasaan makan dan minum dan pola kehidupan sehari-hari, ibu rumah tanggal mempunyai peran kunci.
Singkat kata, kami harus menghilangkan ' prasangka ' gender terhadap penyakit pembuluh darah jantung, meningkatkan pengetahuan terhadap kekhususan penyakit jantung koroner di kalangan kaum wanita, sepenuhnya menyadari kecirian penyakit tersebut, lebih dini mengadakan diagnosa dan meningkatkan penelitiannya, menemukan konsep pengobatan terbaik yang cocok bagi wanita sejenis dalam rangka memperjuangkan dicapainya prognosis terbaik. Bersamaan juga menghimbau kaum wanita dapat mempedulikan kesehatannya sendiri, memupuk pola kehidupan yang sehat, dan meningkatkan kesadaran dalam menjaga kesehatannya sendiri.

















