Makanan Berimbang Mendatangkan Kehidupan Sehat
  2009-07-10 09:16:12  cri
Dalam Ruangan Kesehatan edisi pekan ini akan kami bicarakan makanan berimbang mendatangkan kehidupan yang sehat.

Selama beberapa tahun ini, seiring dengan meningkatnya taraf kehidupan, struktur gizi makanan orang Tiongkok mengalami perubahan yang sangat besar. Akan tetapi, sehubungan dengan kekurangan pandangan yang tepat terhadap makan dan minum sehari-hari, masalah berlebihan dan ketidak seimbangan gizi semakin menonjol, yang memicu bahaya bagi kesehatan manusia, misalnya obesitas, lemak darah tinggi dan lemak hati.

Riset kedokteran menunjukkan, berbagai materi gizi dan energi manusia memerlukan asupan dari makanan, operasional organ tubuh termasuk sistem imunisasi dan sistem endokrin membutuhkan jaminan dari berbagai jenis makanan. Menurut penghitungan yang tidak lengkap, kalau seseorang dapat hidup sampai usia 70 tahun, seumur hidupnya perlu mengkonsumsi 50 hingga 60 ton makanan, angka itu pasti mengejutkan Anda.

Meskipun mutu makanan ditingkatkan sangat besar, tapi yang menjadi perbandingan kontras ialah tidak sedikit orang tidak menegakkan dengan ilmiah pandangan mengenai makanan, dan tidak menyadari pentingnya makanan berimbang. Sebenarnya, di sekitar kami terdapat banyak contoh yang familiar, setiap hari raya atau tahun baru, pasti terdapat sejumlah orang yang makan minum sangat berlebihan sehingga harus masuk rumah sakit, tidak sedikit orang terlalu suka akan makanan yang tinggi kalori dan tinggi lemak, dan perutnya tertimbun lemak sebelum memasuki setengah baya, ini juga termanifestasi pada semakin banyak jumlahnya anak yang berlebihan berat badannya. Statistik Kementerian Kesehatan Tiongkok menunjukkan, kelompok penderita penyakit kronis gara-gara makan dan minum terus membengkak, dewasa ini, jumlah penderita tekanan darah tinggi di Tiongkok mencapai 160 juta orang, kelompok yang abnormal lemak darahnya juga mencapai angka itu, sedangkan penderita kencing manis mencapai 20 juta orang. Mengenai hal itu, Periset Pusat Pengontrolan Penyakit Tiongkok, Yang Xiaoguang menyatakan, 

" Selama beberapa tahun ini, seiring dengan membaiknya jenis makanan, keadaan malgizi semakin menurun. Bersamaan dengan itu, sehubungan dengan berubahnya struktur makanan, penyakit yang berkaitan dengan berlebihan asupan gizi juga bertambah nyata, misalnya obesitas, tekanan darah tinggi, penyakit kencing manis, abnormal lemak darah, semuanya itu telah menjadi masalah menonjol yang mengancam kesehatan warga Tiongkok."

Menyinggung keadaan asupan gizi makanan warga Tiongkok, Yang Xiaoguang menunjukkan bahwa struktur gizi makanan kebanyakan orang tidak rasional, masalah makanan berimbang perlu segera diatasi. Dikatakannya, " Asupan mikro gizi orang Tiongkok secara merata tidak cukup, khususnya zat kalsium dan vitamin A. Selain itu, asupan merata garam dapur dan minyak goreng warga berlebihan, asupan lemak warga kota kebanyakan, tapi asupan makanan berbahan padi-padian agak rendah, asupan hasil susu dan makanan berbahan kacang-kacangan juga sangat besar jaraknya dibandingkan dengan standar kesehatan. Konsumsi susu sapi warga di kota-kota Beijing dan Shanghai merupakan paling terdepan di Tiongkok, tapi juga tidak sampai 80 kilogram setiap tahun, dibandingkan dengan taraf rata-rata dunia, keadaan itu terdapat kesenjangan yang sangat besar."

Apakah artinya makanan berimbang ? Secara sederhana ialah harus memperhatikan asupan seimbang berbagai jenis materi bergizi, yaitu lemak, protein, vitamin dan mineral.

Merujuk pada masalah ketidak seimbangan dalam jangka panjang struktur makan dan minum warga Tiongkok, badan kesehatan Tiongkok memprakarsai prinsip gizi, yaitu energi seimbang, mengutamakan makanan berbahan padi-padian, kurangi konsumsi minyak dan garam. Pakar berpencapat, makanan berimbang termasuk banyak mengkonsumsi makanan berbahan padi-padian, sayur mayur, buah-buahan, ketela, setiap hari minum susu sapi dan produknya, mengkonsumsi kacang kedelai dan produknya, sementara dengan layak menggunakan minyak goreng dan garam dapur sehari-hari. Pakar menunjukkan pula, setiap hari sedapat mungkin mengkonsumsi sayur mayur dan buah-buahan segar, bersamaan juga harus keluar dari pikiran salah yaitu buah-buahan dapat mengganti sayur mayur. Dikatakannya, [ rekaman 4]

" Seorang dewasa paling baik dapat mengkonsumsi 300-500 gram sayur dan 200-400 buah setiap hari, semuanya harus segar, sebab keduanya mempunyai keunggulan yang saling melengkapi, tapi tidak dapat diganti satu sama lain. Proporsi sayur mayur yang warnanya agak dalam harus mencapai 50 persen, sebab kadar vitamin dan zat lainnya dalam tumbuh-tumbuhan itu relatif tinggi dan bermanfaat bagi kesehatan."

Ikan, unggas, telur dan daging tak berlemak kaya mengandung protein, lemak dan mineral, semuanya merupakan bagian penting dari makanan berimbang.

Kacang kedelai dan produknya kaya mengandung protein, asam lemak dan vitamin, sedangkan jenis susu kadar kalsiumnya tinggi, semuanya dapat mengisi kekurangan kalsium dalam struktur makanan warga Tiongkok.

Dalam kehidupan setiap hari, mungkin adalah sulit mengkonsumsi makanan berimbang. Mengenai hal itu, periset Yang Xiaoguang menyatakan, 

" Pada kenyataannya memerlukan waktu yang relatif agak panjang, misalnya dalam waktu satu pekan, volume keseimbangan berbagai jenis makanan dapat terpenuhi, yang lebih penting ialah mempunyai kebiasaan yang baik dalam jangka panjang, bahaya atau manfaat banyak makanan terhadap kesehatan baru tampak dalam jangka panjang."

Sehubungan dengan kondisi setiap orang berbeda, tuntutan akan gizi juga berlainan. Bersamaan, struktur gizi tahap usia yang berbeda juga mengalami perubahan, ini memerlukan setiap orang mempunyai kesadaran menyesuaikan kembali pola makan dan minumnya sendiri, dengan demikian badannya baru sehat. Sudah wajar, di atas dasar makan dan minum yang rasional, masih perlu mengadakan latihan jasmani. Ini baru dapat memelihara kesehatan badan.

Stop Play
Terpopuler
• Xi Jinping Temui Pangeran Andrew Edward
• Xi Jinping Sebut Tiongkok Akan Berkembang dalam Lingkungan Keterbukaan
• Xi Jinping Memimpin Sidang Pertama Komisi Pekerjaan Urusan Luar Negeri Komite Sentral PKT
• Tiongkok Siap Berikan Pembalasan Terhadap Tarif Impor Baru AS
• Wang Yi Temui Menteri Luar Negeri Korea Utara Ri Yong Ho
• Xi Jinping Adakan Pembicaraan dengan Presiden Zimbabwe
Indeks>>
Komentar Pembaca
• Surat dari pendengar setia Bpk. Rudi Hartono
5 tahun sudah berlalu saya bersama rekan H Sunu Budihardjo mengunjungi Kota Beijing dimana telah terukir  kenangan terindah dalam kehidupan saya dalam memenangkan Hadiah Utama 60 tahun hubungan diplomatic Tiongkok – Indonesia dan 60 tahun berdirinya China Radio International. Saya bersama rekan H Sunu Budihardjo menuju Beijing pada 12 Juli 2010 disambut hangat oleh salah satu penyiar CRI, Nona Nina di Bandara International Beijing.  Kami pun menginap di salah satu hotel di Beijing untuk melakukan perjalanan wisata kota Beijing. Berikut tempat wisata yang kami kunjungi adalah :
• 0062813****0007
1. CRI (Bahasa Indonesia) disiarkan melalui Elshinta. Sekarang pindah gelombong berapa ? 2. Apa CRI (Bahasa Indonesia) tdk diadakan lagi di Indonesia ? Mohon balasan !
• 0062813****2398
halo,sy orang china yg belajar di indonesia, tadi sy mendengar acara LENTERA, judulnya Hunan. dalam perbincangan ini, mereka bilang di China ada 31 propinsi, informasi ini salah,sebenarnya di negara sy ada 34 propinsi.
• 0062852****5541
bpk maliki yangdhsebut roh papaptlimo pancer semua itu roh goep kalao orang yang ber agama itu beri nama para dewa itusemua menyatu dengan alam papat nomer satu aer yang disebut kakang kawa dua adik ariari tiga puser empat gete atau dara yang alam papat aer bumi angen api makanya kalau sembayang harus aranya kesitu itu yang benar roh empat itu yang menjaga manusia tiga alam semua meyakinni agama menyimpang dari itu sekarang alam suda rentan karena manusia suda menyimpang dari itu orang kalau jau dari itu tidak bisa masok suargo yangdi sebut suargo artinya sokmo masok didalam rogo manusia lagi bareng sama
Indeks>>
© China Radio International.CRI. All Rights Reserved.
16A Shijingshan Road, Beijing, China. 100040