Dalam Ruangan Kesehatan edisi ini akan kami bicarakan menurunkan berat badan dengan cara ilmiah.
Menyinggung pentingnya sarapan pagi, masyarakat mengetahuinya dengan sungguh-sungguh, tapi banyak masalah yang paling sulit ditanggulangi mengenai hal itu dan alasan yang paling mudah dikemukakan yalah tidak mempunyai waktu. Lama kelamaan alasan itu akan 'evolusi' menjadi tidak mempunyai kebiasaan makan sarapan pagi dan tidak bernapsu makan sarapan pagi. Ini memaksa ibu rumah tangga mempunyai kebiasaan untuk menyiapkan sarapan pagi di waktu malam hari, memungkinkan mereka menghemat banyak waktu setelah bangun pagi. Anak perempuan yang kerjanya cekatan hanya memerlukan waktu 10-12 menit untuk menggosok gigi dan berdandan setelah bangun pagi, selanjutnya menyiapkan sarapan pagi, makan siang, buah-buahan, kudapan dan lainnya untuk dibawa ke kantor kira-kira tiga menit. Di sekitar kami juga terdapat sejumlah orang yang mempunyai anjing kesayangan, mereka juga dalam waktu singkat dapat mengurus dengan baik anjing piaraannya. Maka, dari bangun pagi sampai pergi ke kantor hanya memerlukan waktu tidak sampai setengah jam. Dengan demikian, sarapan pagi umumnya dinikmati di kantor.
Kalau tidak ingin makan sarapan pagi di kantor, lebih baik setelah bangun pagi, minum cairan yang bergizi misalnya susu sapi atau susu kedelai, atau campuran kedua jenis susu tersebut. Makan bubur jamur kuping putih, bubur kacang hijau dan bubur havermot. Semua jenis sarapan pagi itu paling baik dimasak di waktu malam hari, dan dihangatkan dalam microwave di pagi hari. Sarapan pagi memerlukan karbohidrat, protein dan lemak yang sehat. Tapi kalau banyak mengkonsumi karbohidrat di pagi hari, orang mudah merasa ngantuk dan lapar.
Dengan layak mengkonsumsi bahan pangan kasar, misalnya jagung dan ubi rambat, selain dapat memenuhi kebutuhan gizi dalam tubuh, tapi juga dapat semaksimal mungkin mengurangi berat badan,
Setiap 100 gram jagung mengandung 196 kilokalori, 1,2 gram serat kasar, 3,8 gram protein, 2,3 gram lemak dan 40,2 gram karbohidrat. Serat kasar dalam jagung lebih tinggi 4-10 kali lipat daripada beras sosoh dan tepung terigu yang telah dihaluskan. Ditambah jagung mengandung zat magnesium dalam jumlah besar yang dapat membantu pencernaan dan membuang keluar limbah organisme. Produk jadi jagung dapat menghilangkan rasa lapar orang gemuk karena kadar kalorinya rendah, dan merupakan salah satu makanan sehat untuk menurunkan berat badan.
Menurut penelitian, setiap 100 gram ubi rambat mengandung 127 kilokalori, 0,5 gram serat kasar, 0,2 gram lemak dan 29,5 gram karbohidrat. Kalori ubi rambat hanya separuh mantou atau roti kukus dan dapat mengenyangkan perut. Ubi rambat dapat memperlancar pembuangan air besar dan bermanfaat bagi menurunkan berat badan. Ubi rambat dapat dimakan mentah, atau setelah dikukus, dimasak dan dipanggang. Sebelum dimasak, paling baik potongan ubi rambat direndam dalam larutan air garam selama satu hingga dua jam, sehingga dapat mengurangi gejala kembung.
Berikut kami bicarakan penemuan cara penurunan berat badan.
Pertama, kandungan kadar air makanan yang tinggi seperti buah-buahan, sayur mayur, kuah dan masakan yang dikukus serta bahan pangan kasar yang telah dimasak matang, semuanya itu rendah kalorinya dan mudah mengenyangkan perut, ditambah makanan tersebut mengandung selulosa yang kaya sehingga perut terasa kenyang dalam waktu lama. Tapi minum banyak air putih ketika makan, efisiensi menurunkan berat badan berkurang.
Kedua, orang yang bertubuh kurus selalu memperhatikan porsi makanan yang tidak dapat menimbun lemak badan, mereka mempunyai kebiasaan baik hanya mengkonsumsi habis buah-buahan, sayur mayur atau daging tanpa lemak di atas piringnya. Penelitian menemukan orang yang berhasil memelihara berat badannya dengan layak berkecenderungan makan lima kali sehari dan bukannya tiga kali sehari, karena cara tersebut dapat mudah mengontrol setiap kali porsi makanan.
Ketiga, orang yang bertubuh kurus selalu menomorsatukan kondisi badannya.
Gejala ini ditemukan di kalangan wanita yang bertubuh kurus. Kehidupan sehari-hari mereka sangat teratur, mengkonsumsi makanan yang layak, sering berolahraga serta pandai meredakan tekanan psikologi dan fisiologi. Semuanya itu merupakan cara baik untuk menurunkan berat badan dan bukannya mengandalkan resep masakan penurunan berat badan yang mistik.
Ke-empat, orang yang bertubuh kurus kebanyakan orangtuanya juga kurus.
Sebab badan kurus yalah sekitar 30 persen adalah peran genetika dan sisanya adalah peran lingkungan. Kalau seseorang dapat sering mengadakan latihan jasmani, mengkonsumsi makanan yang sehat dan makanan yang kurang atau hampir tidak diproses matang, maka, kesempatan memelihara berat badannya bertambah besar. Meskipun genetika orangtua yang kurus itu rupa-rupanya dapat membantu mengontrol berat badan anaknya, tapi sebab musabab memelihara badan langsing adalah makanan sehat.
Kelima, orang yang bertubuh kurus tidak mungkin tidak makan.
Orang yang badannya langsing tidak mungkin segera makan begitu merasa lapar, tapi tidak akan menahan lapar dalam waktu panjang. Menahan-nahan lapar dapat menyebabkan makan berkelebihan dan kehilangan kemampuan pengendalian terhadap makan minum yang sangat berlebihan.
Ke-enam, orang yang bertubuh kurus membatasi makanan yang dipilih.
Manusia memerlukan banyak makanan untuk menyerap gizi yang beranekaragam. Suatu penelitian menemukan semakin banyak makanan yang dipilih berkecendrungan makan minum yang sangat berlebihan. Umum dianjurkan harus dengan ketat membatasi makanan yang dipilih untuk memelihara badan langsing. Untuk menyerap gizi yang cukup, manusia perlu meningkatkan jenis makanan yang rendah kalori, misalnya sayur mayur, buah-buahan dan banyak minum kuah.

















