Sejumlah pakar kesehatan umum dan ilmuwan Amerika Serikat menghimbau agar masyarakat mengubah gaya hidup yang tidak baik. Contohnya adalah ketergantungan pada kendaraan. Dengan mengurangi ketergantungan itu, berat badan dan emisi gas rumah kaca dapat dikurangi.
Dengan jalan kaki atau bersepeda selama setengah jam setiap hari dan sedapat mungkin tidak mengendarai mobil dan mengurangi konsumsi daging sapi atau kambing, akan membuat tubuh lebih sehat dan juga bermanfaat bagi pelestarian bumi.
Paul seorang ilmuwan Meteorologi AS pernah menghitung, kalau semua orang Amerika yang umurnya berkisar antara 10 hingga 74 tahun tidak menggunakan transportasi umum atau mengendarai mobil, melainkan setiap hari berjalan kaki selama setengah jam, maka emisi karbondioksida Amerika setiap tahunnya akan berkurang sebanyak 64 juta ton, dan juga akan menghemat 24,6 miliar gas minyak bumi setiap tahun. Sementara itu secara keseluruhan, berat badan orang Amerika juga akan berkurang sebanyak 1,35 miliar kilogram.
Menurut statistik, kapasitas orang AS mengkonsumsi daging lebih tinggi 1,6 kali lipat daripada standar yang diusulkan pemerintah AS. Produksi daging mengkonsumsi lebih banyak sumber dan tanah dibandingkan produksi sayur-mayur, buah-buahan dan padi-padian. Sebuah laporan yang diumumkan PBB pada tahun lalu menyatakan bahwa 18% emisi gas rumah kaca di bumi berasal dari sektor daging, baik secara langsung maupun tidak langsung.
Howard yang merupakan Direktur Pusat Kesehatan Lingkungan Hidup AS dari Pusat Pengontrolan Dan Pencegahan Penyakit AS, mengatakan bahwa mereka sedang mempertimbangkan konsep masyarakat baru kepada publik AS. Konsep tersebut adalah efek koordinasi. Maksudnya adalah sejumlah kegiatan olahraga sehari-hari, seperti bersekolah atau pergi ke kantor dengan berjalan kaki, dapat menghambat peningkatan pemanasan global sekaligus ikut mencegah penyakit yang berhubungan erat dengan kegemukan.
Pakar mengatakan, faedah dari bersepeda dan berjalan kaki, tidak hanya mengurangi berat badan dan emisi gas rumah kaca, tapi juga akan mengurangi tingkat kecelakaan. Selain itu, penyakit psikologi pun akan ikut berkurang karena olahraga juga bisa membantu menjaga kondisi mental dalam keadaan stabil.

















