Dalam Ruangan Kesehatan edisi ini akan kami bicarakan kurang minum air dapat memicu penyakit tertentu.
Seseorang mungkin mengidap penyakit reumatik, alergik, tekanan darah tinggi, bengek, penyakit kencing manis atau dihantui nyeri radang usus dalam jangka panjang. Pakar kedokteran Amerika Serikat berdasarkan pengalaman klinis selama beberapa tahun menemukan bahwa sebab banyak penyakit kronis hanya karena tubuh kekurangan air.
Akan tetapi, yang paling tidak dapat dibayangkan ialah manusia dapat berbuat kesalahan yang paling elementer dan bersifat malapetaka. Begitu badannya memerlukan air, segera disuplai dengan air teh, kopi, arak atau minuman yang diproduksi secara industri. Memang tak dapat disangkal bahwa air teh, kopi dan minuman tersebut tidak saja mengandung sejumlah besar air, tapi juga mengandung sejumlah materi yang bermanfaat bagi badan. Misalnya elemen dehidrasi, elemen tersebut begitu memasuki tubuh dapat segera membuang keluar air yang masuk tubuh, dapat pula membawa keluar air cadangan dalam tubuh, maka, inilah sebabnya orang ingin membuang air kecil setelah banyak minum air teh atau kopi.
Tubuh manusia kekurangan air tidak saja dapat mengeluarkan sinyal haus, tapi juga dapat mengeluarkan sinyal berbagai penyakit, antara lain sakit pinggang, nyeri ruas leher, tukak saluran pencernaan, tekanan darah tinggi, bengek dan alergik. Hasil penelitian pakar kedokteran menemukan bahwa penyakit saluran pencernaan, reumatik, sakit pinggang , ruas tulang leher dan sakit bahu, tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi, berat badan berlebihan, asma dan batuk alergik, penyakit kencing manis dan lainnya sangat berkaitan erat dengan kekurangan air dalam tubuh. Maka, dengan tepat minum air dapat berperan sebagai penunjang pengobatan terhadap sejumlah penyakit.
Cara pengobatan yang paling sederhana.
Setiap hari paling sedikit minum 6-8 gelas air, tapi bukan arak, kopi, air teh atau minuman ringan lainnya.
Waktu terbaik minum air ialah setengah jam sebelum makan, dan satu jam setelah makan. Sebelum makan atau tidur minumlah kira-kira dua gelas air, lebih-lebih bagi penderita angina pektoris.
Takaran minum air yang tepat.
Tinggi dan berat badan seseorang berlainan, dengan demikian volume penyerapan airnya juga berbeda. Ini dapat dipastikan melalui pengamatan warna kemih. Warna normal kemih adalah tidak berwarna atau sedikit kuning . Kalau warna kemih kuning kelam , bahkan kuning jeruk, ini menunjukkan bahwa badan sedang mengalami dehidrasi, dan organ ginjal sedang beroperasi keras untuk membuang racun dalam tubuh. Dalam keadaan seperti ini , perlu menambah dua gelas air setiap hari. Kalau volume kemih menurun, dan muncul gejala bengkak di bagian betis dan pelupuk mata, maka, perlu mengurangi minum air.
Kalau setiap hari minum 10 gelas air, perlu menambah tiga gram garam. Tapi harus mengkonfirmasi bahwa organ ginjal dapat memproduksi kemih, sebaliknya, badannya akan bengkak. Kalau merasa bengkak khususnya di bagian pergelangan kaki, tidaklah perlu merasa panik. Dianjurkan untuk mengurangi penyerapan garam dalam beberapa hari, menambah volume penyerapan air, dengan demikian bengkak di bagian betis kaki akan hilang sendirinya. Perlu juga mengadakan banyak latihan jasmani. Gerak-gerik otot dapat menekan cairan yang berkelebihan ke dalam aliran darah, sebagian zat garam dapat di buang keluar badan melalui keringat dan air kemih, bersamaan juga merangsang pengausan lemak badan, enzime kolesterol, sehingga dapat memelihara kesehatan badan.
Satu gelas air pertama dalam satu hari.
1. Minum apa?
Air matang yang segar adalah pilihan terbaik. Air tersebut adalah air alami yang melalui purifikasi berapa lapis dan dimasak matang, mikro biologis dalam air dimusnahkan melalui suhu tinggi , sedangkan elemen kalsium dan magnesium dalam air matang adalah bermanfaat bagi kesehatan badan manusia. Penelitian menunjukkan, air keras yang mengandung elemen kalsium dan magnesium berperan mencegah penyakit pembuluh darah jantung.
Ada orang berpendapat bahwa minum air garam tawar bermanfaat bagi kesehatan badan, maka, sering minum air seperti itu di pagi hari, pada hal ini merupakan kesalahan pengertian. Penelitian berpendapat, orang selama tidur semalam suntuk tidak mendapat air setetes pun, tapi tetap bernafas, mengeluarkan keringat dan kadang bangun kencing, aktivitas fisiologi itu sangat mengauskan banyak zat air.
Minum air putih setelah bangun pagi dapat dengan cepat mencairkan darah, membetulkan dehidrasi bersifat infiltrasi tinggi di malam hari. Minum air yang ditambah sedikit garam malah akan memperparah dehidrasi bersifat infiltrasi dan membuat lebih merasa haus. Apa lagi, pagi hari adalah puncak pertama naiknya tekanan darah badan manusia, minum air ditambah garam akan mengakibatkan naiknya tekanan darah.
Begitu bangun pagi sebaiknya hidarilah minum sari buah, coca cola, limun, kopi atau susu. Limun, coca cola dan minuman asam karbon semuanya mengandung asam sitrat, mempercepat pembuangan zat kalsium dalam metabolisme, menurunkan kadar kalsium dalam darah, kalau mengkonsumsi minuman tersebut dalam jangka panjang pasti mengakibatkan kehilangan zat kalsium dalam jumlah besar. Sedangkan sejumlah minuman lainnya berperan memperlancar pembuangan air kemih, mengkonsumsi minuman-minuman seperti itu tidak saja tidak dapat dengan efektif menambah kadar air tubuh yang kurang, dapat juga menambah kebutuhan tubuh terhadap air, dan memperparah kekurangan air dalam tubuh.
2. Suhu air yang paling cocok diminum di pagi hari.
Ada orang suka minum air yang didinginkan dalam lemari es, dan mengangap dapat menyegarkan semangat. Sebenarnya, minum air dingin di pagi hari tidak cocok, karena saat itu lambung dalam keadaan kosong, air yang terlalu dingin atau panas dapat merangsang lambung dan menimbulkan ketidak enakan di bagian usus dan lambung. Paling baik minum air yang sama suhunya dengan suhu kamar, paling cocok sekitar suhu 20 hingga 25 derajat selsius.
3. Takaran air minum
Seorang yang sehat setiap hari perlu sedikitnya minum 7 hingga 8 gelas air, kira-kira 2,5 liter, dan dapat lebih banyak lagi bila banyak berolahraga atau di hawa panas. Maka setelah bangun di pagi hari , paling baik minum sekitar 300 mili liter air.
4. Minum air di pagi hari dalam keadaan perut kosong paling baik, yaitu sebelum sarapan, sebaliknya tidak dapat berefek memperlancar sirkulasi darah dan membersihkan usus dan lambung. Sedang minum air di pagi hari sebaiknya dengan cara perlahan-lahan satu tegukan demi satu tegukan, terlalu cepat sangat tidak menguntungkan kesehatan, mungkin menimbulkan turunnya tekanan darah dan encephaledema, dapat memicu pening kepala, mual dan muntah-muntah.

















