Pencegahan Dan Pengobatan Floaters
  2009-06-28 13:35:12  cri

Dalam Ruangan Kesehatan edisi ini akan kami bicarakan pencegahan dan pengobatan floaters.

Seiring dengan cepatnya irama kehidupan dan pekerjaan, bekerja lembur di malam hari sudah menjadi kebiasaan kelompok kerah putih, mereka duduk berjam-jam di depan komputer. Umum mengetahui, duduk terlalu lama di depan komputer mudah mengakibatkan penatnya mata, mata kering dan daya lihatnya menurun. Kerap menggunakan komputer juga mungkin mengakibatkan timbulnya gejala penyakit mata—floaters. Penderita floaters merasa di depan matanya seperti ada bintik-bintik hitam kecil seperti nyamuk berkeliaran. Berikut kami bicarakan pencegahan dan pengobatannya.

Seorang karyawan di Beijing bernama Zhao Yong setiap hari bekerja dengan menggunakan komputer, dan perlu menghabiskan waktunya berjam-jam duduk di depan komputer. Belakang ini, ia merasa di depan matanya kerap muncul kutu-kutu kecil, kadang kala terbayang sejenak, kadang kala beberapa ekor berterbangan. Dikatakannya,

" Saya merasa seperti ada benang hitam mengambang lewat di depan mata, tapi mata tidak merasa pedih maupun gatal atau tidak enak sedikitpun."

Ia juga mengetahui rekan kerjanya juga mengalami gejala tersebut, dan akhirnya berobat ke dokter. Setelah didiagnosa, dokter mengatakan dia mengidap ' sindrom floaters' suatu penyakit yang belum pernah didengar. Dokter memperkenalkan, gejala tersebut disebabkan karena menggunakan komputer secara berlebihan, ditambah bergadang sehingga organ mata terlalu penat dan muncul ' sindrom floaters'. Penderitanya kebanyakan adalah muda-mudi yang getol berselancar di internet.

Menurut penjelasan, ' sindrom floaters' termasuk sejenis penyakit vitreous opacity dan berkaitan erat dengan kelainan vitreous ( badan kaca ) dalam bola mata. Tapi seiring dengan bertambahnya usia seseorang, khususnya setelah memasuki usia setengah baya dan lanjut usia, fungsi badan kaca muncul kemunduran dan muncul gejala bintik-bintik yang mengambang di depan mata. Begitu sinar lampu atau matahari memantul ke dalam mata, bayangan gelap yang opacity itu menembus retina sehingga di depan mata seperti muncul 'gejala nyamuk beterbangan'.

Dokter mengatakan bahwa 'gejala nyamuk berterbangan' relatif nyata di bawah latar belakang sinar terang. Kelompok penderita sindrom floaters umumnya adalah orang lanjut usia, tapi sekarang banyak anak muda juga menderita penyakit tersebut. Ini disebabkan anak muda menggunakan mata berlebihan, besarnya tekanan mental dan kurang beristirahat sehingga memajunya gejala vitreous opacity.

' Sindrom Floaters' dibagi dua jenis yaitu sifat fisiologi dan sifat patologi. Sejauh ini, di Tiongkok masih belum ada metode pengobatan yang efektif terhadap sindrom floaters sifat fisiologi, tapi gejala ini tidak mempengaruhi daya lihat. Kalau gejala ini berkaitan dengan radang bagian mata atau pendarahan dalam mata yang menimbulkan sindrom floaters, maka, perlu perhatian penuh, dan diobati menurut kondisi konkretnya. Dokter mengatakan, 

" Kalau gejalanya relatif ringan, kelainan penyakit relatif kecil, umumnya tidak mempengaruhi daya lihat dan tidak merugikan organ mata penderita, hanya memerlukan pengamatan dalam jangka panjang. Sebaliknya, kalau gejala relatif serius, kelainan floaters sangat besar, dan muncul kemunduran daya lihat, dapat disebut vitreous opacity, keadaan tersebut harus memerlukan pengobatan positif."

Dokter mengusulkan, banyak mengkonsumsi makanan yang mengandung antioksida, seperti wortel dan pocai, produk laut yang mengandung banyak zat iodium, semuanya dapat mencegah timbulnya ' sindrom floaters'. Ketika ke luar di hari panas, sedapat mungkin mencegah sorotan langsung sinar ultraviolet terhadap bagian mata. Dokter menekankan, para pengguna komputer perlu memperhatikan perlindungan bagian matanya. Dikatakannya, 

" Pertama, bagi orang rabuh jauh perlu mengenakan kaca mata yang cocok, dengan demikian dapat menghindarkan penatnya daya lihat. Kedua, memperhatikan sanitasi mata, seperti harus memperhatikan sinar lampu ketika membaca dan jangan terlalu lama waktunya. Ketiga, perlu memperhatikan kebugaran jasmani untuk memperkuat stamina."

Pakar mengusulkan kepada kelompok anak muda yang getol berselancar di depan komputer kalau muncul ' sindrom floaters', paling baik mengadakan pemeriksaan ke rumahsakit mata spesial, agar dapat mengontrol dan meredakan sindrom bagian mata.

Stop Play
Terpopuler
• Xi Jinping Temui Pangeran Andrew Edward
• Xi Jinping Sebut Tiongkok Akan Berkembang dalam Lingkungan Keterbukaan
• Xi Jinping Memimpin Sidang Pertama Komisi Pekerjaan Urusan Luar Negeri Komite Sentral PKT
• Tiongkok Siap Berikan Pembalasan Terhadap Tarif Impor Baru AS
• Wang Yi Temui Menteri Luar Negeri Korea Utara Ri Yong Ho
• Xi Jinping Adakan Pembicaraan dengan Presiden Zimbabwe
Indeks>>
Komentar Pembaca
• Surat dari pendengar setia Bpk. Rudi Hartono
5 tahun sudah berlalu saya bersama rekan H Sunu Budihardjo mengunjungi Kota Beijing dimana telah terukir  kenangan terindah dalam kehidupan saya dalam memenangkan Hadiah Utama 60 tahun hubungan diplomatic Tiongkok – Indonesia dan 60 tahun berdirinya China Radio International. Saya bersama rekan H Sunu Budihardjo menuju Beijing pada 12 Juli 2010 disambut hangat oleh salah satu penyiar CRI, Nona Nina di Bandara International Beijing.  Kami pun menginap di salah satu hotel di Beijing untuk melakukan perjalanan wisata kota Beijing. Berikut tempat wisata yang kami kunjungi adalah :
• 0062813****0007
1. CRI (Bahasa Indonesia) disiarkan melalui Elshinta. Sekarang pindah gelombong berapa ? 2. Apa CRI (Bahasa Indonesia) tdk diadakan lagi di Indonesia ? Mohon balasan !
• 0062813****2398
halo,sy orang china yg belajar di indonesia, tadi sy mendengar acara LENTERA, judulnya Hunan. dalam perbincangan ini, mereka bilang di China ada 31 propinsi, informasi ini salah,sebenarnya di negara sy ada 34 propinsi.
• 0062852****5541
bpk maliki yangdhsebut roh papaptlimo pancer semua itu roh goep kalao orang yang ber agama itu beri nama para dewa itusemua menyatu dengan alam papat nomer satu aer yang disebut kakang kawa dua adik ariari tiga puser empat gete atau dara yang alam papat aer bumi angen api makanya kalau sembayang harus aranya kesitu itu yang benar roh empat itu yang menjaga manusia tiga alam semua meyakinni agama menyimpang dari itu sekarang alam suda rentan karena manusia suda menyimpang dari itu orang kalau jau dari itu tidak bisa masok suargo yangdi sebut suargo artinya sokmo masok didalam rogo manusia lagi bareng sama
Indeks>>
© China Radio International.CRI. All Rights Reserved.
16A Shijingshan Road, Beijing, China. 100040