Universiade Musim Dingin Harbin Mendapat Penilaian Tinggi
  2009-06-28 13:56:01  CRI

Universiade Musim Dingin Ke-24 yang diselenggarakan di Harbin Sabtu lalu ditutup. Meskipun pesta olahraga itu hanya berlangsung 11 hari, tapi pekerjaan organisir yang cermat, arena kompetisi yang lengkap fasilitasnya, sukarelawan yang murah hati dan warga Harbin yang antusias telah memberikan kesan mendalam kepada tama-tamu mancanegara, sementara juga mendapat penilaian tinggi berbagai kalangan.

"Berkat organisir yang teratur, Universiade kali ini dapat dengan sukses diselenggarakan di gedung dan lapangan yang sangat baik, setiap partisipan telah melewatkan waktu yang menyenangkan. Boleh dikatakan Universiade kali ini luar biasa dan merupakan yang terbaik dalam sejarahnya!"

Demikian penilaian Ketua Federasi Olahraga Universitas Internasional (FISU), George E, Killian terhadap Universiade Musim Dingin kali ini. Ia menyatakan pula, Harbin tidak saja mampu menyelenggarakan Universiade musim dingin yang luarbiasa, juga mampu menyelenggarakan Olimpiade Musim Dingin yang luar biasa, yang penting bagi warga Harbin adalah melalui penyelenggarakan kompetisi olahraga nomor tunggal internasional yang bertaraf tinggi memungkinkan tokoh-tokoh organisasi olahraga nomor tunggal internasional mengetahui kemampuan Harbin serta antusiasme warga Harbin terhadap olahraga salju dan es. Dia yakin bahwa Harbin pada akhirnya akan mendapat perhatian IOC dan menjadi tuan rumah Olimpiade Musim Dingin yang sama suksesnya.

Dalam Universitade kali ini dipertandingkan 12 cabang sehingga Universiade kali ini merupakan paling banyak jumlah cabang olahraga dalam sejarahnya. Patut dicatat, kompetisi 15 nomor di antaranya untuk pertama kali diselenggarakan di Tiongkok. Meskipun kurang pengalaman dalam penyelenggaraan nomor serupa, namun melalui persiapan penuh panitia penyelenggara,semua kompetisi diselenggarakan dengan sukses. Berkenaan itu, Anggota Komite Eksekutif FISU Kairis Ulp mengatakan,

"15 nomor dalam Universiade kali ini untuk pertama kali diselenggarakan di Tiongkok, meskipun kekurangan pengalaman, tapi dilihat dari informasi yang disampaikan Komite Teknik FISU, panitia penyelenggara Harbin telah merampungkan semua pekerjaan dengan sukses. Saya pernah ikut serta dalam 7 Universiade musim dingin, Universiade Harbin paling mempesona."

Selain penilaian tinggi dari pejabat FISU, para atlet juga memuji Universiade Harbin. Lukas Delorenzo, pemain tim hoki es Amerika Serikat yang pernah ikut serta dalam Universiade Musim Dingin Torino tahun 2007 itu menganggap, Universiade Harbin kali ini dengan sungguh-sungguh mewujudkan "Olahraga Kembali ke Universitas."

"Karena Torino adalah tuan rumah Olimpiade Musim Dingin tahun 2006, maka kampung Universiade adalah kampung Olimpiade. Yang berbeda dengan itu, kampung Universiade Harbin berlokasi di kampus universitas, ini sangat bagus. Kami mempunyai lebih banyak waktu leluasa untuk berbuat hal lain, misalnya menonton pertunjukan kesenian mahasiswa Tiongkok dan dengan lebih baik mengenal kampus Tiongkok. Syarat penginapan di sini sangat bagus, dan kontingen Amerika Serikat tinggal bersama di satu lantai, kami berkesempatan mengenal lebih banyak sahabat baru."

Selain kampung Universiade berlokasi di kampus, semua peserta pertunjukan upacara pembukaan sampai sukarelawan semuanya adalah mahasiswa. Yang paling mengesankan Lukas adalah antusiasme warga Harbin terhadap Universiade. Lukasmengatakan, dalam Universiade musim dingin Torino, mayoritas gedung dan lapangan kompetisi adalah kosong, hanya sebagian final baru dapat menarik penonton. Namun dalam setiap pertandingan di Harbin, semuanya penuh dengan penonton, Kegairahan mereka terhadap olahraga es dan salju sangat menginspirasi para atlet.

Antusiasme para penonton Harbin juga memberikan kesan yang mendalam kepada banyak atlet. Fellpe Souza adalah satu-satunya atlet sket jalur pendek kontigen Brasil yang juga satu-satunya atlet dari Amerika Selatan. Meskipun tanpa didampingi teman, Souza tidak merasa kesepian di Harbin.

"Saya merasa semuanya baik di Harbin, panitia penyelenggara dan sukarelawan telah memberikan banyak bantuan kepada saya, mereka selalu berupaya memenuhi permintaan saya. Saya merasa seperti berada di rumah sendiri, bukan di luar negeri. Selain itu, para penonton juga sangat bagus, saya merasa seperti bertanding di Brasil, setiap orang memberikan semangat kepada saya dengan tepuk tangan, saya merasa beruntung dapat memenui penonton yang begitu baik."

Stop Play
Terpopuler
• Xi Jinping Temui Pangeran Andrew Edward
• Xi Jinping Sebut Tiongkok Akan Berkembang dalam Lingkungan Keterbukaan
• Xi Jinping Memimpin Sidang Pertama Komisi Pekerjaan Urusan Luar Negeri Komite Sentral PKT
• Tiongkok Siap Berikan Pembalasan Terhadap Tarif Impor Baru AS
• Wang Yi Temui Menteri Luar Negeri Korea Utara Ri Yong Ho
• Xi Jinping Adakan Pembicaraan dengan Presiden Zimbabwe
Indeks>>
Komentar Pembaca
• Surat dari pendengar setia Bpk. Rudi Hartono
5 tahun sudah berlalu saya bersama rekan H Sunu Budihardjo mengunjungi Kota Beijing dimana telah terukir  kenangan terindah dalam kehidupan saya dalam memenangkan Hadiah Utama 60 tahun hubungan diplomatic Tiongkok – Indonesia dan 60 tahun berdirinya China Radio International. Saya bersama rekan H Sunu Budihardjo menuju Beijing pada 12 Juli 2010 disambut hangat oleh salah satu penyiar CRI, Nona Nina di Bandara International Beijing.  Kami pun menginap di salah satu hotel di Beijing untuk melakukan perjalanan wisata kota Beijing. Berikut tempat wisata yang kami kunjungi adalah :
• 0062813****0007
1. CRI (Bahasa Indonesia) disiarkan melalui Elshinta. Sekarang pindah gelombong berapa ? 2. Apa CRI (Bahasa Indonesia) tdk diadakan lagi di Indonesia ? Mohon balasan !
• 0062813****2398
halo,sy orang china yg belajar di indonesia, tadi sy mendengar acara LENTERA, judulnya Hunan. dalam perbincangan ini, mereka bilang di China ada 31 propinsi, informasi ini salah,sebenarnya di negara sy ada 34 propinsi.
• 0062852****5541
bpk maliki yangdhsebut roh papaptlimo pancer semua itu roh goep kalao orang yang ber agama itu beri nama para dewa itusemua menyatu dengan alam papat nomer satu aer yang disebut kakang kawa dua adik ariari tiga puser empat gete atau dara yang alam papat aer bumi angen api makanya kalau sembayang harus aranya kesitu itu yang benar roh empat itu yang menjaga manusia tiga alam semua meyakinni agama menyimpang dari itu sekarang alam suda rentan karena manusia suda menyimpang dari itu orang kalau jau dari itu tidak bisa masok suargo yangdi sebut suargo artinya sokmo masok didalam rogo manusia lagi bareng sama
Indeks>>
© China Radio International.CRI. All Rights Reserved.
16A Shijingshan Road, Beijing, China. 100040