Dalam pertandingan final tunggal putri bulu tangkis Olimpiade Beijing yang baru berakhir itu, pebulutangkis putri Tiongkok Zhang Ning, yang berusia 33 tahun itu berhasil mengalahkan temannya, Xie Xingfang, yang menempati peringkat pertama di dunia dengan skor 2:1. Dengan demikian, Zhang Ning menjadi pebulutangkis pertama yang mempertahankan gelar juara tunggal bulutangkis Olimpiade sejak tahun 1992. Seusai pertandingan itu, Zhang Ning mengatakan bahwa semangat yang tak kenal kalah mendukung dia mencapai kemenangan itu. Dikatakannya,
"Saya pikir saya sudah berusia 33 tahun, dan saya masih tampil di lapangan pertandingan Olimpiade Beijing bahkan pertandingan final, saya pikir semangat ulet ini mendukung saya bertahan sampai akhirnya dan mencapai kemenangan terakhir."
Kemenangan Zhang Ning boleh dikatakan adalah suatu keajaiban dan kebanggaan arena bulu tangkis. Dalam Olimpiade Athena 4 tahun lalu, Zhang Ning yang berusia 29 tahun merebut medali emas dengan mengandalkan keyakinan tegas untuk menyerbu medali emas, dan itu sangat di luar dugaan umum. Setelah itu, dia selalu berpikir apakah akan terus ikut serta dalam Olimpiade Beijing, dan keraguannya berlangsung selama hampir 2 tahun. Dua tahun belakangan ini Zhang Ning selalu diganggu oleh luka, tapi dia terus menginspirasi dirinya harus bertahan. Maka medali emas yang diperolehnya dalam Olimpiade Beijing sangat berharga bagi dirinya.
Hasil yang dicapai Zhang Ning dalam Olimpiade sangat memuaskan, sementara Xie Xingfang, peringkat pertama dunia itu merasa sangat kesal. Dia mengungkapkan suara hatinya dalam wawancara wartawan. Ia mengatakan, kalah atau menang adalah hasil yang normal, tapi gagal merebut medali emas, dia merasa sangat sedih hati. Apakah Xie Xingfang yang sudah berusia 27 tahun itu akan ikut serta dalam Olimpiade London 4 tahun lagi? Berbicara tentang itu, Xie Xingfang mengatakan,
"Sebenarnya doktor kami tahu bagaimana kondisi fisik saya, saya telah melakukan upaya jerih payah untuk terus tampil di lapangan pertandingan. Di lapangan pertandingan saya sudah menghabiskan sekuat tenaga, dan fisik saya saya sudah habis semua. Kalau kondisi fisik masih mengizinkan, saya berharap seperti Zhang Ning terus main bulu tangkis, tapi kalau tidak bisa saya akan mundur."
Pelatih umum tim bulu tangkis Tiongkok Li Yongbo memberikan pengakuan sepenuhnya kepada kedua pemain andalan bulutangkis Zheng Ning dan Xie Xingfang. Dikatakannya,
"saya merasa penampilan kedua-duanya sangat baik, lebih baik daripada apa yang dibayangkan saya, mereka adalah pebulutangkis yang membanggakan. Khususnya Zhang Ning, adalah teladan atlet senior, dan juga kebanggaan rakyat Tiongkok, ia dengan sepenuhnya memanifestasi\kan keuletan rakyat Tiongkok, dan itu benar-benar adalah sebuah keajaiban."

















