Dokter Spesialis Jantung Anak—Gu Hong
  2009-09-23 17:32:57  CRI

Dalam Ruangan Kesehatan edisi ini kami perkenalkan Dokter Gu Hong—spesialis jantung anak Rumah Sakit (RS)Anzhen Beijing. Dia pernah memperdalam studinya di Jepang dan Amerika Serikat. Tahun 2004, ia kembali ke Beijing dengan melepaskan dan meninggalkan kehidupan dan pekerjaan yang menjanjikan di luar negeri. Dia tujuh kali memimpin tim pakar memasuki Daerah Otonom Tibet dalam rangka melakukan pemeriksaan rutin jantung terhadap sekitar seratus ribu anak setempat dan mengadakan operasi bedah jantung bagi 160 lebih penderita jantung anak.

Di lantai empat RS Anzhen, seorang gadis etnis Tibet bernama Tenzin Chonyi tengah bermain-main dengan gembira bersama ibunya—Lhamo. Bulan Desember tahun 2008, Tenzin Chonyi menjalani operasi jantung yang pertama kali yang ditangani oleh Dokter Gu Hong, sedangkan bulan Juni lalu Tenzin dengan didampingi ibunya sekali lagi datang ke RS tersebut untuk mengadakan pemeriksaan badan yang lebih rinci, Dokter Gu memutuskan untuk mengadakan operasi tuntas bagi Tenzin pada 6 bulan kemudian. Lhamo sangat terima kasih terhadap Dokter Gu. Lhamo mengatakan, " Setelah menjalani operasi yang pertama, hasilnya sangat baik, sebelumnya Tenzin Chonyi napasnya terengah-engah biarpun melangkah setapak dua tapak, dan selalu digendong. Hasil operasi sangat memuaskan dan ia dapat bermain sendiri."

Angka kejangkitan penyakit jantung bawaan anak-anak di Tiongkok cukup tinggi, lebih di daerah dataran tinggi termasuk Tibet yang lingkungannya kekurangan oksigen(hypoxia), keadaan itu lebih parah.

Tahun 2004, Gu Hong menyelesaikan studi dan kerjanya di Jepang dan AS, dan kembali ke RS Anzhen. Setelah pulang ke tanah air, ia mencurahkan tenaganya di bidang pengobatan penyakit jantung bawaan anak di Tibet. Ketika paling sibuk, ia pernah mengoperasi 6 pasien kecil dalam satu hari dengan mengenakan baju pengaman untuk anti radiasi seberat belasan kilogram.

Permintaan operasi yang meningkat itu tidak saja memerlukan semangat yang bertanggung jawab, yang lebih penting ialah teknik kedokteran yang luar biasa. Tahun 1984, setelah wisuda dari Universitas Kedokteran Shoudu, Gu Hong ditempatkan di RS Anzhen sebagai seorang dokter, selanjutnya mengambil program doktor di Jepang dan pernah dua kali dianugerahi Young Investigator's Awards oleh Perhimpunan Jantung Anak Jepang. Dia merupakan wanita asing pertama yang menerima gelar tersebut. Setelah mendapat gelar doktor, Gu Hong menuju AS untuk mengambil program pasca doktor.

Biarpun di luar negeri, hubungannya dengan RS Anzhen tidak pernah putus. Sebelumnya, ia pernah mempunyai cita-cita untuk tinggal di AS, dengan demikian dapat kerap mengadakan pertukaran keilmuwan dengan rekannya di tanah air. Tapi pada tahun 2003, ayahnya menderita sakit berat dan memerlukan operasi, ini memungkinkan Gu Hong mengesampingkan minatnya untuk hidup dan bekerja di luar negeri dan akhirnya pulang ke tanah air.

Ketika itu, risetnya mengenai Connexin 40—Deficient dan kelainan jantung tengah memasuki tahap awal, skripsinya menjadi artikel cover majalah Circulation Research—suatu majalah inti internasional yang disponsori oleh Perhimpunan Jantung AS, dengan demikian telah merintis satu bidang riset yang serba baru. Ketika Gu Hong mengajukan hendak pulang ke tanah air, pihak terkait AS segera menawarkan imbalan yang lebih tinggi agar ia jangan meninggalkan AS, tapi cinta terhadap orangtua memungkinkan Gu Hong melepaskan dan meninggalkan kehidupan sangat luar biasa baik di luar negeri.

Pelayanan misi kesehatan berkali-kali di Tibet, memungkinkan Gu Hong perlu mengatasi reaksi dataran tinggi yang hebat, pening-pening yang berkesinambungan memungkinkannya tidak dapat tidur lelap dalam semalam, bahkan kadang-kadang harus tidur duduk karena gejala edema paru-paru. Biar bagaimanapun, ia tetap teguh melakukan kegiatan sukarela di Tibet, justru karena itu, baik di kantor maupun di rumahnya tampak banyak hada sumbangan para pasien yang telah sembuh. Bulan Agustus lalu, Gu Hong sekali bersama rekannya menginjakkan kakinya di Tibet untuk mengadakan operasi jantung anak, karena bulan ini suplai oksigen cukup dan merupakan periode paling baik mengadakan operasi, semakin sering Gu Hong menuju Tibet, semakin banyak penderita jantung anak mendapat manfaat.

Stop Play
Terpopuler
• Xi Jinping Temui Pangeran Andrew Edward
• Xi Jinping Sebut Tiongkok Akan Berkembang dalam Lingkungan Keterbukaan
• Xi Jinping Memimpin Sidang Pertama Komisi Pekerjaan Urusan Luar Negeri Komite Sentral PKT
• Tiongkok Siap Berikan Pembalasan Terhadap Tarif Impor Baru AS
• Wang Yi Temui Menteri Luar Negeri Korea Utara Ri Yong Ho
• Xi Jinping Adakan Pembicaraan dengan Presiden Zimbabwe
Indeks>>
Komentar Pembaca
• Surat dari pendengar setia Bpk. Rudi Hartono
5 tahun sudah berlalu saya bersama rekan H Sunu Budihardjo mengunjungi Kota Beijing dimana telah terukir  kenangan terindah dalam kehidupan saya dalam memenangkan Hadiah Utama 60 tahun hubungan diplomatic Tiongkok – Indonesia dan 60 tahun berdirinya China Radio International. Saya bersama rekan H Sunu Budihardjo menuju Beijing pada 12 Juli 2010 disambut hangat oleh salah satu penyiar CRI, Nona Nina di Bandara International Beijing.  Kami pun menginap di salah satu hotel di Beijing untuk melakukan perjalanan wisata kota Beijing. Berikut tempat wisata yang kami kunjungi adalah :
• 0062813****0007
1. CRI (Bahasa Indonesia) disiarkan melalui Elshinta. Sekarang pindah gelombong berapa ? 2. Apa CRI (Bahasa Indonesia) tdk diadakan lagi di Indonesia ? Mohon balasan !
• 0062813****2398
halo,sy orang china yg belajar di indonesia, tadi sy mendengar acara LENTERA, judulnya Hunan. dalam perbincangan ini, mereka bilang di China ada 31 propinsi, informasi ini salah,sebenarnya di negara sy ada 34 propinsi.
• 0062852****5541
bpk maliki yangdhsebut roh papaptlimo pancer semua itu roh goep kalao orang yang ber agama itu beri nama para dewa itusemua menyatu dengan alam papat nomer satu aer yang disebut kakang kawa dua adik ariari tiga puser empat gete atau dara yang alam papat aer bumi angen api makanya kalau sembayang harus aranya kesitu itu yang benar roh empat itu yang menjaga manusia tiga alam semua meyakinni agama menyimpang dari itu sekarang alam suda rentan karena manusia suda menyimpang dari itu orang kalau jau dari itu tidak bisa masok suargo yangdi sebut suargo artinya sokmo masok didalam rogo manusia lagi bareng sama
Indeks>>
© China Radio International.CRI. All Rights Reserved.
16A Shijingshan Road, Beijing, China. 100040