Berita-berita Asian Games Guangzhou (29)
  2009-10-15 13:48:35  CRI

 Untuk menyongsong Asian Games Guangzhou tahun 2010, pada saat genap satu tahun hitung mundur waktu penyelenggaraannya pada tanggal 12 bulan depan, Panitia Penyelenggara Asian Games Guangzhou akan mengadakan upacara perayaan yang meriah. Pada saat itu, Ketua Dewan Olimpiade Asia Sheikh Ahmad Al-Fahad Al-Sabah akan memberikan surat undangan kepada 45 negara dan daerah anggota Dewan Olimpiade Asia untuk ikut serta dalam Asia Games ke-16.

 Atas undangan Komite Olimpiade Tiongkok, rombongan kunjungan basis pelatihan dan lapangan olahraga Komite Olimpiade Taipei Tionghoa sejumlah 10 orang hari Jumat lalu hingga hari Selasa minggu ini mengadakan kunjungan di Provinsi Guangdong. Selama kunjungannya, rombongan itu telah meninjau lapangan dan gedung serta basis pelatihan Asian Games Guangzhou tahun 2010, memberikan pengakuan sepenuhnya terhadap persiapan Asian Games Guangzhou dan menyatakan sangat menantikan penyelenggaraan Asian Games Guangzhou.

 Melalui perjalanan 13 ribu kilometer selama sekitar 40 hari, konvoi "Jalan Asia" yang menempuh lagi Jalan Sutera Kuno hari Sabtu lalu dengan lancar kembali di Urumqi, Tiongkok Baratlaut, dengan sukses penuh merampungkan penerangan semangat Olimpiade Asia dan ide penyelenggaran Asian Games Guangzhou , sementara membawa restu baik Komite Olimpiade lima negara Asia Tengah kepada Asian Games Guangzhou.

Suara Asian Games Guangzhou

Kampung Asian Games adalah tempat penting akomodasi, kehidupan dan pelatihan para atlet, juga adalah salahsatu proyek pembangunan yang penting dalam Asian Games beberapa kali sebelumnya. Dalam acara khusus Suara Asian Games Guangzhou kali ini, akan kami perkenalkan Kota Asian Games yang tengah dibangun.

Kota Asian Games berlokasi di bagian selatan objek wisata Lianhuashan di bagian selatan Kota Guangzhou, mempunyai pemandangan indah dan lingkungan ekologi, alam dan budaya sosial yang baik. Di Kota Asian Games juga telah dirancang 3 jalan kereta api bawah tanah dan jalan bebas hambatan, maka lalu lintasnya sangat mudah.

Ketua Kantor Pengelolaan Proyek Pembangunan Publik Titik Berat Kota Guangzhou yang bertanggung-jawab atas perancangan dan pembangunan Kota Asian Games Guangzhou Luo Guangzai mengatakan,

"Kota Asian Games Guangzhou seluruhnya 3 kilometer persegi arealnya dan terdiri atas 7 bagian antara lain kampung atlet, kampung pejabat tehnik, kampung media, pusat media, distrik jasa logistik, distrik gedung olahraga dan taman Asian Games. Kampung Asian Games secara tradisional merujuk pada kampung atlet tersebut, sedangkan Kota Asian Games Guangzhou memadukan 7 fungsi tersebut."

Di antaranya, kampung atlet Asian Games Guangzhou seluas 460 ribu meter persegi terdiri atas distrik publik, distrik internasional dan distrik penginapan, dan dapat menyediakan pelayanan kepada 14,7 ribu orang atlet dan pejabat pendamping.

Kampung media seluas 45,3 hektar selain dapat menyediakan fasilitas penginapan dan kehidupan yang sempurna kepada 10 ribu orang personel media, pusat media utama dan pusat siaran internasional di dekatnya juga memudahkan transportasi mereka setiap hari. Luo Guangzai menyatakan,

"Di Kota Asian Games juga telah dibangun pusat siaran internasional dan pusat media utama yang dapat menampung wartawan 3 ribu media untuk melakukan pemberitaan berbagai media.".

Untuk memanifestasi ide "Asian Games Warna Hijau", pembangunan Kota Asian Games Guangzhou juga memadukan berbagai teknologi dan ide baru yang hemat energi, ramah lingkungan dan kecerdasan. Luo Guangzai menyatakan,

"Kota Asian Games telah menerapkan berbagai teknologi baru antara lain sistem pengumpulan sampah dengan vakoon, sistem perancangan digitalisasi dan rumah kecerdasan dan sistem energi terbarukan tenaga matahari. Di antaranya, sistem energi terbarukan tenaga matahari yang diterapkan Kota Asian Games Guangzhou adalah sebuah proyek yang paling besar skalanya dalam Asian Games."

Selain itu, Kota Asian Games juga berupaya menonjolkan unsur kebudayaan Ningnan, di antara distrik kompetisi pusat dan Kota Asian Games juga akan dibangun jembatan jalan kaki yang simbolis, taman Asian Games, gedung Peringatan dan lapangan Asian Games.

Untuk menjamin perhubungan lalu lintas yang mudah antara Kota Asian Games dan berbagai daerah kompetisi Asian Games kepada para atlet, pejabat tehnik dan personel media, kereta api bawah tanah Guangzhou serta jalan bebas hambatan disambungkan dengan Kota Asian Games, berbagai personel terkait dapat tiba di gedung dan lapangan kompetisi utama dari Kota Asian Games dalam waktu 40 menit dengan menumpang alat transportasi.

Sebagai proyek pembangunan yang paling besar skalanya dalam Asian Games ske-16, Kota Asian Games seusai Asian Games Guangzhou juga akan dimanfaatkan. Luo Guangzai mengatakan,

"Kota Asian Games juga akan dilengkapi fasilitas pendidikan, pengobatan, kebudayaan, taman dan tanah hijau. Seusai kompetisi akan menjadi tempat perumahan komoditi yang bermutu dan menjadi komunitas yang bermutu dengan memadukan fasilitas umum rekreasi, perbelanjaan, boga, pengobatan dan pendidikan."

Wakil Sekretaris Jenderal Panitia Penyelenggara Asian Games Guangzhou, Wakil Walikota Guangzhou Xiu Ruisheng menyatakan, perkembangan Kota Guangzhou ke bagian selatan adalah sebuah langkah sangat penting dalam pembangunan strategis Guangzhou. Kota Asian Games justru terletak di titik krusial perkembangan kota Guangzhou ke bagian selatan.

" Sebutan Kota Asian Games juga pertama kali dalam sejarah Asian Games. Dalam perancangan tata Kota Asian Gaems bahkan seluruh gedung dan lapangan Asian Games juga harus dipertimbangkan perkembangan seluruh kota Guangzhou."

Kota Asian Games Guangzhou akan dirampungkan pembangunannya dan diserahkan pada akhir bulan Juni tahun depan.

Stop Play
Terpopuler
• Xi Jinping Temui Pangeran Andrew Edward
• Xi Jinping Sebut Tiongkok Akan Berkembang dalam Lingkungan Keterbukaan
• Xi Jinping Memimpin Sidang Pertama Komisi Pekerjaan Urusan Luar Negeri Komite Sentral PKT
• Tiongkok Siap Berikan Pembalasan Terhadap Tarif Impor Baru AS
• Wang Yi Temui Menteri Luar Negeri Korea Utara Ri Yong Ho
• Xi Jinping Adakan Pembicaraan dengan Presiden Zimbabwe
Indeks>>
Komentar Pembaca
• Surat dari pendengar setia Bpk. Rudi Hartono
5 tahun sudah berlalu saya bersama rekan H Sunu Budihardjo mengunjungi Kota Beijing dimana telah terukir  kenangan terindah dalam kehidupan saya dalam memenangkan Hadiah Utama 60 tahun hubungan diplomatic Tiongkok – Indonesia dan 60 tahun berdirinya China Radio International. Saya bersama rekan H Sunu Budihardjo menuju Beijing pada 12 Juli 2010 disambut hangat oleh salah satu penyiar CRI, Nona Nina di Bandara International Beijing.  Kami pun menginap di salah satu hotel di Beijing untuk melakukan perjalanan wisata kota Beijing. Berikut tempat wisata yang kami kunjungi adalah :
• 0062813****0007
1. CRI (Bahasa Indonesia) disiarkan melalui Elshinta. Sekarang pindah gelombong berapa ? 2. Apa CRI (Bahasa Indonesia) tdk diadakan lagi di Indonesia ? Mohon balasan !
• 0062813****2398
halo,sy orang china yg belajar di indonesia, tadi sy mendengar acara LENTERA, judulnya Hunan. dalam perbincangan ini, mereka bilang di China ada 31 propinsi, informasi ini salah,sebenarnya di negara sy ada 34 propinsi.
• 0062852****5541
bpk maliki yangdhsebut roh papaptlimo pancer semua itu roh goep kalao orang yang ber agama itu beri nama para dewa itusemua menyatu dengan alam papat nomer satu aer yang disebut kakang kawa dua adik ariari tiga puser empat gete atau dara yang alam papat aer bumi angen api makanya kalau sembayang harus aranya kesitu itu yang benar roh empat itu yang menjaga manusia tiga alam semua meyakinni agama menyimpang dari itu sekarang alam suda rentan karena manusia suda menyimpang dari itu orang kalau jau dari itu tidak bisa masok suargo yangdi sebut suargo artinya sokmo masok didalam rogo manusia lagi bareng sama
Indeks>>
© China Radio International.CRI. All Rights Reserved.
16A Shijingshan Road, Beijing, China. 100040