Asia sangat kaya sumber daya agama dan kebudayaan. Kebudayaan olahraga Asia juga amat unik. Pengaturan cabang olahraga yang dipertandingkan dalam Asian Games Guangzhou menggali sepenuhnya ciri khas tersebut dan sedapat mungkin memanifestasikan ciri khas kebudayaan olahraga yang kentara. Tidak saja harus diperhatikan nomor keunggulan berbagai negara dan daerah di Asia dan juga harus menciptakan syarat kepada berbagai negara dan daerah untuk memperoleh lebih banyak medali agar merealisasi perkembangan harmonis usaha olahraga pertandingan Asia.
Sebagai Asian Games terakhir sebelum dilaksanakannya rencana pelangsingan Asian Games oleh Dewan Olimpiade Asia, Asian Games Guangzhou akan menjadi sekali pesta olahraga yang terbesar skalanya dengan dipertandingkan 42 cabang olahraga atau 473 nomor pertandingan.
Dalam 42 cabang olahraga yang dipertandingkan ada 28 cabang olahraga Olimpiade dan 14 yang lain bukan cabang olahraga Olimpiade. Berkenaan itu, Wakil Sekretaris Jenderal Panitia Penyelenggara Asian Games Xu Ruisheng menyatakan, Asian Games Guangzhou menaruh perhatian khusus terhadap sejumlah cabang olahraga yang menarik dalam pengaturannya.
Ia mengatakan, "Sejumlah nomor pertandingan seperti kriket, silat tangan kosong, lomba kapal naga dan Wushu memanifestasikan olahraga, tradisi dan ciri khas daerah yang berbeda di Asia. Papan luncur dan bola dinding sangat digemar para pemuda Asia yang luas. Sedangkan, catur, bola voli, boling,golf, rugby dan tarian olahraga juga mempunyai cukup banyak penggemarnya di Asia."
Mengenai sejumlah cabang olahraga yang tidak dikenal para penonton Tiongkok seperti karbadi dan sepak takraw, Panitia Penyelenggara Asian Games Guangzhou mengadakan berbagai kegiatan di kampus, desa dan komunitas agar para warga kota mengenalnya, sementara membuat suasana baik bagi Asian Games.
Wakil Sekretaris Jenderal Panitia Penyelenggara Asian Games Guangzhou Tian Xinde mengatakan, "Padahal, mulai dari tahun 2007, kami telah mulai mempromosi sejumlah cabang olahraga seperti karbadi. Kami akan mempromosi semua cabang olahraga yang tidak dikenal para warga Guangzhou agar mereka mengenal dan menikmatinya."
Universitas Bahasa Asing dan Perdagangan Luar Negeri Guangdong jauh pada bulan November tahun lalu memulai kegiatan promosi olahraga karbadi. Melalui mengundang wakil tehnik cabang olahraga karbadi Asian Games Guangzhopu memperkenalkan cabang olahraga itu dan mengundang tim junior nasional karbadi India mengadakan pertandingan karbadi, para mahasiswa universitas tersebut mengenal lebih lanjut karbadi, cabang olahraga yang berasal dari Asia Selatan dan konon bersejarah lebih dari 4 ribu tahun.
Ketua Departemen Olahraga universitas tersebut Profesor Lin Shaona menyatakan, kegiatan promosi olahraga karbadi mendapat sambutan dan respondensi besar para mahasiswa.
Untuk menjamin kelancaran berbagai pertandingan sementara memudahkan berbagai kontingen mengenal pengaturan dan informasi kebijakan Asian Games Guangzhou, penyusunan Brosur Tehnik Kompetisi Asian Games ke-16 telah dirampungkan pada tanggal 26 Juni lalu.
Pejabat Panitia Penyelenggara Asian Games Guangzhou Kong Mosheng mengatakan,"Isi brosur tehnik itu meliputi empat bagian termasuk informasi publik, informasi tehnik kompetisi, brosur tehnik dan informasi perhubungan umum, dan akan diserahkan kepada komite Olimpiade berbagai negara dan daerah selama pertemuan ketua kontingena yang akan diadakan bulan depan."
Pendaftaran Asian Games ke-16 akan diadakan tiga kali menurut cabang olahraga, jumlah orang dan nama peserta. Menurut prakiraan hasil pendaftaran pertama, 45 negara dan daerah anggota Dewan Olimpiade Asia akan ikut serta dalam Asian Games kali ini dan jumlah atlet peserta diperkirakan akan melampaui 13 ribu orang.

















