Dalam Ruangan Olahraga edisi ini akan kami bicarakan pengembangan pemasyarakatan olahraga di Kota Guangzhou, Tiongkok selatan.
Menjelang penyelenggaraan Asian Games ke-16 di Kota Guangzhou, Komite Palang Merah kota tersebut merekrut 11.000 relawan untuk mengabdi kepada pesta olahraga seluruh kawasan Asia, relawan terutama direkrut dari kalangan siswa perguruan tinggi.
Terinformasi dari Asosiasi Wushu Guangzhou, dengan memanfaatkan peluang Asian Games, Guangzhou menggelar beraneka ragam kegiatan untuk memeratakan silat Wushu dengan tujuan mengembangkan kebudayaan tradisional bangsa Tionghoa. Misalnya, Kejuaraan Terbuka Wushu Kawula Muda ke-2 pada awal bulan Juni, kejuaraan silat pertama Guangzhou, Hong Kong dan Makau pada akhir bulan Juni, kejuaraan wushu tradisional dan lomba liong dan barongsai Provinsi Guangdong dan lain sebagainya.
Kegiatan olahraga masyarakat seperti silat wushu, seni liong dan barongsai, lomba dayung perahu naga sudah sangat populer dan terus mendapat pewarisan. Kini, cabang silat wushu dan lomba dayung perahu naga dicantumkan dalam kompetisi resmi Asian Games ke-16.
Olahraga masyarakat Kota Guangzhou berkembang dinamis dengan melibatkan sekitar 59 persen warga kota, angka itu mencapai taraf negara maju. Setiap pagi dan sore, kami dapat menyaksikan banyak warga di dalam taman atau lapangan umum mengadakan latihan jasmani seperti main bulutangkis, tenis meja, silat Taiji, menari dan olahraga lainnya.
Laporan pemantauan stamina nasional Provinsi Guangdong menunjukkan, tingkat memenuhi standar evaluasi umum stamina warga Kota Guangzhou mencapai 90.9 persen, sedangkan tingkat sejenis di kalangan siswa sekolah dasar, menengah dan perguruan tinggi mencapai 97.38 persen. Semua sekolah yang lapangan olahraganya memenuhi syarat dibuka untuk umum, sedangkan lebih dari 18 ribu lapangan olahraga juga dibuka gratis kepada umum.
Juara loncat indah Olimpiade Beijing, Yang Jinghui juga kerap mengadakan latihan jasmani di kampung halamannya dan memeratakan konsep ' latihan jasmani yang paling penting ialah rutinitas'. Melalui latihan jasmani, seseorang dapat mempunyai stamina yang baik dan dapat menghilangkan gejala sub-healthy, dan kini cabang olahraga yang cocok untuk massa adalah sangat banyak.
Menyinggung penyelenggaraan Asian Games ke-16, Direktur Biro Olahraga Kota Guangzhou, Liu Jiangnan menyatakan yakin bahwa pemanfaatan peluang Asian Games dapat memungkinkan olahraga masyarakat, olahraga kompetisi dan industri olahraga Guangzhou berkembang lebih cepat.

















