Dua Film Indonesia Diputar di Shanghai
  2017-10-23 15:20:16  Kantor Berita Xinhua

 

(ANTARA News)-Konsulat Jenderal RI di Shanghai, Tiongkok, menggelar acara nonton bareng film Indonesia untuk mempromosikan budaya dan potensi pariwisata Indonesia.

"Ada 150 orang hadir di movie screening yang kami gelar di SCIS (Shanghai Community International School), Sabtu (21/10)," kata Konsul Jenderal RI di Shanghai, Siti Nugraha Mauludiah, kepada Antara di Chongqing, Senin.

Menurut dia, kegiatan tersebut merupakan yang pertama kami digelar di kota terbesar pertama di daratan Tiongkok tersebut dan akan dijadikan agenda tahunan.

Dalam menggelar acara tersebut, KJRI Shanghai bekerja sama dengan Badan Ekonomi Kreatif, Pusat Pengembangan Film, dan dua rumah produksi film, yakni Kamala Media Cipta dan Starvision.

Dua film Indonesia, yakni Salawaku (2016) dan Cek Toko Sebelah (2016) diputar di ajang tersebut.

Selain menyaksikan dua film, para penonton juga berkesempatan mengajukan pertanyaan kepada pihak-pihak yang memproduksi film tersebut.

Pemeran film Salawaku, Elcho Samuel Kastanya, dan produser Michael Julius hadir bersama pemeran Cek Toko Sebelah, Reza Servia, dan dari pihak produser Destiani Eva Dewi.

Para penonton tertarik dengan pesan dan ide yang disampaikan melalui kedua film tersebut.

Salawaku menyampaikan isu-isu terkait feminisme yang tidak hanya terjadi di kota besar di Indonesia, melainkan juga di berbagai daerah.

Para penonton juga terkesan dengan penggambaran kehidupan sehari-hari masyarakat Indonesia dalam film Cek Toko Sebelah yang tidak berbeda jauh dengan masyarakat daratan Tiongkok.

"Sejumlah penonton juga menyampaikan ketertarikannya untuk berkunjung ke Indonesia setelah melihat berbagai pemandangan indah yang menjadi set kedua film," kata Nugraha.

Pada akhir kegiatan tersebut, para penonton juga mendapatkan kesempatan untuk foto bersama dengan pemeran utama dan perwakilan tim produksi kedua film tersebut.

Para penonton merupakan anggota korps konsuler di Shanghai dan warga setempat yang belajar bahasa Indonesia dan tertarik dengan ragam budaya Nusantara.

Selain itu, beberapa WNI terlihat membawa teman-temannya warga Tiongkok atau warga negara asing lainnya.

Stop Play
Terpopuler
• KTT ASEAN dan Pertemuan Pemimpin Asia Timur Ditutup
• PM Tiongkok Hadiri KTT Asia Timur ke-12
• Xi Jinping Sampaikan Laporan di Depan Kongres Nasional ke-19 PKT
• Kongres Nasional ke-19 PKT Dibuka, Xi Jinping Minta PKT Memulai Perjuangan Membangun Negara Sosialis Modern
• Tiongkok Masuki Era Baru
• Bahasa Mandarin Jadi Bahasa Asing Kelima Prancis
Indeks>>
Komentar Pembaca
• Surat dari pendengar setia Bpk. Rudi Hartono
5 tahun sudah berlalu saya bersama rekan H Sunu Budihardjo mengunjungi Kota Beijing dimana telah terukir  kenangan terindah dalam kehidupan saya dalam memenangkan Hadiah Utama 60 tahun hubungan diplomatic Tiongkok – Indonesia dan 60 tahun berdirinya China Radio International. Saya bersama rekan H Sunu Budihardjo menuju Beijing pada 12 Juli 2010 disambut hangat oleh salah satu penyiar CRI, Nona Nina di Bandara International Beijing.  Kami pun menginap di salah satu hotel di Beijing untuk melakukan perjalanan wisata kota Beijing. Berikut tempat wisata yang kami kunjungi adalah :
• 0062813****0007
1. CRI (Bahasa Indonesia) disiarkan melalui Elshinta. Sekarang pindah gelombong berapa ? 2. Apa CRI (Bahasa Indonesia) tdk diadakan lagi di Indonesia ? Mohon balasan !
• 0062813****2398
halo,sy orang china yg belajar di indonesia, tadi sy mendengar acara LENTERA, judulnya Hunan. dalam perbincangan ini, mereka bilang di China ada 31 propinsi, informasi ini salah,sebenarnya di negara sy ada 34 propinsi.
• 0062852****5541
bpk maliki yangdhsebut roh papaptlimo pancer semua itu roh goep kalao orang yang ber agama itu beri nama para dewa itusemua menyatu dengan alam papat nomer satu aer yang disebut kakang kawa dua adik ariari tiga puser empat gete atau dara yang alam papat aer bumi angen api makanya kalau sembayang harus aranya kesitu itu yang benar roh empat itu yang menjaga manusia tiga alam semua meyakinni agama menyimpang dari itu sekarang alam suda rentan karena manusia suda menyimpang dari itu orang kalau jau dari itu tidak bisa masok suargo yangdi sebut suargo artinya sokmo masok didalam rogo manusia lagi bareng sama
Indeks>>
© China Radio International.CRI. All Rights Reserved.
16A Shijingshan Road, Beijing, China. 100040