Wu Zun: Entertainment Bukanlah Satu-satunya Usaha Saya
  2011-03-02 16:54:05  CRI

Telah menjadi artis yang berkecimpung di dunia hiburan selama lima tahun, Wu Zun pun merasa sedikit bosan dan telah kembali ke Brunei Darusalam, kampung halamannya setelah mengakhiri kontrak dengan boyband Farenheight/Feilunhai pada akhir tahun 2010. Dan sampai saat ini, setelah 2 bulan telah berlalu, Wu Zun masih belum menandatangani kontrak baru. Sebelumnya ketika diwawancarai wartawan Hong Kong, Wu Zun mengatakan: "Setelah kontraknya telah berakhir, dan belum terikat dengan kontrak baru, banyak orang yang bertanya apakah dia masih mau melanjutkan karier di dunia hiburan. Sebenarnya, dia selalu bilang, kalau senang, maka saya akan terus berkiprah di bidang ini, kalau tidak, dia akan langsung pulang ke Brunei. Siapa pun tahu bahwa dunia hiburan bukanlah satu-satunya karier bagi dia."

Dikabarkan, tiga anggota Feilunhai lainnya telah memperbarui kontrak kecuali Wu Zun. Mengenai hal ini, Wu Zun mengatakan: "Setiap orang memiliki pikirannya sendiri, dia orang Brunei, maka kalau dia hidup di Taiwan, tentunya akan berpikir lebih banyak daripada orang lokal, maksud dia, harus mempertimbangkan segala unsur sebelum mengambil keputusan." Wu Zun menyatakan, dia tidak punya keyakinan terhadap kariernya sebagai artis, dan semua motivasinya berasal dari para fans yang mendukungnya. "Tanpa mereka, betapa banyak uang pun tidak ada gunanya. Merekalah yang memberikan dia keyakinan, maka dia tidak akan sembarangan mengundurkan diri dari dunia hiburan, dia akan terus bertahan. Dia ingin hidup bebas, maka tidak mau asal menerima tawaran."

Stop Play
Terpopuler
• Hari Berkabung Nasional, Tiongkok Peringati Korban Pembantaian Massal Nanjing
• Tiongkok Usulkan Pelucutan dan Non-Proliferasi Senjata Kimia secara Seimbang
• Li Keqiang Hadiri Peringatan Genap 5 Tahun Kerja Sama 16+1
• Pertemuan Tingkat Tinggi Ketiga Hubungan Antarmasyarakat Tiongkok-Indonesia Digelar
• KTT ASEAN dan Pertemuan Pemimpin Asia Timur Ditutup
• PM Tiongkok Hadiri KTT Asia Timur ke-12
Indeks>>
Komentar Pembaca
• Surat dari pendengar setia Bpk. Rudi Hartono
5 tahun sudah berlalu saya bersama rekan H Sunu Budihardjo mengunjungi Kota Beijing dimana telah terukir  kenangan terindah dalam kehidupan saya dalam memenangkan Hadiah Utama 60 tahun hubungan diplomatic Tiongkok – Indonesia dan 60 tahun berdirinya China Radio International. Saya bersama rekan H Sunu Budihardjo menuju Beijing pada 12 Juli 2010 disambut hangat oleh salah satu penyiar CRI, Nona Nina di Bandara International Beijing.  Kami pun menginap di salah satu hotel di Beijing untuk melakukan perjalanan wisata kota Beijing. Berikut tempat wisata yang kami kunjungi adalah :
• 0062813****0007
1. CRI (Bahasa Indonesia) disiarkan melalui Elshinta. Sekarang pindah gelombong berapa ? 2. Apa CRI (Bahasa Indonesia) tdk diadakan lagi di Indonesia ? Mohon balasan !
• 0062813****2398
halo,sy orang china yg belajar di indonesia, tadi sy mendengar acara LENTERA, judulnya Hunan. dalam perbincangan ini, mereka bilang di China ada 31 propinsi, informasi ini salah,sebenarnya di negara sy ada 34 propinsi.
• 0062852****5541
bpk maliki yangdhsebut roh papaptlimo pancer semua itu roh goep kalao orang yang ber agama itu beri nama para dewa itusemua menyatu dengan alam papat nomer satu aer yang disebut kakang kawa dua adik ariari tiga puser empat gete atau dara yang alam papat aer bumi angen api makanya kalau sembayang harus aranya kesitu itu yang benar roh empat itu yang menjaga manusia tiga alam semua meyakinni agama menyimpang dari itu sekarang alam suda rentan karena manusia suda menyimpang dari itu orang kalau jau dari itu tidak bisa masok suargo yangdi sebut suargo artinya sokmo masok didalam rogo manusia lagi bareng sama
Indeks>>
© China Radio International.CRI. All Rights Reserved.
16A Shijingshan Road, Beijing, China. 100040