Terima kasih Xiamen
  2012-09-16 12:33:37  CRI

Setelah mendarat sekitar jam 6.30 kami langsung menuju ke hotel China trust, setelah cek in kami langsung istirahat di kamar masing – masing untuk memulihkan kondisi yg lelah setelah menempuh perjalanan kurang lebih lima jam dari Jakarta menuju Xiamen. Sekitar jam 12 siang kita meluncur ke restoran bali untuk makan siang, masakan yg di hidangkan di restoran tersebut tidak asing dengan lidah kami, selera Indonesia bgt, ada tahu berontak, ada gado –gado bahkan penutup makananpun kue lapis asli dari Indonesia, kesan yg sangat mendalam perjalanan ini. Setelah kenyang kamipun bergerak untuk meliput ke daerah Tong Ann , sepanjang perjalanan menuju Tong Ann kami melewati jalan – jalan yg bersih dan tidak ada kemacetan sama sekali, bahkan kami sangat kagum dengan pembangunan kota ini, rombangan kami melewati sebuah jembatan di atas laut, mirip dengan jembatan suramadu di Indonesia. Ada perbedaan yg sangat mencolok dari jembatan ini, dari kontruksi dan pembangunannya, hanya butuh depalan belas bulan untuk mewujudkan jembatan yg megah ini. Sampai di Tong Ann, kami bertemu dengan orang – orang yg msh melestarikan kebudayaan Indonesia di China, kamipun di ajak berkeliling melihat museum dan tempat tinggal mereka. Setelah mendapatkan berita yg kami inginkan kami masih di jamu makan malam di restoran Indonesia, suasana makan malam yg sangat berkesan bagi saya. Malam semakin larut akhirnya kami harus pamitan, menuju hotel untuk istirahat malam. Pengalaman yg sangat berharga hari ini, makan enak, bertemu dengan orang- orang Indonesia, yang masih cinta dengan tanah leluhurnya . Terima kasih Xiamen.

-Agung Supriyanto, SCTV Jakarta Indonesia

Stop Play
Terpopuler
• Xi Jinping Temui Pangeran Andrew Edward
• Xi Jinping Sebut Tiongkok Akan Berkembang dalam Lingkungan Keterbukaan
• Xi Jinping Memimpin Sidang Pertama Komisi Pekerjaan Urusan Luar Negeri Komite Sentral PKT
• Tiongkok Siap Berikan Pembalasan Terhadap Tarif Impor Baru AS
• Wang Yi Temui Menteri Luar Negeri Korea Utara Ri Yong Ho
• Xi Jinping Adakan Pembicaraan dengan Presiden Zimbabwe
Indeks>>
Komentar Pembaca
• Surat dari pendengar setia Bpk. Rudi Hartono
5 tahun sudah berlalu saya bersama rekan H Sunu Budihardjo mengunjungi Kota Beijing dimana telah terukir  kenangan terindah dalam kehidupan saya dalam memenangkan Hadiah Utama 60 tahun hubungan diplomatic Tiongkok – Indonesia dan 60 tahun berdirinya China Radio International. Saya bersama rekan H Sunu Budihardjo menuju Beijing pada 12 Juli 2010 disambut hangat oleh salah satu penyiar CRI, Nona Nina di Bandara International Beijing.  Kami pun menginap di salah satu hotel di Beijing untuk melakukan perjalanan wisata kota Beijing. Berikut tempat wisata yang kami kunjungi adalah :
• 0062813****0007
1. CRI (Bahasa Indonesia) disiarkan melalui Elshinta. Sekarang pindah gelombong berapa ? 2. Apa CRI (Bahasa Indonesia) tdk diadakan lagi di Indonesia ? Mohon balasan !
• 0062813****2398
halo,sy orang china yg belajar di indonesia, tadi sy mendengar acara LENTERA, judulnya Hunan. dalam perbincangan ini, mereka bilang di China ada 31 propinsi, informasi ini salah,sebenarnya di negara sy ada 34 propinsi.
• 0062852****5541
bpk maliki yangdhsebut roh papaptlimo pancer semua itu roh goep kalao orang yang ber agama itu beri nama para dewa itusemua menyatu dengan alam papat nomer satu aer yang disebut kakang kawa dua adik ariari tiga puser empat gete atau dara yang alam papat aer bumi angen api makanya kalau sembayang harus aranya kesitu itu yang benar roh empat itu yang menjaga manusia tiga alam semua meyakinni agama menyimpang dari itu sekarang alam suda rentan karena manusia suda menyimpang dari itu orang kalau jau dari itu tidak bisa masok suargo yangdi sebut suargo artinya sokmo masok didalam rogo manusia lagi bareng sama
Indeks>>
© China Radio International.CRI. All Rights Reserved.
16A Shijingshan Road, Beijing, China. 100040