Web  indonesian.cri.cn  
Li Keqiang Adakan Pertemuan Dengan Park Geun-hye
  2015-11-01 13:37:08  CRI

Perdana Menteri Tiongkok Li Keqiang kemarin (31/10) sore di Chongwadae, Seoul mengadakan pertemuan dengan Presiden Korea Selatan Park Geun-hye.

Li Keqiang terutama menyampaikan salam Presiden Xi Jinping kepada Presiden Park Geun-hye. Ia menyatakan, Tiongkok dan Korea Selatan adalah negara tetangga dan mitra kerja sama strategis, hubungan kedua negara berkembang dengan baik, kerja sama di bidang-bidang politik, ekonomi, perdagangan dan pertukaran masyarakat maju terus dan mencapai hasil yang memuaskan, sehingga membawa kesejahteraan kepada rakyat kedua negara dan bermanfaat bagi stabilitas dan kemakmuran di kawasannya.

Li Keqiang menunjukkan, pihak Tiongkok bersedia bersama dengan pihak Korea Selatan untuk membuka jalan pikiran yang baru, menemukan bidang kerja sama yang baru, memelihara titik pertumbuhan yang baru di atas dasar pengonsolidasian kerja sama yang bersahabat, dalam rangka mendorong kerja sama pragmatis di berbagai bidang. Pertama, mempertahankan dan memperdalam kemitraan kerja sama strategis, terus mengintensifkan pertukaran lapisan tinggi dan dialog antara berbagai lapisan. Kedua, menyambung 4 strategi perkembangan negara, membuat titik cerah kerja sama yang baru. Ketiga, membangun 2 platform kerja sama bagi pemuda kedua negara untuk merintis usaha inovasi, bersama-sama merintis pasar pihak ketiga. Keempat, meningkatkan kerja sama ekonomi, perdagangan dan keuangan dengan berkoordinasi dengan pembangunan zona perdagangan bebas Tiongkok-Korea Selatan, meningkatkan koordinasi kebijakan ekonomi makro, mendorong perundingan mengenai persetujuan kemitraan ekonomi komprehensif antara Tiongkok, Jepang dan Korea Selatan beserta kawasannya, mendorong pengintegrasian ekonomi Asia Timur. Kelima, meningkatkan pertukaran masyarakat, merealisasi peningkatan kualitas dan kuantitas pertukaran masyarakat di atas dasar pertukaran personel kedua negara menembus 10 juta, memperkukuh lebih lanjut dasar keinginan rakyat untuk mengembangkan hubungan bilateral.

Sementara itu, Presiden Park Guen-hye menyatakan sambutan atas kunjungan perdana Li Keqiang setelah memangku jabatan perdana menteri. Ia menyatakan, hubungan antara kedua negara berkembang mulus. Sejak tahun ini dia sudah beberapa kali mengadakan pertemuan dengan Presiden Xi Jinping dan Perdana Menteri Li Keqiang. Pemimpin kedua negara memelihara kontak erat, hal itu bermanfaat perkembangan hubungan kedua negara, bermanfaat bagi perdamaian dan kestabilan semenanjung dan Asia Timur Laut. Park Geun-hye menyatakan setuju atas usulan Li Keqiang untuk memperluas dan memperdalam kerja sama pragmatis dan pertukaran masyarakat, sekaligus menyetujui penyambungan 4 strategis. Park Geun-hye menyatakan, pihak Korea Selatan bersedia dengan pihak Tiongkok untuk meningkatkan kerja sama di bidang-bidang ekonomi, perdagangan, moneter, inovasi, manufaktur dan kedokteran, dalam rangka menginjeksi daya hidup yang lebih kuat kepada perkembangan ekonomi kedua negara. Ia berharap kedua pihak dapat memperluas lebih lanjut kerja sama di bidang pertukaran dan kerja sama antara masyarakat kedua negara, mempercepat prosedur ratifikasi persetujuan perdagangan bebas Korea Selatan-Tiongkok, agar persetujuan berlaku secepatnya, untuk selanjutnya membawa kesejahteraan kepada rakyat kedua negara. Pihak Korea Selatan mengambil sikap positif dalam soal kedua negara mendorong kerja sama kapasitas produksi internasional pihak ketiga.

Stop Play
Terpopuler
• Kunjungan Wakil PM Wang Yang ke Filipina Capai Hasil
• Pemimpin Thailand dan Filipina Berjanji Wujudkan Kerangka COC LTS
• PM Tiongkok Kunjungi Australia dan Selandia Baru
• Pemimpin Negara Tiongkok Ikuti Diskusi Delegasi KRN
• Presiden Park Geun-hye Didakwa
• Li Keqiang Temui PM Perancis
Indeks>>
Komentar Pembaca
• Surat dari pendengar setia Bpk. Rudi Hartono
5 tahun sudah berlalu saya bersama rekan H Sunu Budihardjo mengunjungi Kota Beijing dimana telah terukir  kenangan terindah dalam kehidupan saya dalam memenangkan Hadiah Utama 60 tahun hubungan diplomatic Tiongkok – Indonesia dan 60 tahun berdirinya China Radio International. Saya bersama rekan H Sunu Budihardjo menuju Beijing pada 12 Juli 2010 disambut hangat oleh salah satu penyiar CRI, Nona Nina di Bandara International Beijing.  Kami pun menginap di salah satu hotel di Beijing untuk melakukan perjalanan wisata kota Beijing. Berikut tempat wisata yang kami kunjungi adalah :
• 0062813****0007
1. CRI (Bahasa Indonesia) disiarkan melalui Elshinta. Sekarang pindah gelombong berapa ? 2. Apa CRI (Bahasa Indonesia) tdk diadakan lagi di Indonesia ? Mohon balasan !
• 0062813****2398
halo,sy orang china yg belajar di indonesia, tadi sy mendengar acara LENTERA, judulnya Hunan. dalam perbincangan ini, mereka bilang di China ada 31 propinsi, informasi ini salah,sebenarnya di negara sy ada 34 propinsi.
• 0062852****5541
bpk maliki yangdhsebut roh papaptlimo pancer semua itu roh goep kalao orang yang ber agama itu beri nama para dewa itusemua menyatu dengan alam papat nomer satu aer yang disebut kakang kawa dua adik ariari tiga puser empat gete atau dara yang alam papat aer bumi angen api makanya kalau sembayang harus aranya kesitu itu yang benar roh empat itu yang menjaga manusia tiga alam semua meyakinni agama menyimpang dari itu sekarang alam suda rentan karena manusia suda menyimpang dari itu orang kalau jau dari itu tidak bisa masok suargo yangdi sebut suargo artinya sokmo masok didalam rogo manusia lagi bareng sama
Indeks>>
© China Radio International.CRI. All Rights Reserved.
16A Shijingshan Road, Beijing, China. 100040