Web  indonesian.cri.cn  
PM Tiongkok Li Keqiang Temui PM India Modi
  2015-11-21 14:57:47  CRI

XINHUA: Perdana Menteri Tiongkok, Li Keqiang pagi tadi (21/11) di Kuala Lumpur mengadakan pertemuan dengan Perdana Menteri India, Narendra Modi.

Li Keqiang menyatakan, Tiongkok dan India adalah negara tetangga yang penting, komunikasi tingkat tinggi kedua negara sangat erat dan kerja sama kedua negara terus mencapai kemajuan baru. Pada bulan Mei lalu, Li Keqiang dan Narendra Modi dalam pertemuan di Beijing telah mencapai kesepahaman penting mengenai peningkatan Kemitraan Kerja Sama Strategis Tiongkok-India dan penjalinan kemitraan pembangunan yang lebih erat. Tiongkok dan India sebagai dua negara berkembang yang paling besar di dunia, kepentingan bersamanya jauh lebih besar daripada perselisihannya. Kedua pihak meningkatkan saling kepercayaan dan bekerja sama tidak hanya dapat mendorong pertumbuhan ekonomi dunia serta mewujudkan saling menguntungkan dan menang bersama, dan juga menguntungkan perdamaian, pembangunan dan kemakmuran di Asia bahkan dunia.

Narendra Modi menyatakan, hubungan India-Tiongkok sedang memelihara momentum perkembangan yang kuat, saling kepercayaan politik dan komunikasi strategis terus ditingkatkan, kerja sama investasi perdagangan terus didorong, dan kawasan perbatasan juga dipelihara damai. India bersedia bersama dengan Tiongkok dengan lebih lanjut menginplementasi kesepahaman yang sudah dicapainya kedua pihak, memperdalam kerja sama ekonomi, perdagangan, iptek dan kebudayaan antara kedua pihak, memajukan kerja sama India-Tiongkok sehingga mendorong pertumbuhan ekonomi Asia bahkan seluru dunia.

Stop Play
Terpopuler
• PM India Kunjungi AS
• Berpegang Pada Prinsip Satu Tiongkok Merupakan Tren Umum Masyarakat Internasional
• Li Yuanchao Temui Wakil Presiden Panama
• Tiongkok Keluarkan Pernyataan Bersama tentang Pengentasan Kemiskinan dan Pendorongan HAM
• Moon Jae-in Instruksikan penyelidikan THAAD
• BKPM: Indonesia Perlu Memanfaatkan "Sabuk dan Jalan"
Indeks>>
Komentar Pembaca
• Surat dari pendengar setia Bpk. Rudi Hartono
5 tahun sudah berlalu saya bersama rekan H Sunu Budihardjo mengunjungi Kota Beijing dimana telah terukir  kenangan terindah dalam kehidupan saya dalam memenangkan Hadiah Utama 60 tahun hubungan diplomatic Tiongkok – Indonesia dan 60 tahun berdirinya China Radio International. Saya bersama rekan H Sunu Budihardjo menuju Beijing pada 12 Juli 2010 disambut hangat oleh salah satu penyiar CRI, Nona Nina di Bandara International Beijing.  Kami pun menginap di salah satu hotel di Beijing untuk melakukan perjalanan wisata kota Beijing. Berikut tempat wisata yang kami kunjungi adalah :
• 0062813****0007
1. CRI (Bahasa Indonesia) disiarkan melalui Elshinta. Sekarang pindah gelombong berapa ? 2. Apa CRI (Bahasa Indonesia) tdk diadakan lagi di Indonesia ? Mohon balasan !
• 0062813****2398
halo,sy orang china yg belajar di indonesia, tadi sy mendengar acara LENTERA, judulnya Hunan. dalam perbincangan ini, mereka bilang di China ada 31 propinsi, informasi ini salah,sebenarnya di negara sy ada 34 propinsi.
• 0062852****5541
bpk maliki yangdhsebut roh papaptlimo pancer semua itu roh goep kalao orang yang ber agama itu beri nama para dewa itusemua menyatu dengan alam papat nomer satu aer yang disebut kakang kawa dua adik ariari tiga puser empat gete atau dara yang alam papat aer bumi angen api makanya kalau sembayang harus aranya kesitu itu yang benar roh empat itu yang menjaga manusia tiga alam semua meyakinni agama menyimpang dari itu sekarang alam suda rentan karena manusia suda menyimpang dari itu orang kalau jau dari itu tidak bisa masok suargo yangdi sebut suargo artinya sokmo masok didalam rogo manusia lagi bareng sama
Indeks>>
© China Radio International.CRI. All Rights Reserved.
16A Shijingshan Road, Beijing, China. 100040