Web  indonesian.cri.cn  
Li Keqiang Bersama Najib Temui Wartawan
  2015-11-24 11:27:35  CRI

Perdana Menteri Tiongkok Li Keqiang dan Perdana Menteri Malaysia Najib Tun Razak kemarin sore (23/11) bersama-sama bertemu dengan wartawan seusai pertemuan kedua pihak.

Li Keqiang menyatakan, dalam kunjungannya ke Malaysia kali ini, Ia dapat merasakan persahabatan antara rakyat kedua negara yang telah terjalin sejak lama. Hubungan kedua negara semakin erat, saling kepercayaan di bidang politik terus ditingkatkan, kedua negara memiliki saling keterterbukaan dan toleransi dalam bidang kebudayaan, serta prospek kerja sama kedua negara sangatlah luas. Tiongkok bersedia memanfaatkan kelebihan yang dimiliki untuk ikut serta dalam pembangunan jalan kereta api di bagian selatan Malaysia dan kereta cepat Malaysia-Singapura, mendukung perusahaan kedua negara untuk terus saling berinvestasi, lebih lanjut mengintensifkan kerja sama kedua negara di bidang perdagangan, finansial, kelautan, pendidikan, dan pertahanan. Tiongkok juga mendukung lebih banyak warga Tiongkok untuk berkunjung ke Malaysia, meningkatkan saling pengertian rakyat kedua negara, dan menyambut Malaysia mengeluarkan kebijakan kemudahan visa.

Li Keqiang juga menekankan, saling menghormati, saling percaya, dan kesetaraan adalah dasar kuat hubungan Tiongkok-Malaysia. Diharapkan kedua pihak berupaya bersama untuk memelihara hubungan kedua negara agar berkembang secara sehat dan stabil.

Najib menyatakan, sejak penbentukan kemitraan strategis komprehensif antara Malaysia dan Tiongkok, hubungan bilateral kedua negara mencapai kemajuan besar. Hubungan kedua negara sekarang ini merupakan masa terbaik dalam sejarah. Malaysia menyatakan puas terhadap keadaan perkembangan hubungan kedua negara. Kerja sama kedua negara saling menguntungkan, dan dipercayai hubungan kedua negara dapat secara lebih lanjut diperkukuh dan dikembangkan

Stop Play
Terpopuler
• PM India Kunjungi AS
• Berpegang Pada Prinsip Satu Tiongkok Merupakan Tren Umum Masyarakat Internasional
• Li Yuanchao Temui Wakil Presiden Panama
• Tiongkok Keluarkan Pernyataan Bersama tentang Pengentasan Kemiskinan dan Pendorongan HAM
• Moon Jae-in Instruksikan penyelidikan THAAD
• BKPM: Indonesia Perlu Memanfaatkan "Sabuk dan Jalan"
Indeks>>
Komentar Pembaca
• Surat dari pendengar setia Bpk. Rudi Hartono
5 tahun sudah berlalu saya bersama rekan H Sunu Budihardjo mengunjungi Kota Beijing dimana telah terukir  kenangan terindah dalam kehidupan saya dalam memenangkan Hadiah Utama 60 tahun hubungan diplomatic Tiongkok – Indonesia dan 60 tahun berdirinya China Radio International. Saya bersama rekan H Sunu Budihardjo menuju Beijing pada 12 Juli 2010 disambut hangat oleh salah satu penyiar CRI, Nona Nina di Bandara International Beijing.  Kami pun menginap di salah satu hotel di Beijing untuk melakukan perjalanan wisata kota Beijing. Berikut tempat wisata yang kami kunjungi adalah :
• 0062813****0007
1. CRI (Bahasa Indonesia) disiarkan melalui Elshinta. Sekarang pindah gelombong berapa ? 2. Apa CRI (Bahasa Indonesia) tdk diadakan lagi di Indonesia ? Mohon balasan !
• 0062813****2398
halo,sy orang china yg belajar di indonesia, tadi sy mendengar acara LENTERA, judulnya Hunan. dalam perbincangan ini, mereka bilang di China ada 31 propinsi, informasi ini salah,sebenarnya di negara sy ada 34 propinsi.
• 0062852****5541
bpk maliki yangdhsebut roh papaptlimo pancer semua itu roh goep kalao orang yang ber agama itu beri nama para dewa itusemua menyatu dengan alam papat nomer satu aer yang disebut kakang kawa dua adik ariari tiga puser empat gete atau dara yang alam papat aer bumi angen api makanya kalau sembayang harus aranya kesitu itu yang benar roh empat itu yang menjaga manusia tiga alam semua meyakinni agama menyimpang dari itu sekarang alam suda rentan karena manusia suda menyimpang dari itu orang kalau jau dari itu tidak bisa masok suargo yangdi sebut suargo artinya sokmo masok didalam rogo manusia lagi bareng sama
Indeks>>
© China Radio International.CRI. All Rights Reserved.
16A Shijingshan Road, Beijing, China. 100040