
Pakar meminta masyarakat mempedulikan kelompok anak yang berat badannya berlebihan, asupan gizi berlebihan dapat menambah tingkat metabolisme tubuh, sedangkan anak yang tertimbun lemak terlalu banyak, badannya mungkin muncul insulin antibody, sindrom metabolisme atau pertanda mengidap penyakit kencing manis.
Perlu tepat waktu mengubah kebiasaan buruk anak-anak. Kegemukan dapat menimbulkan tekanan darah tinggi, kekacauan lemak darah dan banyak penyakit endokrin dan metabolisme, sedangkan risiko mengidap penyakit jantung, pengerasan pembuluh darah, tumor, reumatik juga lebih tinggi daripada anak yang normal berat badannya. Maka, tidak boleh terlalu memanjakan anak, dan kebiasaan buruk mereka perlu dikikis tepat waktu.
Menurunkan berat badan anak dengan sepenuh perhatian tidak dapat diterima. Anak-anak tengah berada pada tahap penting pertumbuhan, perlu mengontrol laju pertumbuhan pada lingkup yang normal dalam rangka menghindarkan bertambahnya terlalu cepat penimbunan lemak. Selain itu, jangan terlalu gampangan melakukan diet, kalau anak kerap berada pada kondisi kelaparan, bahkan mendampak kesehatannya.
Pakar mengatakan, penyakit kencing manis dapat dicegah, kuncinya menghilangkan unsur bahaya itu ialah memelihara pola kehidupan yang sehat, dengan demikian dapat mencegah 80 persen penyakit kencing manis.
Menurut penjelasan, penyakit kencing manis merupakan masalah kesehatan publik yang paling serius di dunia. Data terkait menunjukkan, di seluruh dunia setiap 10 detik terdapat seorang penderita kencing manis meninggal, sedangkan dua orang didiagnosa sebagai penderita baru. Di kalangan penderita, tercatat 46 persen adalah kelompok produktif berusia 40-59 tahun.
Mengenai hal itu, pakar terkait menghimbau anak muda perlu memelihara pola kehidupan yang sehat, mengadakan latihan jasmani rutinitas, mengkonsumsi makanan dan minuman yang rasional, banyak mengkonsumsi buah-buahan dan sayuran, menyerap dengan layak makanan kalori tinggi dan menjauhi rokok.

















