Web  indonesian.cri.cn  
• Gunung Huangshan
Gunung Huangshan yang terletak di Provinsi Anhui, Tiongkok Timur dianggap sebagai gunung yang paling khas dan paling indah di Tiongkok. Tahun 1990, Gunung Huangshan dicantumkan dalam Daftar Warisan Alam dan Kebudayaan Dunia.
• Anhui: Kebanggaan Masa Lalu, Industri Masa Kini
Kelabunya kabut tebal dan dinginnya rintik hujan menyambut kami saat mendarat di bandara Hefei yang terbilang cukup sederhana. Pesawat kami berputar-putar cukup lama di udara sebelum mendarat, susah menembus kelabu pekat yang merata di seluruh penjuru. Di bulan November ini, hujan adalah keseharian
• Ketika Sejarah dan Turisme Bergandeng Tangan
Merah mengawal hari di Gunung Maren. Matahari sebenarnya tidak terlihat karena tertutup kabut, dan putih yang pekat menyelimuti seluruh penjuru perbukitan, tetapi gelora merah sudah terasa sejak kami memasuki bangunan sederhana di kaki bukit. "Matahari di Hati Tidak Akan Tenggelam untuk Selamanya," demikian kata barisan huruf emas bertahta di atas latar belakang dinding merah.
• Ngarai Tianshan Penuh Keajaiban

Ngarai Tianshan masih menjadi daya tarik sampai sekarang. Ngarai yang terletak di bagian selatan kaki Gunung Tianshan ini berjarak 63 kilometer dari Kabupaten Kuqa, Provinsi Xinjiang, China bagian barat laut. Ngarai ini memiliki keistimewaan, yang membuat pengunjungnya tak pernah melupakan. Di saat musim panas, hawanya justru dingin. Sedangkan musim salju, suhu udara hangat.

1 2 3 next
SearchYYMMDD  
Stop Play
Terpopuler
• PM India Kunjungi AS
• Berpegang Pada Prinsip Satu Tiongkok Merupakan Tren Umum Masyarakat Internasional
• Li Yuanchao Temui Wakil Presiden Panama
• Tiongkok Keluarkan Pernyataan Bersama tentang Pengentasan Kemiskinan dan Pendorongan HAM
• Moon Jae-in Instruksikan penyelidikan THAAD
• BKPM: Indonesia Perlu Memanfaatkan "Sabuk dan Jalan"
Indeks>>
Komentar Pembaca
• Surat dari pendengar setia Bpk. Rudi Hartono
5 tahun sudah berlalu saya bersama rekan H Sunu Budihardjo mengunjungi Kota Beijing dimana telah terukir  kenangan terindah dalam kehidupan saya dalam memenangkan Hadiah Utama 60 tahun hubungan diplomatic Tiongkok – Indonesia dan 60 tahun berdirinya China Radio International. Saya bersama rekan H Sunu Budihardjo menuju Beijing pada 12 Juli 2010 disambut hangat oleh salah satu penyiar CRI, Nona Nina di Bandara International Beijing.  Kami pun menginap di salah satu hotel di Beijing untuk melakukan perjalanan wisata kota Beijing. Berikut tempat wisata yang kami kunjungi adalah :
• 0062813****0007
1. CRI (Bahasa Indonesia) disiarkan melalui Elshinta. Sekarang pindah gelombong berapa ? 2. Apa CRI (Bahasa Indonesia) tdk diadakan lagi di Indonesia ? Mohon balasan !
• 0062813****2398
halo,sy orang china yg belajar di indonesia, tadi sy mendengar acara LENTERA, judulnya Hunan. dalam perbincangan ini, mereka bilang di China ada 31 propinsi, informasi ini salah,sebenarnya di negara sy ada 34 propinsi.
• 0062852****5541
bpk maliki yangdhsebut roh papaptlimo pancer semua itu roh goep kalao orang yang ber agama itu beri nama para dewa itusemua menyatu dengan alam papat nomer satu aer yang disebut kakang kawa dua adik ariari tiga puser empat gete atau dara yang alam papat aer bumi angen api makanya kalau sembayang harus aranya kesitu itu yang benar roh empat itu yang menjaga manusia tiga alam semua meyakinni agama menyimpang dari itu sekarang alam suda rentan karena manusia suda menyimpang dari itu orang kalau jau dari itu tidak bisa masok suargo yangdi sebut suargo artinya sokmo masok didalam rogo manusia lagi bareng sama
Indeks>>
© China Radio International.CRI. All Rights Reserved.
16A Shijingshan Road, Beijing, China. 100040